Pemulangan personil Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 711/RKS Palu dan Yonif 743/PSY Kupang menggunakan KRI Teluk Banten 516. Mereka bertugas di wilayah Papua Pengunungan selama satu tahun, tepatnya di Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Dey
Petugas mengamankan sedikitnya 50 paket ganja kering siap edar dengan berat total mencapai 670 gram. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam paket kardus berisi lipatan pakaian untuk mengelabui pemeriksaan. Panglima Komando Gabungan Wi
Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil kerja Satgas jajaran Koops Swasembada dalam menjaga keamanan di sepanjang wilayah perbatasan. Pangkoops Swasembada, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menegaskan bahwa pemusnahan
Ny. Sri Suparni Bahlil mengatakan, kunjungan Seruni Kabinet Merah Putih telah berlangsung selama tiga hari dan tidak hanya dilakukan di Sentani, tetapi juga di Kota Jayapura serta wilayah perbatasan RI–PNG. Dalam rangkai
Pangdam menegaskan, pengecekan ini adalah langkah krusial untuk menjamin profesionalisme, disiplin, dan keselamatan prajurit selama menjalankan amanah negara di medan operasi.
Dia menjelaskan secara teknis dari Pemprov Papua sudah siap mulai dari sarana, prasarana, serta sumber daya manusia (SDM) sehingga menunggu arahan dari Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasama, serta instansi terkait lai
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Kombes Alfian menyebutkan enam wilayah rawan narkotika itu, yakni Kabupaten Pegunungan Bintang dan Jayawijaya di Provinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Merauke dan Boven Digoel di Papua
“Kami dari BNPP menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dan Bapak Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP untuk melihat secara langsung kesiapan lokasi dan juga kesiapan masyarakat dalam rangka membangun PLBN,” ungkap Depu
Beberapa isu krusial yang disepakati kedua negara, antara lain, implementasi SOP MoU angkutan barang lintas batas negara menggunakan bus, perkembangan implementasi Visa on Arrival bagi pemegang paspor biasa Indonesia, pe
Suasana penuh sukacita tampak di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Kampung yang berada di ujung timur Indonesia dan berbatasan dengan Papua Nugini (PNG) itu menjadi saksi semangat kemanusiaan dan keb
Pertemuan penting ini menghasilkan 29 kesepakatan atau isu kepentingan kedua negara, di mana salah satu fokus utamanya adalah pemantapan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Distrik Waris, Kabupaten Keerom.
Ketua Delegasi Indonesia, Suzana Wangga, mengatakan alasan kegiatan dilakukan di Wewak lantaran dikenal di Papua karena memiliki kerja sama Sister City dengan Kota Jayapura. Kesamaan demografi, geografis, dan potensi men
“Kita tahu saat ini tantangan bangsa Papua Nugini maupun kami di Republik Indonesia sangat beragam dan sangat dinamik, untuk itu doa dan dukungan masyarakat dari Indonesia dan negara pasifik sangat penting kita jalin ter
Pj Sekda Papua, Suzana D Wanggai mengatakan, ini merupakan pelaksanaan BTF yang keempat kalinya digelar di Zona Netral Wutung. Setiap pelaksanaannya dikunjungi ribuan pengunjung, baik yang berasal dari Papua Nugini, maup
"Berdasarkan data yang kami himpun di mana volume perdagangan antara Indonesia dan PNG pada 2024 mencapai 385 juta dolar AS di mana angka tersebut tertinggi sepanjang sejarah hubungan dagang kedua negara," ujarnya.
BTF yang digelar selama tiga hari (9-11/10) menjadi momentum bagi Papua untuk memperkuat perannya sebagai pintu gerbang perdagangan Indonesia di kawasan Pasifik.
Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini, Andriana Supandi,
Beragam aksesori dan kuliner yang dipajang di tenan milik para UMKM, ada noken, ukiran, kain batik, gantungan tas, sosis PNG, dan jajanan lainnya. Pelaku UMKM ini rata-rata berasal dari Kota Jayapura, ada juga yang dari
Kehadiran ALBN diyakini akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat kedua negara untuk saling berdagang, memasarkan hasil bumi, serta memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari. Namun di balik potensi manfaatnya, pemerinta
Angkutan Lintas Batas Negara Jayapura - Vanimo (PP) merupakan salah satu wujud kerja sama kedua negara RI–PNG untuk membuka peluang ekonomi, dan mempermudah mobilitas serta menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah perbat
Dolfinus mengatakan, warga yang tak memilikiidentitas jelas soal kewarganegaraan adalah warga Mosso yang pada tahun 1960-an mengungsi ke Kampung Nyaukono di Kota Vanimo, Papua Nugini akibat operasi militer yang terjadi s
Puluhan tahun silam, tepatnya ketika gejolak politik di perbatasan RI-PNG memanas, masyarakat Mosso terpaksa meninggalkan tanah leluhur mereka. Mereka memilih menetap di Kampung Nyao, Provinsi Wanimo Green, PNG, dan perl
"Ada beberapa UMKM yang saat ini berupaya melebarkan usahanya sehingga dapat mengekspor produknya ke PNG dan negara Pasifik lainnya," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Jayapura Fungki Awal
"Jangan melihat dari nilainya, tapi lihat dari ketulusannya. Saya ingin bapak ibu bisa saling berbagi juga, karena memang kami tidak membawa banyak. Apabila ada kendala atau keluhan, silakan disampaikan kepada Bhabinkamt
Banyaknya warga PNG yang masuk dan berbelanja karena harga berbagai jenis barang itu lebih murah dibanding di negaranya, kata Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Ni Luh Puspita kepada Antara, Selasa di Jayapura.
Dia mengatakan warga PNG itu masuk ke wilayah Indonesia melalui PLBN Skouw dengan membawa dokumen, baik kartu pas lintas batas tradisional yang berlaku bagi warga kedua negara yang bermukim di perbatasan ataupun surat ke
“GM merupakan target dari tim opsnal Reskrim Polres Jayapura. Dalam proses penyelidikan, diketahui bahwa GM menguasai barang bukti berupa sepeda motor hasil curian dan berada di seputaran Skouw, tepatnya di Kampung Mosso
Lokakarya ini digarap oleh Dr Melyana Pugu selaku Ketua Tim Pengabdian Fisip Uncen. Agenda ini menghadirkan Veronica Wally selaku Kabid Kerjasama Badan Pengelola Perbatasan dan Kerjasaman Provinsi Papua, Reuter Sabarofek
Bupati Keerom mengungkapkan bahwa kunjungan kerjanya kali ini untuk melihat dan memastikan beberapa ruas jalan dari Yuruf menuju Kampung Akarinda dan Semografi yang rusak.
Hal lain yang lebih mencengangkan adalah disinyalir banyak warga PNG yang memiliki kewarganegaraan ganda. "Hasil penelitian kami seperti itu. Ada banyak warga PNG yang memiliki kewarganegaraan ganda," beber salah satu ak
Jumlah tersebut kata Adriana naik sekitar 56.42 persen dari Maret 2025. Angka ini didominasi wisatawan mancanegara berasal dari negara Oceana yakni Papua Nugini, Fiji, Kepulauan Salomon dan Australia.
Penangkapan ini merupakan hasil dari pemantauan dan pengembangan informasi selama beberapa hari terakhir. Dimana saat ada gerak-gerik mencurigakan, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap 2 pemuda yang mengend
Kondisi ini membuat pembangunan infrastruktur dasar, termasuk penerangan, sulit dijangkau. Gelap gulita setiap malam menjadi bagian dari keseharian warga hingga TNI hadir membawa terang.
"Peredaran ganja ini masih menjadi PR besar Pemkot, khususnya masyarakat di tiga kampung Skouw, hal ini perlu ada kesadaran akan bahaya yang disebabkan oleh ganja ini," ujar Abisai saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di
"Mengoptimalkan kehadiran negara dalam mendorong pemenuhan hak-hak dasar masyarakat kampung Skouw di perbatasan. Kemudian pemerintah kota Jayapura perlu mengoptimalkan ekonomi masyarakat adat kususnya masyarakat Skouw
Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Papua Ronald Antonio menyebut bahwa pemanfaatan potensi pasar tersebut harus dioptimalkan sehingga butuh dukungan semua pihak untuk menggarapnya.
Selain Yonif 1 Marinir, Angkatan Laut juga menyiapkan Satgas Bantuan Administrasi. Pemeriksaan kesiapan operasi kedua satgas tersebut berlangsung di Lapangan Marinir, Sarang Petarung Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel). Ali menyebut, satgas yang disiapkan oleh TNI AL akan bertugas selama sembilan bulan. Dia berharap mereka mampu menunaikan tugas dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan semangat juang tinggi.
Wisata perbatasan RI-PNG ini memang menarik perhatian masyarakat. Sebab, untuk liburan ke luar negeri, wisatawan tak perlu repot berpikir, biaya maupun tempat penginapan. Sebab, untuk menginjakan kaki di luar negeri, yakni PNG, tak perlu berpikir untuk menginap, jika ingin melihat pesisir pantai negara PNG dari ketinggian di batas RI-PNG di Wutung.
