Gubernur: Perusahaan Daerah Harus Dikelola Profesional!

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua terus melakukan pembenahan terhadap sejumlah perusahaan daerah untuk meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

  Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengatakan, pembenahan telah dilakukan mulai dari jajaran manajemen Bank Papua hingga perusahaan daerah lainnya yang berada di bawah kepemilikan Pemprov Papua.

   “Beberapa waktu lalu, mulai dari awal kami memimpin Bank Papua, sudah mengganti beberapa direksi yang memang mau kita ganti. Kemudian berikutnya komisaris,” kata Fakhiri usai melantik Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamkrida Papua di Gedung Negara, Jayapura, Senin (7/9).

  Ia menjelaskan, setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Papua, Pemprov Papua juga melakukan RUPS terhadap sejumlah perusahaan daerah, di antaranya PT Irian Bhakti Mandiri, PT Irian Bhakti Papua dan PT Jamkrida Papua.

Baca Juga :  Dewan Gereja Papua Minta Polisi Tidak Kasar ke Pendemo

   Menurutnya, jajaran manajemen dua perusahaan daerah tersebut tinggal menunggu proses pelantikan. Namun, Pemprov Papua terlebih dahulu melantik jajaran Jamkrida Papua karena perusahaan tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam bersinergi dengan Bank Papua.

  “Jamkrida harus bersinergi dengan Bank Papua untuk bisa menjadi mesin meningkatkan PAD Papua melalui sumber pendapatan lain yang kita kelola dengan baik,” ujarnya.

   Fakhiri berharap Jamkrida Papua dapat memperluas kerja sama dengan dunia usaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satu peran yang didorong adalah memberikan penjaminan bagi UMKM sekaligus memperkuat kerja sama dengan Bank Papua.

   “Ada beberapa yang akan kami titip secara khusus kepada Jamkrida untuk bisa bersinergi,” katanya.

Baca Juga :  Semua Korban Jatuhnya Pesawat SAM Air Berhasil Didentifikasi

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua terus melakukan pembenahan terhadap sejumlah perusahaan daerah untuk meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

  Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengatakan, pembenahan telah dilakukan mulai dari jajaran manajemen Bank Papua hingga perusahaan daerah lainnya yang berada di bawah kepemilikan Pemprov Papua.

   “Beberapa waktu lalu, mulai dari awal kami memimpin Bank Papua, sudah mengganti beberapa direksi yang memang mau kita ganti. Kemudian berikutnya komisaris,” kata Fakhiri usai melantik Dewan Komisaris dan Direksi PT Jamkrida Papua di Gedung Negara, Jayapura, Senin (7/9).

  Ia menjelaskan, setelah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Papua, Pemprov Papua juga melakukan RUPS terhadap sejumlah perusahaan daerah, di antaranya PT Irian Bhakti Mandiri, PT Irian Bhakti Papua dan PT Jamkrida Papua.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Penyalahgunaan Dana Desa Tobati Senilai Rp 2,5 M

   Menurutnya, jajaran manajemen dua perusahaan daerah tersebut tinggal menunggu proses pelantikan. Namun, Pemprov Papua terlebih dahulu melantik jajaran Jamkrida Papua karena perusahaan tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam bersinergi dengan Bank Papua.

  “Jamkrida harus bersinergi dengan Bank Papua untuk bisa menjadi mesin meningkatkan PAD Papua melalui sumber pendapatan lain yang kita kelola dengan baik,” ujarnya.

   Fakhiri berharap Jamkrida Papua dapat memperluas kerja sama dengan dunia usaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satu peran yang didorong adalah memberikan penjaminan bagi UMKM sekaligus memperkuat kerja sama dengan Bank Papua.

   “Ada beberapa yang akan kami titip secara khusus kepada Jamkrida untuk bisa bersinergi,” katanya.

Baca Juga :  Antusias Sambut Kunjungan Paus Fransiskus ke RI dan PNG 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya