Trump Tolak Minta Maaf ke Paus Leo XIV, Ketegangan Memanas

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak meminta maaf kepada Paus Leo XIV setelah melontarkan kritik terbuka terhadap pemimpin 1,3 miliar umat Katolik tersebut. Polemik ini muncul di tengah meningkatnya perbedaan pandangan terkait konflik Iran.

Dilansir dari Anadolu Agency, Trump menyampaikan kritiknya melalui platform media sosial miliknya, Truth Social. Ia menilai Paus memiliki rekam jejak yang lemah dalam menangani kejahatan serta kebijakan luar negeri.

Saat ditanya apakah ia akan meminta maaf, Trump dengan tegas menolak. “Tidak, saya tidak, karena Paus Leo mengatakan hal-hal yang salah,” ujar Trump kepada wartawan. Ia juga menyinggung sikap Paus yang menentang kebijakannya terhadap Iran, khususnya terkait isu nuklir.

Baca Juga :  Benjamin Netanyahu Mulai Dikirik Tokoh Senior Israel

“Dia sangat menentang apa yang saya lakukan terkait Iran. Anda tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Paus Leo tidak akan senang dengan hasil akhirnya,” kata Trump.

Trump bahkan menyebut Paus sebagai sosok yang “lemah” dalam menangani isu kejahatan dan berbagai persoalan global lainnya. Dalam wawancara terpisah dengan CBS News, Trump kembali menegaskan pendiriannya terkait konflik dengan Iran. Ia juga menilai Paus tidak seharusnya mencampuri urusan politik. Lebih jauh, Trump mengklaim telah berbuat lebih banyak untuk Gereja Katolik dibandingkan presiden AS mana pun dalam satu abad terakhir.

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak meminta maaf kepada Paus Leo XIV setelah melontarkan kritik terbuka terhadap pemimpin 1,3 miliar umat Katolik tersebut. Polemik ini muncul di tengah meningkatnya perbedaan pandangan terkait konflik Iran.

Dilansir dari Anadolu Agency, Trump menyampaikan kritiknya melalui platform media sosial miliknya, Truth Social. Ia menilai Paus memiliki rekam jejak yang lemah dalam menangani kejahatan serta kebijakan luar negeri.

Saat ditanya apakah ia akan meminta maaf, Trump dengan tegas menolak. “Tidak, saya tidak, karena Paus Leo mengatakan hal-hal yang salah,” ujar Trump kepada wartawan. Ia juga menyinggung sikap Paus yang menentang kebijakannya terhadap Iran, khususnya terkait isu nuklir.

Baca Juga :  15 WNI Segera Dievakuasi dari Teheran

“Dia sangat menentang apa yang saya lakukan terkait Iran. Anda tidak bisa membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Paus Leo tidak akan senang dengan hasil akhirnya,” kata Trump.

Trump bahkan menyebut Paus sebagai sosok yang “lemah” dalam menangani isu kejahatan dan berbagai persoalan global lainnya. Dalam wawancara terpisah dengan CBS News, Trump kembali menegaskan pendiriannya terkait konflik dengan Iran. Ia juga menilai Paus tidak seharusnya mencampuri urusan politik. Lebih jauh, Trump mengklaim telah berbuat lebih banyak untuk Gereja Katolik dibandingkan presiden AS mana pun dalam satu abad terakhir.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya