Gubernur Dorong Anak Kampung Koa Bersekolah di Sekolah Rakyat

Karena itu, ia meminta Kepala Sekolah, Kepala Kampung, dan Ketua Adat untuk bersama-sama menyiapkan data lengkap mengenai anak-anak tersebut.

“Dengan demikian, pemerintah akan berupaya menyediakan fasilitas transportasi sehingga pada periode tertentu anak-anak tersebut dapat diantar pulang untuk bertemu dengan orang tua, kemudian diantar kembali ke asrama agar mereka dapat melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Apolo menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak sekaligus masa depan masyarakat dan daerah.   “Anak-anak adalah aset kita yang paling berharga. Harga diri kita sebagai orang tua ada pada anak-anak kita,” tegasnya.

Menurut Apolo, keberhasilan anak-anak di kemudian hari akan menjadi kebanggaan bagi orang tua. Sebaliknya, kegagalan anak juga akan  menjadi keprihatinan bagi keluarga.

Baca Juga :  Pasca Pembunuhan Pilot , Nasib Guru Belum Ada Kepastian

“Apabila anak-anak kita berhasil di kemudian hari, kita sebagai orang tua dapat keluar rumah dengan kepala tegak dan merasa bangga atas keberhasilan serta kesuksesan mereka. Sebaliknya, apabila anak-anak kita gagal, tentu kita sebagai orang tua akan merasa sedih dan prihatin,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membimbing, mendukung, dan memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak.

Dalam kesempatan tersebut, Apolo juga mengingatkan masyarakat bahwa sumber daya alam yang dinikmati saat ini merupakan titipan yang harus dijaga untuk generasi mendatang.

“Hutan, tanah, dan kali yang kita tempati sekarang ini bukan semata-mata milik kita. Semua itu adalah titipan untuk anak-anak dan cucu-cucu kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Jumlah Warga Peroleh BLT BBM 17.739 KPM

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Apolo Safanpo didampingi Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Willem Rizard Pelamonia, Kepala BP3OKP Yoseph Yanawo Yolmen, Wakil Ketua III DPRP Papua Selatan Joseph Albin Gebze, serta jajaran Forkopimda. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Karena itu, ia meminta Kepala Sekolah, Kepala Kampung, dan Ketua Adat untuk bersama-sama menyiapkan data lengkap mengenai anak-anak tersebut.

“Dengan demikian, pemerintah akan berupaya menyediakan fasilitas transportasi sehingga pada periode tertentu anak-anak tersebut dapat diantar pulang untuk bertemu dengan orang tua, kemudian diantar kembali ke asrama agar mereka dapat melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Apolo menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak sekaligus masa depan masyarakat dan daerah.   “Anak-anak adalah aset kita yang paling berharga. Harga diri kita sebagai orang tua ada pada anak-anak kita,” tegasnya.

Menurut Apolo, keberhasilan anak-anak di kemudian hari akan menjadi kebanggaan bagi orang tua. Sebaliknya, kegagalan anak juga akan  menjadi keprihatinan bagi keluarga.

Baca Juga :  Optimalisasi Lahan di Kurik Penuhi Target

“Apabila anak-anak kita berhasil di kemudian hari, kita sebagai orang tua dapat keluar rumah dengan kepala tegak dan merasa bangga atas keberhasilan serta kesuksesan mereka. Sebaliknya, apabila anak-anak kita gagal, tentu kita sebagai orang tua akan merasa sedih dan prihatin,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membimbing, mendukung, dan memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak.

Dalam kesempatan tersebut, Apolo juga mengingatkan masyarakat bahwa sumber daya alam yang dinikmati saat ini merupakan titipan yang harus dijaga untuk generasi mendatang.

“Hutan, tanah, dan kali yang kita tempati sekarang ini bukan semata-mata milik kita. Semua itu adalah titipan untuk anak-anak dan cucu-cucu kita,” ujarnya.

Baca Juga :  MRP Papua Selatan Minta Progam Strategis Nasional Dihentikan Sementara

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Apolo Safanpo didampingi Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Willem Rizard Pelamonia, Kepala BP3OKP Yoseph Yanawo Yolmen, Wakil Ketua III DPRP Papua Selatan Joseph Albin Gebze, serta jajaran Forkopimda. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya