“Setiap bulan bisa dibuat event, misalnya pertukaran budaya Indonesia–PNG atau kegiatan seni. Ini bisa menarik lebih banyak pengunjung dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Namun, sebelum dikembangkan, Alberth meminta pemerintah melakukan pembenahan. Sejumlah fasilitas seperti bangunan, jalan, toilet, bak air serta lingkungan pasar disebut mulai rusak dan tidak terawat.
Ia mengusulkan pemerintah mengalokasikan sekitar Rp5 miliar melalui APBD Perubahan untuk tahap awal pembenahan infrastruktur, kebersihan dan penataan pedagang. “Setelah itu ditertibkan. Pedagang ditata, kebersihan diurus, keamanan disiapkan dan retribusi ditarik secara jelas,’ katanya.
Alberth meminta perlunya transparansi dalam pengelolaan penerimaan dari aktivitas pasar. Ia mengaku mendapat informasi adanya pungutan yang belum seluruhnya masuk ke kas daerah dan meminta hal tersebut ditertibkan apabila benar terjadi. “Kalau memang ada uang yang masuk tetapi tidak disetor ke kas, itu harus ditertibkan. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kondisi ini,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Setiap bulan bisa dibuat event, misalnya pertukaran budaya Indonesia–PNG atau kegiatan seni. Ini bisa menarik lebih banyak pengunjung dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Namun, sebelum dikembangkan, Alberth meminta pemerintah melakukan pembenahan. Sejumlah fasilitas seperti bangunan, jalan, toilet, bak air serta lingkungan pasar disebut mulai rusak dan tidak terawat.
Ia mengusulkan pemerintah mengalokasikan sekitar Rp5 miliar melalui APBD Perubahan untuk tahap awal pembenahan infrastruktur, kebersihan dan penataan pedagang. “Setelah itu ditertibkan. Pedagang ditata, kebersihan diurus, keamanan disiapkan dan retribusi ditarik secara jelas,’ katanya.
Alberth meminta perlunya transparansi dalam pengelolaan penerimaan dari aktivitas pasar. Ia mengaku mendapat informasi adanya pungutan yang belum seluruhnya masuk ke kas daerah dan meminta hal tersebut ditertibkan apabila benar terjadi. “Kalau memang ada uang yang masuk tetapi tidak disetor ke kas, itu harus ditertibkan. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan kondisi ini,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q