Terkait Musibah Kebakaran di Kelurahan Mandala
JAYAPURA — Kebakaran hebat melanda kawasan RT 07 dan RT 02, RW 01, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (31/8). Kobaran api menghanguskan sejumlah bangunan dan berdampak terhadap hampir 500 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.000 jiwa.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, turun langsung meninjau lokasi kebakaran dan memastikan penanganan awal terhadap warga terdampak. Rustan mengatakan, langkah utama Pemerintah Kota Jayapura saat ini adalah melakukan evakuasi terhadap seluruh warga yang terdampak serta memastikan proses pemadaman terus dilakukan.
“Langkah awal yang kita lakukan adalah bagaimana semua korban bisa dievakuasi dan kita berusaha memadamkan api. Sampai pukul 19.30 ini masih ada percikan-percikan api yang belum sepenuhnya padam,” ujar Rustan saat meninjau lokasi.
Berdasarkan data sementara yang diterima pemerintah, kebakaran tersebut berdampak terhadap kurang lebih 2.000 jiwa dari hampir 500 KK. Namun, pemerintah belum dapat memastikan jumlah rumah atau bangunan yang mengalami kerusakan.
Rustan mengatakan pendataan masih dilakukan di lapangan. Pemerintah juga belum dapat memastikan penyebab utama kebakaran karena masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. “Untuk jumlah unit yang rusak dan penyebab utama kebakaran belum bisa kita pastikan. Kita tentu menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” katanya.
Terkait Musibah Kebakaran di Kelurahan Mandala
JAYAPURA — Kebakaran hebat melanda kawasan RT 07 dan RT 02, RW 01, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (31/8). Kobaran api menghanguskan sejumlah bangunan dan berdampak terhadap hampir 500 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.000 jiwa.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, turun langsung meninjau lokasi kebakaran dan memastikan penanganan awal terhadap warga terdampak. Rustan mengatakan, langkah utama Pemerintah Kota Jayapura saat ini adalah melakukan evakuasi terhadap seluruh warga yang terdampak serta memastikan proses pemadaman terus dilakukan.
“Langkah awal yang kita lakukan adalah bagaimana semua korban bisa dievakuasi dan kita berusaha memadamkan api. Sampai pukul 19.30 ini masih ada percikan-percikan api yang belum sepenuhnya padam,” ujar Rustan saat meninjau lokasi.
Berdasarkan data sementara yang diterima pemerintah, kebakaran tersebut berdampak terhadap kurang lebih 2.000 jiwa dari hampir 500 KK. Namun, pemerintah belum dapat memastikan jumlah rumah atau bangunan yang mengalami kerusakan.
Rustan mengatakan pendataan masih dilakukan di lapangan. Pemerintah juga belum dapat memastikan penyebab utama kebakaran karena masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. “Untuk jumlah unit yang rusak dan penyebab utama kebakaran belum bisa kita pastikan. Kita tentu menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian,” katanya.