Penandatanganan Memorandum of Understading (MoU) antara Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP dengan pemilik Surya Institute, Prof. Yohanes Surya, Ph.D, dilakukan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jl. M.H. Thamrin No.8, Jakarta Pusat, Senin (31/7) lalu.
Sebab menurutnya setiap kebijakan yang diambil harus dipertimbangan secara matang. Dengan melihat ekonomi masyarkat. Serta harus mengacu pada aturan yang ada. Sehingga setiap kebijakan yang diambil, tidak merugikan orang lain seperti orang tua siswa
Di tengah kesibukan padat di sekolah, puluhan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) untuk perayan HUT RI ke-78 tahun 2023, mengikuti latihan di halaman GOR Waringin Kotaraja Distrik Abepura, Kota Jayapura.
Pasalnya ruangan yang saat ini digunakan sebagai ruang kantor kepala sekolah sekaligus ruang guru adalah ruang belajar siswa yang dialih fungsikan sebagai ruang kepala sekolah dan ruang guru.
Manager Marketing Astra Motor Papua, Elang Samodra menjelaskan, untuk DP Honda BeAT Street dari Rp 3,7 juta menjadi Rp 3.3 jutaan. Kemudian untuk New Honda BeAT dari Rp 3, 6 juta menjadi Rp 3,2 juta.
Evaluasi tidak hanya dilakukan pada penyelenggaraan, tetapi juga pada aturan yang menaungi, yaitu permendikbudristek. Rencana tersebut diwacanakan untuk menindaklanjuti laporan-laporan keluhan masyarakat terkait pelaksanaan PPDB. Diakui, pelaksanaan PPDB 2023 masih banyak kekurangan.
Sikap dari para bupati terkait dengan PPDB itu disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Sutan Riska Tuanku Kerajaan di sela Rakernas Apkasi di Kabupaten Tangerang kemarin (20/7). Dia adalah Bupati Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barata. "(Polemik) aturan zonasi kami bahas di forum (Rakernas) ini," katanya.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Robby Kepas Awi mengatakan, selama ini sosialisasi masa transisi belajar menyenangkan dari TK PAUD ke jenjang SD sudah dilakukan ke beberapa sekolah oleh Bunda PAUD Kota Jayapura. Namun kali ini sosialisasi itu dilakukan serempak ke semua sekolah melalui Kepala Sekolah dan guru untuk jenjang TK PAUD dan SD.
Awal tahun ajaran baru, merupakan momen yang sangat penting bagi siswa-siswi atau peserta didik baru untuk mengenalkan lingkungan sekolah, atau tempatnya belajar. Oleh karena itu, perlu dipastikan bahwa tempat ia akan belajar ini menjadi tempat yang nyaman dan representative untuk tumbuh kembang, baik secara intelektualitas maupun perkembangan emosionalnya.
Mengingat di Distrik Heram, jumlah siswa yang tamat dari jenjang SMP dan siap lanjut ke SMA dari tahun ke tahun sangat banyak. Di wilayah itu juga hanya ada satu SMA Negeri, sehingga ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menampung siswa dari wilayah tersebut.
Slogan sekolah gratis yang selalu didengungkan pemerintah, seperti jauh panggang dari api. Mirisnya lagi pungutan ini justru berlaku di sekolah-sekolah negeri, yang nota bene semua fasilitas pendukung kegiatan belajar dalam sekolah dibelanjakan oleh negara.
Hal itu diungkapkan Asisten II Sekretariat Daerah ( Setda ) Biak Numfor, Loth Yensenem saat ditemui wartawan di Biak, Sabtu,(15/7) terkait keluhan para orangtua siswa di Kabupaten Biak Numfor atas besaran nilai iuran komite sekolah yang dipungut pihak sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke Stephanus Kapasiang, S.Pd, saat dihubungi media ini membenarkan jika proses belajar mengajar untuk SMA dan SMK yang tadinya 5 hari kerja menjadi 6 kerja sama dengan SD dan SMP.
Kepala Sekolah SMP Hikmah Yapis Sri Kusrini Tri Yunianti menyatakan, sekolah akan menjadi tempat dimana kita semua akan menghabiskan sebagian waktu dalam beberapa tahun mendatang.
"Saya minta kepada semua satuan pendidikan dari semua jenjang pendidikan di Kota Jayapura, masuk pada masa MPLS ini bukan masa untuk melakukan tindakan perploncoan. Tetapi itu digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan informasi-informasi pengetahuan tentang lingkungan sekolah," kata Frans Pekey, Sabtu (15/7).
Manager Marketing Astra Motor Papua, Elang Samodra mengatakan, mengusung tajuk Edukasi Safety Riding for High School with Police dan Roadshow GenZ, kegiatan edukasi diberikan untuk pelajar di SMA N 4 Jayapura dan SMP Yapis Kota Jayapura, selama dua hari yaitu Jumat dan Sabtu (14-15/7).
Perkembangan teknologi yang semakin canggih, membuat minat baca buku secara fisik memang semakin tergeser. Peran perpustakaan sebagai pusat buku bacaan pun makin terpinggirkan. Sebab, masyarakat saat ini sudah dimanjakan dengan bacaan dalam genggaman, alias handphone maupun gadget.
Dalam kaitanya dengan keberadaan produk lokal ini, siswa siswi jurusan Kimia Industri SMK Negeri 8 Kota Jayapura telah berinovasi dengan memproduksi beberapa jenis sabun yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat saat ini.
Soal kualitas, masyarakat tidak perlu ragu. Pasalnya produk produk yang berhasil dikembangkan ini, dalam hal produksinya sudah bekerja sama dengan PT. Nucon Kimia Persada. Dimana perusahaan ini merupakan perusahan spesialis bahan kimia dan penghijauan lingkungan berkonsep excellent solution.
"Sebenarnya harapan kami itu di sini membuka 4 kelas, namun di sekolah ini peminat masyarakat cukup minim. Padahal tenaga kami cukup mumpuni. Kami ada 18 ASN, dan rata-rata semua sudah S1 bahkan ada yang S2 dan S3 di tempat ini. Hanya image masyarakat di tempat ini masih negatif," ungkap kepala SMA PGRI Kota Jayapura, Parjan kepada kepada Cendrawasih Pos, Rabu (12/7).
Supervisor Gramedia Jayapura, Yosua Somnaikubun menjelaskan, pameran selalu rutin pihaknya lakukan pada saat tahun ajaran baru. Dalam pameran ini juga ada promo-promo menarik yang tercantum dalam tema Back to school.
Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budhiarta, SIK Melalui Kasat Katkoba Digoel Iptu Irwan, S.Sos yang menjadi narasumber pada sosialisasi itu mengajak dan mengimbau para peserta disik tersebut untuk menjauhi penyalahgunaan Narkotika dan Miras. Karena keduanya akan merugikan diri sendiri.
Mentor sekaligus pencetus program gasing, Prof. Dr. Yohanes Surya mengatakan, selain PNG ada juga negara Kongo. Bahkan negara itu sudah lama meminta Indonesia untuk melayaninya. Namun pemerintah Indonesia menginginkan agar sebelum menjangkau dunia, Indonesia harus lebih dulu bisa menerapkan program ini.
Kadis Pendidikan Mamberamo Raya, Agus Peye Nirahuwa berharap, dengan kegiatan yang digelar tersebut, para kepala sekolah dan guru bisa menyusun suatu perencanaan penganggaran di sekolah.
Tak ayal, hal ini menjadi kewalahan bagi lembaga pendidikan tersebut. Sehingga melalui kebijakan dan aturan yang berlaku, pihak sekolah membatasi siswa-siswi yang mendaftar disekolah tersebut. Ini kemudian dianggap masalah oleh sebagian orang tua siswa lulusan SMP yang tidak diakomodir di dalam penerimaan peserta didik baru tahun 2023.
"Untuk sekolah negeri kalau untuk pendidikan agama itu, sekolah wajib untuk menyediakan guru dari 5 agama. Jangan dipaksa untuk masuk ke agama yang satu," kata Penjabat Wali Kota Frans Pekey, Senin (4/7).
"Karena mereka kader-kader relawan dari PMI yang mulai dari dasar sampai dengan SMA atau Wira, kita berikan pendampingan dan pelatihan agar mereka ini bisa sejak dini sudah punya rasa empati, sudah punya rasa tanggung jawab, punya rasa mandiri dan rasa untuk menolong sesama," ujar Rustam.
"Kami menyediakan berbagai kebutuhan anak sekolah mulai dari buku tulis, alat tulis, baju seragam dan juga sepatu, dimana barang-barang tersebut bisa diperoleh di Dept. Store, Saga Supermarket dan di lobby area restaurant. Kami adakan promo, "ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (22/6) kemarin.
“Pemerintah melalui Dinas Pendidikan mempunyai program bantuan bagi sekolah untuk kepentingan sekolah. Harapan saya, sekolah harus mempertimbangkan kemampuan ekonomi setiap orang tua yang berbeda-beda,” kata Frans Pekey, Selasa (13/6).
Menurut Kepala dinas Pendidikan Kota Jayapura, Abdul Majid, pelatihan ini sebagai upaya dari Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan untuk mendukung peningkatan kapasitas SDM dari para Kepala Sekolah Dasar di Kota Jayapura.
BIAK – Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Papua diminta mengaktifkan kembali sekolah berpola asrama pada SMP Negeri 1 Warsa yang pernah berjalan pada sekolah tersebut. Permintaan tersebut diungkapkan Kepala Kampung Inswambesi Distrik Warsa Kabupaten Biak Numfor, Papua Agustinus Rumere saat ditemui Cenderawasih Pos Selasa,(16/5/2023 ) di kampung setempat.