MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mendorong anak-anak di Kampung Koa, Distrik Animha, Kabupaten Merauke, untuk memanfaatkan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat yang dibangun dan diselenggarakan pemerintah pusat di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Apolo saat melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Kampung Koa, Selasa (18/8).
“Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden serta pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat melalui pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” kata Apolo.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan masa depan generasi muda di Papua Selatan. “Fasilitas ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Apolo mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi bahwa terdapat sejumlah anak Kampung Koa yang sebelumnya telah direkrut untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, namun kemudian kembali ke kampung karena ingin bertemu dengan orang tua maupun alasan lainnya.
MERAUKE – Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mendorong anak-anak di Kampung Koa, Distrik Animha, Kabupaten Merauke, untuk memanfaatkan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat yang dibangun dan diselenggarakan pemerintah pusat di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Apolo saat melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat Kampung Koa, Selasa (18/8).
“Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden serta pemerintah pusat yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat melalui pembangunan dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat,” kata Apolo.
Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan masa depan generasi muda di Papua Selatan. “Fasilitas ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Apolo mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi bahwa terdapat sejumlah anak Kampung Koa yang sebelumnya telah direkrut untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, namun kemudian kembali ke kampung karena ingin bertemu dengan orang tua maupun alasan lainnya.