“Penyerahan bantuan ini adalah akhir penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Danau Sentani. Sejak kemarin, saya bersama Wakil Bupati telah membagi wilayah penyaluran, di mana Wakil Bupati menangani wilayah barat seperti Puay, Yoboi, hingga Dondai dan Yakonde, sementara saya fokus di wilayah timur, termasuk Sentani Tengah dan Sentani Timur hingga hari ini,” ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa hampir seluruh kampung terdampak telah menerima bantuan.
Menurutnya, meskipun nilai bantuan tidak besar, namun perhatian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat sangatlah penting, terutama di tengah kondisi banjir yang membatasi aktivitas ekonomi warga.
“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat tentu kesulitan beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memberikan perhatian melalui bantuan sembako,” tambahnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan akan dilanjutkan ke wilayah lain yang juga terdampak bencana, seperti Tanah Merah dan Grime Nawa, yang mengalami banjir bandang.
“Kami akan melakukan hal yang sama di wilayah tersebut agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah dalam menjawab setiap keluhan yang mereka alami,” jelasnya.
Selain penyaluran bantuan, Bupati Jayapura juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke got, parit, maupun aliran sungai yang bermuara ke Danau Sentani.
“Danau Sentani adalah sumber kehidupan, sehingga harus dijaga bersama. Kami akan memberikan sanksi tegas bagi siapa saja yang kedapatan membuang sampah sembarangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pada hari Jumat mendatang, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura akan melaksanakan kerja bakti massal, khususnya di area perkotaan yang rawan tersumbat akibat sampah.