JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura terus menggenjot realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjelang akhir tahun anggaran 2026. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) kolektor diminta memaksimalkan potensi penerimaan yang ada agar target PAD tidak hanya tercapai, tetapi dapat dilampaui.
Berdasarkan laporan performa dari Bapenda Kota Jayaputa, per 7 September 2026, target tahunan PAD Kota Jayapura 2026 ditetapkan sebesar Rp307.571.279.665. Hingga awal September, realisasi telah mencapai Rp215.482.965.582 atau 70,06 persen dari target tahunan.
Meski capaian tersebut telah menembus angka 70 persen, Pemkot Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah untuk mengejar target yang harus dicapai hingga September.
Dari target kumulatif hingga September sebesar Rp230.678.459.748,75, realisasi saat ini masih menyisakan selisih kurang sebesar Rp15.195.494.166,75.
Dengan sisa waktu 3 bulan lebih, OPD kolektor dituntut mampu mengejar kekurangan tersebut dengan capaian minimal sekitar Rp893,85 juta per hari. Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, meminta seluruh OPD tidak bekerja sekadar mengejar angka target. Ia justru mendorong agar setiap potensi PAD yang masih tersedia dapat dimaksimalkan sehingga realisasi akhir tahun mampu melampaui target yang telah ditetapkan.
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura terus menggenjot realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjelang akhir tahun anggaran 2026. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) kolektor diminta memaksimalkan potensi penerimaan yang ada agar target PAD tidak hanya tercapai, tetapi dapat dilampaui.
Berdasarkan laporan performa dari Bapenda Kota Jayaputa, per 7 September 2026, target tahunan PAD Kota Jayapura 2026 ditetapkan sebesar Rp307.571.279.665. Hingga awal September, realisasi telah mencapai Rp215.482.965.582 atau 70,06 persen dari target tahunan.
Meski capaian tersebut telah menembus angka 70 persen, Pemkot Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah untuk mengejar target yang harus dicapai hingga September.
Dari target kumulatif hingga September sebesar Rp230.678.459.748,75, realisasi saat ini masih menyisakan selisih kurang sebesar Rp15.195.494.166,75.
Dengan sisa waktu 3 bulan lebih, OPD kolektor dituntut mampu mengejar kekurangan tersebut dengan capaian minimal sekitar Rp893,85 juta per hari. Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, meminta seluruh OPD tidak bekerja sekadar mengejar angka target. Ia justru mendorong agar setiap potensi PAD yang masih tersedia dapat dimaksimalkan sehingga realisasi akhir tahun mampu melampaui target yang telah ditetapkan.