"Ada yang datang dari Nabire, Sorong, ada juga dari kabupaten Jayapura dan setiap hari itu selalu ada kunjungan cukup ramai sekali. Kalau kita lihat selama ini ada sekitar 200 sampai 300-an kunjungan ke sini, itu di luar dari tamu negara dan juga anggota perbatasan," kata David M, salah satu petugas pengantar tamu di Skouw
"Bantuan masyarakat sangat diharapkan guna meminimalisir masuk dan beredarnya ganja asal PNG dengan melaporkannya," kata Kapolres Keerom seraya mengakui, selain melalui penyuluhan ke masyarakat pihaknya juga bersinergi dengan satuan tugas pengamanan perbatasan yang bertugas di wilayah Keerom.
Plt. Asisten III Setda Papua, Johana A Rumbiak mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan hubungan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara. “Kegiatan ini diharapkan mendorong perbatasan sebagai pintu gerbang di kawasan Pasifik dan Oceania, sekaligus mengangkat hasil-hasil UMKM dan para pelaku usaha dari kedua negara,” kata Johana kepada wartawan.
Wakil Ketua Bidang Pengembangan Kawasan Perbatasan Kadin Papua Jacleana Walintina Joku mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah yang terus menggelar Border Trade Fair Rl-PNG.
Jumlah warga Negara Papua Nugini yang melakukan lintas batas , di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Kota Jayapura, membludak jelang Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Sehari bisa mencapai empat ribu hingga enam ribu.
Dia mengatakan, potensi-potensi wisata yang ada di wilayah skouw, selain daerah perbatasan RI-PNG, sebenarnya mempunyai potensi yang sangat luar biasa jika dikembangkan kedepanya. Misalnya potensi wisata Tanjung Skouw. Hanya saja perlu dibenahi kebersihannya jalannya perlu ditata.
Hal tersebut dilakukan untuk untuk mencegah terjadinya penyelundupan narkotika dan obat psikotropika atau narkoba dari Papua New Guinea (PNG) ke Kota Jayapura, Papua, dengan tujuan supaya pelaksanaan Natal 2024 dan menyambut Tahun Baru 2025 berjalan aman dan nyaman.
Ribuan warga PNG itu masih menunggu pemerintahnya menyerahkan dokumen yang hanya diberikan kepada mereka yang memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga di Indonesia seperti dengan keluarga di Kota Jayapura, Papua.
"Bekerja dengan cerdas, ikhlas, tuntas, dan jaga nama baik TNI AD, khususnya Kodam IM," kata Mayjen TNI Niko berpesan kepada prajurit TNI saat pelepasan di Pelabuhan Kreung Geukeh, Aceh Utara, Minggu. Sebanyak 450 personel TNI Batalyon Infanteri 112/Darma Jaya ini dipimpin Danyonif 112/DJ selaku Dansatgas Letkol Inf. Fiska Bagus Tri Sunaryanto. Mereka menuju wilayah tugas di Papua Tengah menggunakan Kapal KRI Teluk Palu 523.
Menurut Pawara, peralatan Starlink dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Jayapura kepada kantor pemerintahan maupun warga di Distrik Muara Tami sangat membantu pihaknya dalam pelayanan publik.
Kasubdit Penegakan Hukum Polair Polda Papua Kompol Lintong Simanjuntak, mengatakan, patroli tersebut dilaksanakan untuk menjaga situasi keamanan di sekitar perairan sekaligus mencegah peredaran narkotika jenis ganja yang masuk dari PNG melalui laut .
“Berkenaan selesainya masa penugasan ini, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada satgas pamtas RI-PNG Yonif 726/Tamalatea atas segala dharma baktinya selama penugasan di wilayah Papua Selatan, “ ujar Danrem.
Danrem 174/ATW Brigjen TNI Andy Setyawan membacakan amanat Pangdan XVII/Cenderawasih mengatakan para prajurit yang melaksanakan Satgas Pamtas Statis RI-PNG ini harus siap karena mereka berada diantara Negara Republik Indonesia dan negara tetangga Papua Nugini (PNG) sehingga banyak pelintas batas yang lewat.
Saat menerima rombongan tersebut, Agustinus Joko Guritno mengatakan, banyak permasalahan yang terjadi di wilayah perbatasan PNG-Indonesia di Distrik Sota karena masih terbuka sehingga secara bebas dilintasi masyarakat baik dari PNG maupun sebaliknya dari Indonesia ke PNG. "Untuk itu ada hal-hal yang perlu dibicarakan bersama dalam pertemuan ini,"kata Joko.
Membacakan amanat Pangdam XVII/Cenderawasih, Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Andy Setyawan menyampaikan teriam kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 111/Karma Bakti atas darma baktinya atas penugasan di wilayah Kolaops 174/Anim Ti Waninggap.
Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Lucky Avianto menyampaikan bahwa patroli tersebut dilaksanakan untuk pengamanan wilayah. Di sela-sela patroli, Satgas Yonif 6 Marinir yang tengah bertugas bertemu dengan masyarakat dan anak-anak di Kampung Muara.
Danrem 174/ATW Brigjen TNI Andy Setyawan, bertindak sebagai ispektur upacara dengan Komandan Upacara Danyonif 144/JY, Letkol Inf Eko Siswanto di Pelabuhan Umum Yos Sudarso Merauke, Papua Selatan
Kasatker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Jayapura, Jonatan Siagian menjelaskan di segmen ruas jalan 6,2 Km ini, pihaknya melakukan pelebaran jalan yang dari awalnya rata rata lebar jalan di lokasi adalah 4,5 meter kini aspalnya dilebarkan menjadi 7 meter.
‘’Kita sudah menyurat ke Menteri Hukum dan HAM untuk menyampaikan ke presiden. Tapi surat yang sama kita kirim juga ke Deputi 5 Kepresidenan untuk meminta percepatan peresmian,’’ katanya.
Di sisi lain rencana pembangunan jalan yang menghubungkan kedua negara tersebut menjadi polemik bagi sejumlah kalangan masyarakat. Mengingat kasus peredaran Narkotika dan barang ilegal lainnya masih terus terjadi.
Prajurit TNI AD yang akan bertugas di Papua itu berasal dari Batalyon Infanteri (Yonif) 131/Braja Sakti dan Yonif 512/Quratara Yudha. Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Bobby menyampaikan beberapa pesan dari Pangdam XVII/ Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito.
Dankipur A Lettu Inf Rico Harahap, mengatakan penanaman bibit pohon tersebut juga sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada masyarakat Distrik Muara Tami yang senantiasa mendukung Satgas Yonif 122/TS dalam menjalankan tugas.
Seperti diketahui masuknya barang terlarang itu ke Kota Jayapura dari PNG masih sering terjadi. Dimana aparat keamanan dari TNI-Polri dan instansi terkait lainya terus berupaya untuk mengurangi peredaran barang terlarang tersebut dengan melakukan sweeping, pencekalan dan pemeriksaan terhadap warga serta barang yang masuk dari PNG di perbatasan RI-PNG hingga mengambil tindakan hukum seperti deportasi dan blacklist.
Kunjungan Paus Fransiskus di kota yang yang berjarak 46 kilometer dari perbatasan RI ini diprediksi akan menarik perhatian ribuan umat Katolik dari berbagai wilayah di Papua, sehingga stabilitas pasokan listrik menjadi hal yang sangat krusial untuk menunjang mobilisasi masyarakat.
Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Provinsi Papua, Yohanes Walilo mengatakan sesuai hasil rapat, sebanyak 210 orang dari Keuskupan dan 100 umat Katolik didampingi pimpinan perangkat daerah teknis yang akan ke Vanimo dalam rangka kunjungan Paus.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Ronni Fajar Purba, menyebut permohonan pembuatan paspor dan Surat Perjalanan Lintas Batas atau Pas Lintas Batas di kantornya meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Dan hingga saat ini, tercatat sebanyak 186 warga Indonesia yang telah mendaftarkan diri untuk berkunjung ke Vanimo pada 8 September 2024 mendatang. Namun, hanya warga yang memiliki visa yang diizinkan masuk ke PNG.
Secara keseluruhan tidak kurang dari 100 personel diturunkan dalam patroli perbatasan tersebut. Komandan Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 715/Motuliato Letkol Infanteri Dwi Hertanto menyampaikan bahwa dalam patroli perbatasan itu turut dilakukan pemeriksaan seluruh kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas.
Menurut Yakobus, kerawanan dalam tahapan Pilkada sering terjadi saat pemungutan suara. Misalnya gangguan keamanan adanya peristiwa peristiwa kriminalitas yang dilakukan oleh orang - orang yang tak dikenal.
Menurut Recky, saat ini transportasi telah siap digunakan, tinggal menunggu arahan seperti apa mekanisme pengantaran para jemaat ke Vanimo. “Kami saat ini menunggu informasi lebih lanjut terkait dengan pengantaran para jemaat ini seperti apa, apakah langsung masuk ke Vanimo atau tidak,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto mengatakan pertemuan tersebut dilakukan karena sampai saat ini sudah lebih dari 200 umat Katolik yang telah mendaftarkan diri melalui Keuskupan Jayapura untuk hadir dikunjungan Paus Fransiskus.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura Ronni Fajar Purba mengatakan peningkatan permohonan surat Pas Lintas Batas dikarenakan antusias masyarakat terutama umat Katholik sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan Misa bersama Paus Fransiskus di Vanimo, Papua Nugini (PNG) yang rencananya berlangsung pada September 2024 mendatang.
Pada kunjungannya kali ini, Paus diagendakan mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari acara kenegaraan bersama Presiden Joko Widodo, lawatan ke Masjid Istiqlal Jakarta, pertemuan dengan perwakilan Gereja Katedral Jakarta, hingga ibadah akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).
Keduanya dibawa ke Mapolsek Muara Tami untuk dilakukan pemeriksaan awal dan dari hasil interogasi didapati informasi terkait barang bukti satu unit SPM Honda Supra yang telah dilaporkan hilang di Polres Jayapura disimpan oleh CF di rumahnya di Kampung Mosso.
Ia menyebut, yang dilakukan pemerintah itu tentunya ada sisi positifnya juga, terutama dibidan perekonomian terutama daerah perbatasan. Sebagai contoh, saat ini kata dia, dilihat dari banyaknya orang yang masuk di perbatasan setiap harinya, peningkatan ekonomi di jalur perbatasan cukup tinggi dan menguntungkan kita (Indonesia).
Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan satu orang tersangka berinisial BW (24) WNA asal PNG. Diketahui tersangka bersama satu rekanya berinisial Ds (25) ditangkap Satgas Yonif 122/TS pada Rabu, 29 Mei 2024 lalu di lokasi yang berbeda.
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan, Pemerintah Indonesia menyambut baik upaya kedua negara dalam memperkuat kerja sama pendidikan melalui naskah kerja sama yang berlaku hingga tahun 2033. Sebelumnya, pada tahun 2023, kedua pihak juga telah ditandatangani MoU bidang pendidikan tinggi.
Prabowo, selepas menerima kunjungan PM Marape di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Senin, menjelaskan niatan-nya itu untuk membuktikan komitmennya yang ingin memelihara hubungan baik Indonesia dan Papua Nugini.
Dalam pemeriksaan dokumen dan barang bawaan itu, Satgas juga memberikan penekanan untuk tidak menerobos Pos pengamanan atau melanggar aturan pelintas batas demi keamanan dan keselamatan pelintas batas itu sendiri.
Komandan Pos Kaliasin Lettu Inf Gatot Hanarto dalam keterangan yang diterima ANTARA di Jayapura, Rabu, mengatakan penemuan narkoba jenis ganja kering bermula saat personel Pos Kaliasin melaksanakan patroli rutin "jalan tikus" di Kampung Kibai yang merupakan jalur ilegal menuju perbatasan RI-PNG.
Anggota TNI dari Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB Pos Kanggewot melakukan pemeriksaan kendaraan yang keluar masuk perbatasan darat di Kampung Kanggewot, Distrik Waropko, Kabupaten Boven Digoel-Papua Selatan.
Dansatgas Letnan Kolonel Inf. Agus Satrio Wibowo, SIP dalam keterangannya mengungkapkan, pemeriksaan ini merupakan bagian dari tugas pokok Satgas dalam mengamankan sepanjang wilayah perbatasan untuk mengantisipasi keluar masuknya Imigran gelap dan barang berbahaya yang dapat mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Deklarasi Anti Narkoba itu diserukan secara hybrid oleh sekitar 4.400 orang dari wilayah pesisir dan perbatasan yang terdiri dari kelompok masyarakat, organisasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, ASN, TNI/Polri, dan stakeholder terkait lainnya.
Wadansatgas 122/TS, Kapten Inf Adi Prayogo menjelaskan kronologi singkat penemuan sejumlah barang haram tersebut saat Serda Hutrinto Saragih melaksanakan kegiatan Patroli rutin pembersihan di sekitaran jalan-jalan perlintasan ilegal yang ada di perbatasan RI-PNG, dengan 2 (dua) titik Cek Point (CP).
Dansatgas Letnan Kolonel Inf.Agus Satrio Wibowo mengatakan pemeriksaan ini merupakan salah satu tugas pokok Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB dalam rangka antisipasi keluar masuknya imigran gelap dan barang ilegal yang dapat mengganggu serta mengancam stabilitas keamanan di wilayah Perbatasan RI-PNG di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.