Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

  Tak hanya biaya sekolah, pihak SMPN 1 Jayapura juga akan membantu memenuhi kebutuhan seragam para siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran.

Danton mengatakan, bantuan seragam akan diberikan secara bertahap. Prioritas awal adalah seragam putih-biru lengkap, mulai dari baju, celana atau rok, dasi, topi hingga kaus kaki.    

   “Paling sedikit seragam putih-biru kami berikan semua. Mulai dari kaus kaki, baju putih, celana biru atau rok biru, ditambah dasi dan topi,” ujarnya.

  Setelah kebutuhan seragam putih-biru terpenuhi, pihak sekolah akan menyesuaikan bantuan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing siswa, termasuk seragam olahraga, seragam Pramuka, serta seragam kotak-kotak khusus bagi siswa kelas VIII.

Baca Juga :  Pemkot Fokus Evakuasi dan Penanganan Korban 

Danton menambahkan, hingga hari ketiga pascakebakaran, para siswa korban belum kembali mengikuti aktivitas belajar di sekolah. Pihak sekolah justru mendatangi langsung lokasi pengungsian untuk memastikan kondisi dan kebutuhan mereka.

  Ia juga telah meminta seluruh wali kelas untuk turun ke lokasi guna mendata secara akurat kebutuhan para siswa, mulai dari pakaian, buku pelajaran hingga perlengkapan sekolah lainnya.

  “Kami yang datang ke TKP. Kalau anak-anak belum ada yang datang, tetapi kami yang mendatangi mereka. Saya juga baru rapat dengan wali-wali kelas dan meminta mereka ke TKP untuk mendapatkan data yang akurat, masalah pakaian, buku, dan masalah lainnya yang berhubungan dengan sekolah,” jelasnya. (*/tri)

Baca Juga :  Pandemi, Kasus Perlindungan Anak Meningkat

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

  Tak hanya biaya sekolah, pihak SMPN 1 Jayapura juga akan membantu memenuhi kebutuhan seragam para siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran.

Danton mengatakan, bantuan seragam akan diberikan secara bertahap. Prioritas awal adalah seragam putih-biru lengkap, mulai dari baju, celana atau rok, dasi, topi hingga kaus kaki.    

   “Paling sedikit seragam putih-biru kami berikan semua. Mulai dari kaus kaki, baju putih, celana biru atau rok biru, ditambah dasi dan topi,” ujarnya.

  Setelah kebutuhan seragam putih-biru terpenuhi, pihak sekolah akan menyesuaikan bantuan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing siswa, termasuk seragam olahraga, seragam Pramuka, serta seragam kotak-kotak khusus bagi siswa kelas VIII.

Baca Juga :  85 Relawan Ikuti Sekolah Kader Pengawas Partisipatif

Danton menambahkan, hingga hari ketiga pascakebakaran, para siswa korban belum kembali mengikuti aktivitas belajar di sekolah. Pihak sekolah justru mendatangi langsung lokasi pengungsian untuk memastikan kondisi dan kebutuhan mereka.

  Ia juga telah meminta seluruh wali kelas untuk turun ke lokasi guna mendata secara akurat kebutuhan para siswa, mulai dari pakaian, buku pelajaran hingga perlengkapan sekolah lainnya.

  “Kami yang datang ke TKP. Kalau anak-anak belum ada yang datang, tetapi kami yang mendatangi mereka. Saya juga baru rapat dengan wali-wali kelas dan meminta mereka ke TKP untuk mendapatkan data yang akurat, masalah pakaian, buku, dan masalah lainnya yang berhubungan dengan sekolah,” jelasnya. (*/tri)

Baca Juga :  Pemerintah Masih Bisa Kendalikan Inflasi

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya