Dia mengatakan tujuan dari kegiatan pelatihan manajemen event itu, untuk memberikan pemahaman informasi kepada para peserta untuk untuk mengetahui bagaimana cara merencanakan sebuah kegiatan, mengorganisasi sebuah kegiatan mengawasi dan mengontrol.
Dia mengatakan dua event itu sama-sama sama-sama ingin memberikan kontribusi terutama dalam hal pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di Kota Jayapura. Namun lebih daripada itu melalui kegiatan ini sebenarnya masyarakat terutama kaum muda bisa menyalurkan minat dan bakatnya dan itu bisa memberikan nilai tersendiri bagi mereka ke depannya.
Tak bisa dipungkiri salah satu kendala utama yang dihadapi adalah tingginya harga penerbangan ke wilayah tersebut. Biaya transportasi udara yang mahal membuat Papua terasa sulit dijangkau bagi banyak wisatawan domestik yang ingin menikmati pesona keindahan alam Bumi Cenderawasih.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Jayapura, Yayong Badu menyebut, beberapa taman di Kota Jayapura diantaranya taman hutan kota, di depan kantor Pos Jayapura, taman mandiri di depan Bank Indonesia, Patenamoya, di samping BRI kemudian ada taman cicak, termasuk Taman Imbi yang saat ini pengelolaannya sudah dialihkan ke Dinas Pariwisata Kota Jayapura.
"Berharap dengan adanya kegiatan ini, mereka akan memperoleh sertifikat atau dengan kata lain mereka sudah profesional dalam melaksanakan usahanya sebagai barista di kota Jayapura," katanya.
Dijelaskan, rencana membuat kegiatan sertifikasi pelatihan dewan juri kesenian Kabupaten Jayapura, sangatlah penting dilakukan, hal ini bertujuan supaya jika ada berbagai lomba apakah itu lomba bernyanyi solo, vokal grub atau lomba kesenian lainnya di Kabupaten Jayapura sudah memiliki dewan juri kesenian yang telah memiliki sertifikat /lisensi, yang benar benar dinyatakan profesional dan dari penilaian dewan juri inilah yang nantinya bisa menentukan kwalitas terbaik bagi para peserta yang telah mengikuti lomba dan dinyatakan sebagai pemenangnya.
Menurut Riana, saat ini siswa(i) SMKS YPK 1 Pariwisata aktif dalam sejumlah kegiatan luar sekolah. Hal ini dinilai baik untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam mengembangkan potensi pelajar, agar memiliki segudang pengalaman yang bisa saja bermanfaat dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S, Pd, MM menyatakan pihaknya menyampaikan terimakasih kepada PJ Gubernur Papua Pegunungan melalui Dinas Pariwisata yang telah membangun honai -honai untuk berlindung masyarakat.
Proses pelaksanaan debat Kandidat calon Ketua dan Wakil Ketua Osis disaksikan Kepala Sekolah, Dewan Guru hingga para siswa. Secara tidak langsung proses implementasi demokrasi tercipta pada kegiatan pemilihan tersebut.
Tak sedikit yang menanyakan mengapa ia kesulitan ke Papua, bahkan Komika Mamat Alkatiri juga ikut bicara. Dalam akun X nya Mamat menyebut jika Speed tetap ingin ke Papua tapi sempat diperdengarkan soal kondisi Papua yang tidak bagus. Salah satunya menyebut jika di Papua berbahaya.
Kampung kayu Batu salah satu kampung yang ada di kawasan pesisir Kota Jayapura yang masuk dalam wilayah administrasi Distrik Jayapura Utara. Kampung ini memiliki beragam potensi, mulai dari perikanan, budaya, dan juga kerajinan keramik.
Menurut Ridwan, tarif tiket pesawat yang mahal dapat menurunkan potensi pariwisata yang bakal berimbas pada perekonomian daerah. Sekaligus dapat mempengaruhi pula inflasi daerah yang berdampak membengkaknya kebutuhan rumah tangga.
Untuk memajukan sektor pariwisata di Kota Jayapura, baik tempat wisata maupun tingkat kunjungan Pemkot Jayapura melalui Dinas Pariwisata Kota Jayapura terus melakukan sosialisasi pengembangan desa wisata di Kota Jayapura.
Dekranasda Papua Pegunungan berhasil menarik perhatian juri dengan kemampuan mereka dalam mengolah serat alam menjadi karya-karya yang memukau dan unik yaitu Lampu Honai Noken. kerajinan ini menjadi Pemenang Ke-2 pada kategori Serat Alam.
Ketua Asita Papua, Iwanta Parangin-Angin atau yang akrab disapa Pak. Gantang menjelaskan, terkait pengembangan paket wisata di Papua, pihaknya selalu koordinasi dengan perhotelan maupun jasa penerbangan.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Erid Rumansara mengatakan, persoalan yang kerap terjadi di kawasan Pantai Holtekamp itu memang harus ditangani serius dan itu menjadi perhatian bersama dari beberapa stakeholder terkait. Mulai dari pihaknya dari Dinas Pariwisata, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kantor SAR.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Jayapura Ted Y. Mokay mengatakan, melalui pelatihan tersebut diharapkan para pimpinan grup dan sanggar seni tradisional di Kabupaten Jayapura bisa mendapatkan wawasan dan ilmu dari apa yang telah disampaikan para nara sumber.
Dikatakan, fasilitas itu dibangun Pemkot Jayapura melalui anggaran APBD pada tahun 2021 lalu, untuk menambah spot wisata yang ada di wilayah Kota Jayapura. Selain itu, tentunya juga untuk mendukung dan meningkatkan pendapatan asli daerah di Kota Jayapura.
"Jadi kita tetap dukung event FBTM, walaupun secara dukungan dana kami tidak ada, tapi ke depan tahun 2025 kita siap bantu baik secara moril dan materil, karena event ini juga salah satu event penting di Kabupaten Jayapura seperti Festival Danau Sentani,"ucapnya.
Kata Sandiaga usai terpilihnya FBLB sebagai 10 Top Kharisma Event Nasional (KEN) diharapkan akan memberi banyak manfaat bagi masyarakat dalam pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi. Pasalnya banyak wisatawan yang datang sehingga kemenkeraf juga akan mendukung event ini kedepannya
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Dr. H.Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A, M.B.A menyatakan pihaknya memberikan apresiasi pemerintah kabupaten Jayawijaya dan provinsi Papua Pegunungan yang secara konsisten mendukung FBLB dan tahun ini luar biasa
Kabid Destinasi dan Pariwisata Disbudpar Jayawijaya Naftali Rumbiak menyatakan untuk hari pertama kemarin pihaknya sudah mendata, dan hasilnya ada 103 turis asing yang hadir. memang ini dia agak menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 200an di hari pertama.
Kabid Destinasi dan Pariwisata Disbudpar Kabupaten Jayawijaya Naftali Rumbiak, menyatakan pertunjukan Apen Bayeren (berjalan diatas batu panas) itu rencana akan dihadirkan pada saat penutupan besok, sebagai pertunjukan tambahan dari atraksi perang-perangan dan beberapa pertunjukan lainnya yang telah disisahkan oleh panitia
Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Fajar Utomo menyatakan FBLB merupakan salah satu pertunjukan seni budaya yang berkualitas yang harus dilakukan secara berkelanjutan. Sebab iven ini adalah salah satu dari 10 Top KEN. Oleh karena itu, mewakili pemerintah pusat, pihaknya mengucapkan selamat kepada Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Pemkab Jayawijaya.
Seperti diungkapkan General Manager Swiss-Belhotel Jayapura, Papua, Hilmansyah bahwa dalam mengembangkan potensi pariwisata di Papua, pihaknya bersama ASITA mengemas paket-paket tersebut.
Rapat Koordinasi Persiapan Terakhir Pelaksanaan FBLB ke 32 Tahun 2024 yang dilakukan di ruang rapat sekda Kantor Bupati Jayawijaya senin (5/8). (FOTO:Denny/ Cepos)
Diakuinya, untuk produk-produk kerajinan tangan yang disediakan, rata-rata diambil dari masyarakat setempat. Seperti lukisan kulit kayu diambil dari Kampung. Asei, Koteka dari Wamena, Noken rajut asli dari mama-mama Papua, pahatan Asmat.
Dia mengatakan dari 20 orang itu nanti, salah satunya akan menjadi duta anti narkoba. Sementara tugas pokok dari duta pariwisata yang di jelaskan Plt Kepala Kadis Pariwisata itu adalah melakukan promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, seni dan budaya, promosi program kerja pemerintah kota Jayapura.
GM Lion Group, Agung Setya Wibowo menjelaskan, pada dasarnya dari sisi penerbangan pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah maupun BI dalam meningkatkan sektor pariwisata di Papua.
Kabid Destinasi dan Pariwisata Dibudpar Kabupaten Jayawijaya, Naftali Rumbiak menyatakan untuk persiapan saat ini pihaknya telah mengakomodir panitia lokal yang ada disana untuk menyelesaikan beberapa tempat seperti gapura, tribun, dekorasi dan beberapa stand UMKM.
Rasakan keindahan alam yang memukau dari ketinggian di Puncak Jayapura City, sambil menikmati panorama eksotis kota Jayapura dan hamparan laut biru yang mempesona. Sangat cocok untuk pengunjung mengabadikan momen berfoto di atas puncak Jayapura city.
Pantai Hamadi yang kini menjadi ikon wisata di Kota Jayapura, namun retribusi dari tempat wisata sangat minim. Dinas Pariwisata sebagai instansi teknis diminta lebih serius untuk menggali potensi PAD di kawasan wisata. (foto: Karel/Cepos)
Diungkapkan, Bukit Tungkuwiri Teletubies dikenal dengan pemandangan hijau yang mempesona dan bukit-bukitnya yang menyerupai rumah Teletubies, adalah tempat yang sempurna untuk menikmati keindahan alam Papua.
Selain lokasinya lumayan jauh dari pusat kota, dan permukiman warga, juga masalah listrik, air dan keamanan di lokasi wisata ini perlu diwaspadai. Hal itu dijelaskan oleh, Marince kepada Cenderawasih Pos.
Kepala bidang (Kabid) Perhubungan Laut Dishub Kota Jayapura, Nikanor Andit, SE, MM, menyebut demi kelancaran festival dan meramaikan event itu pihaknya menyediakan satu unit kapal wisata untuk mengangkut pengunjung yang ingin keliling dan menikmati keindahan teluk Youtefa.
Dua perempuan anak Elisa tampak duduk bersantai berada di samping troli sang ibu. Bersender di pilar sambil memainkan handphone. Yang termuda, kata dia, duduk di bangku SMA. Sementara kakaknya seorang mahasiswa. Dua pekan lagi, mereka harus bersiap masuk sekolah. Memasuki tahun ajaran baru. “Alhamdulillah tiket ke Balikpapan tidak sulit dan harganya sudah normal. Saya dapat tiket Rp 1,3 jutaan,” ujarnya.
Meski belum mencapai target, namun pihaknya optimis, ditahun ajaran 2024/2025 ini, bis amencapai target yang diinginkan. Disebabkan, saat ini SMKS YPK 1 Pariwisata Biak, hanya menunggu konfirmasi lanjutan dari pesrta didik, dan masih ada waktu di minggu kedua bulan Juli ini.
FKN tahun ini mengambil tema Jayapura Makan Ikan Asar atau Jamaika dan Dinas Priwisata dan Ekraf sengaja mendorong agar ikan asar produk Kota Jayapura benar – benar menjadi brand yang bisa dijadikan buah tangan atau oleh – oleh.
Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua merupakan salah satu dari sekian banyaknya perguruan tinggi dan universitas di Papua yang di percaya untuk memberikan kesan yang berbeda dan warna baru terhadap pelaksanaan festival kampung nelayan di tahun 2024.
PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyatakan kedepan harus melihat standarisasi harga kepada pengelola objek wisata, per orang, per kelompok sehingga juga tidak memberatkan pengunjung, ini yang perlu di perhatikan karena banyak laporan yang disampaikan seperti itu.
Suku Amungme memiliki tradisi pertanian berpindah, dan berburu. Mereka mendiami beberapa lembah luas di kabupaten Mimika dan Kabupaten Puncak Jaya antara gunung-gunung tinggi yaitu lembah Tsinga, lembah Hoeya, dan lembah Noema serta lembah-lembah kecil seperti lembah Bella, Alama, Aroanop, dan Wa.
Tema yang diusung pada ajang kali ini yakni "Jayapura Makan Ikan Asar" atau Jamaika merupakan upaya pemerintah setempat untuk menampilkan semua potensi yang dimiliki oleh Kampung Nelayan seperti pembuatan perahu dan jaring ikan sekaligus memperkenalkan potensi perikanan laut yang dimiliki Kota Jayapura.
Akbar Arif Owner Djimbaran menjelaskan, bahwa potensi bisnis restoran di Kota Jayapura masih menggiurkan, apalagi dikawasan area Pantai Holtekamp, semakin banyak resto yang tersedia, turut membantu peningkatan pariwisata di Kota Jayapura.
“Seperti pada kegiatan FDSmerupakan ajang mempromosikan kekayaan budaya dan alam Papua yang berdampak pada meningkatkan perekonomian. Oleh sebab itu, evaluasi terkait partisipasi warga menjadi hal penting untuk dilakukan,” kata Walilo.
Diperkirakan ada sekitar 5000an pengunjung yang datang. Hal ini diluar kemampuan panitia kegiatan Snap Mor. Uniknya, kegiatan ini diusung oleh Gereja GKI Silo Ambroben. Menyiapkan sekitar 2500 lembar tiket, namun tiket diperkirakan habis saat penyelenggaraan snap mor ini berlangsung.
Ketua Panitia, Andri Patiung mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaring putra-putri terbaik yang nantinya dapat membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan destinasi pariwisata, seni, budaya dan ekonomi kreatif yang dimiliki oleh Kabupaten Mimika.
Meski demikian, pihaknya pastikan pelaksanaan FDS tetap dilakukan, meski H-1 masih melalui jalur utama. "Pemalangan ini tidak mengganggu aktivitas masyarakat, namun kami upayakan agar pelaksanaan FDS nanti semua akses bisa digunakan, " terangnya.
Bagi masyarakat Kampung Enggros dan Tobati yang mendiami kawasan teluk itu, menghadapi persoalan ini seolah tidak bisa berbuat banyak. Mereka pasrah menanti langkah dan upaya pemerintah untuk memperbaiki, guna menyelamatkan ekosistem di sekitar teluk agar tidak sampai pada persoalan kritis dan berdampak pada masyarakat lokal.
Harapannya setelah pelaksanaan selesai digelar kedepannya mereka bisa melakukan atau melanjutkan kegiatan serupa secara mandiri. Sehingga Kegiatan ini tidak saja dilakukan sekali saja tetapi itu berkelanjutan. Karena itu ke depannya bisa memberikan dampak secara ekonomi bagi masyarakat setempat.
Selain itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Faturachman juga menjelaskan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor alternatif yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Tanah Papua.
Ted Mokay menjelaskan, bagi peserta yang mengikuti tes untuk menjadi putra-putri FDS Ke-XIV tahun 2024 harus mengikutinya dengan baik. Tunjukkan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki masing-masing peserta karena untuk pemilihan putra-putri FDS baru kali pertama dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Merauke Benhur Rentandatu, SE, M.Si mengungkapkan, bahwa apresiasi kreasi Indonesia ini sudah berjalan prosesnya mulai penentuan kuota pelaksana di seluruh Indonesia dan hasilnya hanya 12 kota saja. Dari 12 kita tersebut, Kabupaten Merauke salah satunya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias B Mano mengungkapkan kegiatan Festival Kampung Nelayan ini akan mengangkat potensi-potensi lokal yang ada di kampung itu terutama potensi ikan laut.
Dia menjelaskan yang Pertama, Cinta bangga paham rupiah, ini musti terus dilakukan bertujuan supaya masyarakat bisa tahu ciri-ciri kekhasan uang dan bagaimana merawat uang. Yang terpenting adalah masyarakat tidak menjadi korban dengan peredaran uang palsu.
PJ Gubernur Papua pegunungan Dr. Velix Vernando Wanggai, SIP, M.P.A menyatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada pemda Jayawijaya yang sudah sejalan dengan Pemprov Papua pegunungan, DOB ini merupakan rumah baru yang memiliki jaringan pada pemerintahan kabupaten yang dapat melakukan promosi sektor wisata untuk menggerakan roda perekonomian.
Staf Ahli mentri Parawisata Bidang Inovasi dan Kreatifitas Restog Krisna Kusuma pertama -tama ia mengucapkan selamat kepada Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan behasil memasukan 3 Program dalam Iven KEN, dimana 2 Diantaranya di Kabupaten Jayawijaya dan 1 di Kabupaten Yahukimo.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut menyebutkan, jika sampai saat ini pihaknya belum bisa mengkonfirmasi terkait kedatangan turis mancanaraga, namun diperkirakan dalam pelaksanaan Noken Street Fashion yang dilakukan selama dua hari nanti akan ada turis domestik dan lokal itu bisa mencapai 500 -900 orang.
Kabid Destinasi dan Promosi Parawisata Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Jayawijaya, Naftali. Frans Rumbiak, SS. MM menyatakan KEN adalah kegiatan promosi pariwisata yang dibuat manjadi jadwal secara nasional, Lalu 100 kegiatan atau iven yang dibilang cukup baik itu adalah noken street fashion salah satunya.
Erens Hassor, selaku pemilik hak Ulayat Ekowisata tersebut menyampaikan bahwa kerjasama dengan Dinas Pariwisata dengan sistem bagi hasil yakni 80 persen untuk hak Ulayat sementara 20 persen untuk Dinas Pariwisata. Dijelaskan Hassor, tempat tersebut masih di bawah pengawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura melalui Dinas Pariwisata.
Kepala Disbutpar Kabupaten Jayawijaya Engelbert Sorabut menyebutkan noken street Fashion sendiri ini mirip dengan FBLB tujuan bagaimana memperlihatkan budaya lewat kreatifitas merajut noken, artinya ada beberapa prodak dari Noken ini yang akan ditampilkan, sehingga Noken itu tak hanya dikenal sebagai tas saja namun ada banyak produk yang bisa dihasilkan.
Kabid Destinasi dan Promosi Objek wisata Disbudpar Kabupaten Jayawijaya Nartali Rumbiak menyatakan charisma iven nasional ini adalah salah satu ajang untuk mengangkat potensi daerah yang didukung oleh pemerintah pusat melalui kementrian pariwisata dengan memasukan penggelaran Noken Street Fashion ini dalam Kalender nasional untuk dipublikasikan sampai keluar.
Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, Elius Wantik, S.Pd, M.Pd mengungkapkan bahwa sebagian gedung tersebut sudah rusak, bangunannya sudah lapuk, karena ditinggal oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
Jadi, kata Yimin, pemerintah provinsi punya tanggung jawab besar untuk membantu pelaku wisata tersebut. Ia mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengetahui seperti apa pelayanan dan tanggung jawab serta untuk mengetahui seperti apa kekurangan mereka supaya bisa diisi oleh Dispra Provinsi untuk membangun ekowisata daerah tersebut.
Tidak terawat! Itu kesan pertama saat CenderawasiH Pos melihat langsung kondisi Kampung Nelayan yang berlokasi di belakang Kompleks Hanurata, Hamadi Kota Jayapura. Kampung Nelayan yang sempat dikenal dengan spot foto jeramba di atas air laut dan sempat viral ini, kini jauh dari yang dibayangkan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jayapura, Mathias Mano mengatakan, tujuan dari kegiatan Festival Port Numbay ini adalah untuk mengeksplore, atau mencari spot-spot atau potensi wisata baru yang ada di kampung-kampung.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Selatan, Soleman Jambormias mengungkapkan bahwa modal usaha bagi para pengusaha kecil orang asli Papua ini akan mulai diturunkan sekitar bulan Juni dan Juli 2024.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury mengatakan Festival Kampung Nelayan dilaksanakan dalam rangka untuk mengembangkan tetapi juga menggali potensi ekonomi lokal di sekitar kawasan tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias Mano mengatakan, Festival ini bertujuan untuk mengeksplor potensi pariwisata yang ada di kampung-kampung. Di mana Untuk pelaksanaan festival kali ini pihaknya mendorong potensi-potensi yang ada di kampung sebagai daya tarik atau nilai jual yang dapat menarik pengunjung.
Pihanya sudah mengupayakan untuk melakukan pemungutan. Terutama atas pemanfaatan bangunan pendukung seperti gasebo yang ada di pinggir pantai tempat wisata itu. Namun pihaknya masih menemukan banyak kendala.
Kelala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika, Yakob Yopi Toisuta mengatakan, kegiatan ini terdiri dari Pameran dan Tari-tarian. Pameran akan diikuti di Batam, sedangkan tarian akan diikuti di Lombok dengan membawa nuansa serta budaya dari dua suku besar di Mimika, yakni Suku Amungme dan Suku Kamoro.
Lanjut dia, kolaborasi dimaksud misalnya Kementerian PUPR untuk pembangunan sarana dan prasarana jalan, lampu penerangannya, dan juga mungkin ada koordinasi dengan Kemendes dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Kampung untuk melibatkan masyarakat kampung dengan dana kampung yang ada.
"Kami menyadari betul bahwa semenjak terbentuk daerah otonomi baru (DOB) terjadi penurunan okupansi hotel di Provinsi Papua dan ini dialami semua perhotelan khususnya di Kota Jayapura, meski disisi lain bagus untuk pengembangan daerah lainnya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman menjelaskan, pemilihan Air Terjun Kampung Harapan sebagai lokasi kegiatan Lintas Alam mempertimbangkan tempat tersebut merupakan salah satu objek wisata dengan hutan yang rimbun, yang memiliki sumber air sangat jernih.
Tujuannya agar tidak saling bertabrakan dan akhirnya mempengaruhi banyak aspek, terlebih output dari event itu sendiri. Pihak Dinas Pariwisata lantas menyampaikan bahwa ke depan semua event perlu dilaporkan ke dinas untuk mendapatkan rekomendasi.
Dia menerangkan, sektor yang paling besar dari capaian nilai investasi di Kota Jayapura pada tahun 2023 itu dari sektor pariwisata dan kuliner. Sementara itu untuk Hotel sudah tidak ada perkembangan seperti di tahun-tahun sebelumnya.
Lama tak terdengar beroperasi, Kapal wisata Teluk Youtefa, pekan kemarin digunakan jajaran Pemkot Jayapura untuk melakukan rapat koordinasi antar pimpinan OPD. Sembari rapat, kapal ini bergerak mengelilingi Teluk Youtefa yang dikenal dengan keindahannya.
"RIPPDA Kabupaten Jayapura telah disahkan, sehingga kita dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura terus mendorong bagaimana nanti bisa mewujudkan kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Jayapura,’’ ungkap Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayapura Ted Y Mokay, Kamis (28/12).
Aturan ini nantinya memperkuat kembali mengenai kewajiban pembayaran royalti hak cipta lagu yang dinyanyikan saat konser, maupun yang dipasangkan di setiap café-cafe, maupun retail serta hotel-hotel yang ada di Indonesia.
Untuk itu ia menyampaikan bahwa bila tidak ada ivent budaya setempat yang digelar pada tahun 2024 mendatang, jangan salah kapra lalu menyalahkan pihaknya, sebab peran pihaknya dalam urusan budaya hanya sebatas merawat, menjaga, mengembangkan dan meningkatkan kualitas budaya.
Sebab jika hal itu terjadi, maka akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi bagi masyarkaat itu sendiri. "Boleh saja hari hari pertama orang datang lalu bayar mahal, tapi jangan harap hari kedua dan berikutnya mereka senang datang ke tempat kita, jadi ini yang kita pikirkan," ujarnya.
“Kami membuka ruang bagi siapa saja silahkan mendaftarkan karyanya. Jangan sudah dicaplok atau diklaim pihak lain baru ribut. Baru semua dilaporkan dan akhirnya berurusan dengan hukum,” kata Bentar Mano di Hotel Batiqa, Entrop, Rabu (13/12).
Tiga potensi tersebut yakni melakukan pengembangan potensi 24 obyek pariwisata, pengembangan potensi hasil laut melalui pemasangan rumpong dalam dan penangkapan ikan di laut serta pengembangan produksi agro tanaman buah-buahan khususnya berbagai jenis buah mangga.
Budaya tersebut merupakan peninggalan nenek moyang yang secara turun temurun diturunkan kepada semua sebagai generasi penerus. Agar budaya itu tidak punah. Akan tetapi dalam kenyataanya banyak sekali generasi muda yang kurang peduli dengan budaya peninggalan nenek moyang.
Pj Gubernur Papua Apolo Safanpo mengungkapkan bahwa festival yang digelar ini sebagai sarana untuk menggali seluruh potensi baik seni maupun kebudayaan leluhur kita untuk dikembangkan dan diwariskan kepada generasi masa datang.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias B. Mano mengatakan, Putera Papua, Dave Marcelino Kubiari keluar sebagai Runner Up Putera Ekowisata Indonesia 2023 (Putera Agrowisata Indonesia 2023) (Juara 2) dan Eco Fans Vote tertinggi.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Pegunungan, Marthen Medlama,S.Pd.,M.Si.,MTESOL, mengatakan, sejak dirinya dilantik sebagai kepala dinas sudah turun mengecek di semua Kabupaten dan ditemukan program dinas pariwisata tidak dilaksanakan secara baik.
Asisten 1 Setda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep mengatakan, sesuai Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang pariwisata dan pasal 14 tentang usaha pariwisata, menjadi dasar kuat bagi Pemprov Papua Pegunungan dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pelayanan, khususnya pada sektor kepariwisataan dan usaha-usaha pariwisata.
Jika sebelumnya kebutuhan listrik harus dipenuhi dengan genset milik pribadi, kini pengelola wisata Piaynemo dapat merasakan pelayanan dari PLN. Pengeluaran biaya operasional menjadi jauh lebih berkurang yang semula harus merogoh kantong sebesar Rp300.000,- per hari untuk kebutuhan bahan bakar, kini dengan biaya yang sama sudah bisa mencukupi kebutuhan listrik satu bulan.
"Selama kegiatan berlangsung diharapkan akan mengundang para pencinta sepak bola di seluruh Nusantara ataupun yang datang dari luar negeri," kata Taufan dalam keterangan pers yang diterima Antara, Kamis (2/11).
Untuk itu, pihaknya akan melakukan pendataan apa saja yang terbakar lalu diserahkan datanya ke Inspektorat maupun bagian asset, supaya bisa dijadikan pegangan atau bukti jika dilakukan pemeriksaan.
"Nanti di tanggal 21-24, selama 4 hari itu akan dilaksanakan kegiatan Numbai Kreatif Festival, ini dilaksanakan oleh komunitas anak-anak muda se-Kota Jayapura, yang tergabung di dalam forum Numbai kreatif forum, ini masuk kali ketiga dilaksanakan," kata Matias B. Mano, Selasa (5/9).
Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat dari 4 kampung di Distrik Muara Tami, yakni Kampung Mosso, Skouw Mabo, Skouw Sae, dan Skouw Yambe. Dr. Indah Sulistiani, SE., M.I.Kom selaku pemateri mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan sadar wisata, masyarakat Distrik Muara Tami.
Wakil Bupati Jayawijaya, Marthin Yogobi, SH, M.Hum saat menutup kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga keamanan, sehingga FBLB ke-31 ini boleh berjalan dengan baik.
“STC 2023 bagian dari Pemprov Papua yang akan kita dorong setara dengan Festival Lembah Baliem atau Festival Asmat yang sudah mendunia,” kata Jeri kepada Cenderawasih Pos, Rabu (9/8).