MERAUKE– Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan panen di Otimalisasi Lahan (Oplah) Kampung Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke-Papua Selatan, Selasa (08/10/2024).
Panen dilakukan Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Food Estate Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana mewakili Mentan, Pangdam XII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudy Puruwito, Dansatgas Pangan TNI Mayjen TNI Muhammad Rizal Ramdhani, Tokoh Selatan Papua Johanes Gluba Gebze bersama masyarakat setempat.
Padi yang dipanen tersebut merupakan lahan yang ditinjau secara langsung oleh Presiden Joko Widodo pada akhir bulan Juli 2024 lalu. Panen di lahan ini merupakan yang kedua kalinya di tahun 2024 sejak Oplah dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian di tahun 2024.
Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Food Estate Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana saat dialog dengan petani meminta petani yang ada di Merauke khususnya kepada orang asli Papua untuk melanjutkan program ini secara mandiri.
Ida Agus Purwalaksana juga meminta juga kepada kelompok tani agar Alsintan (alat mesin pertanian) yang diberikan pemerintah dapat dipergunakan secara bersama.
Sekretaris Dirjen sarana prasarana Dr Hermanto menjelaskan sejak Opla dicanangkan sampai 28 Oktober 2024 telah memenuhi target 100 persen dengan produksi antara 5-6 ton. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
MERAUKE– Kementerian Pertanian Republik Indonesia melakukan panen di Otimalisasi Lahan (Oplah) Kampung Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke-Papua Selatan, Selasa (08/10/2024).
Panen dilakukan Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Food Estate Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana mewakili Mentan, Pangdam XII/Cenderawasih Mayjen TNI Rudy Puruwito, Dansatgas Pangan TNI Mayjen TNI Muhammad Rizal Ramdhani, Tokoh Selatan Papua Johanes Gluba Gebze bersama masyarakat setempat.
Padi yang dipanen tersebut merupakan lahan yang ditinjau secara langsung oleh Presiden Joko Widodo pada akhir bulan Juli 2024 lalu. Panen di lahan ini merupakan yang kedua kalinya di tahun 2024 sejak Oplah dicanangkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian di tahun 2024.
Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Food Estate Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana saat dialog dengan petani meminta petani yang ada di Merauke khususnya kepada orang asli Papua untuk melanjutkan program ini secara mandiri.
Ida Agus Purwalaksana juga meminta juga kepada kelompok tani agar Alsintan (alat mesin pertanian) yang diberikan pemerintah dapat dipergunakan secara bersama.
Sekretaris Dirjen sarana prasarana Dr Hermanto menjelaskan sejak Opla dicanangkan sampai 28 Oktober 2024 telah memenuhi target 100 persen dengan produksi antara 5-6 ton. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos