Pada akhirnya, pertanyaan strategis Papua mungkin bukan lagi seberapa jauh Papua dari Jakarta tetapi seberapa dekat Papua dengan masa depan Pasifik, dan seberapa besar OAP menjadi aktor utama dalam membentuk masa depan itu. Di situlah Otonomi Khusus, kepemimpinan adaptif dan konstruktivisme bertemu: pembangunan bukan hanya tentang apa yang dibangun pemerintah, tetapi tentang identitas, kepercayaan, partisipasi dan masa depan seperti apa yang dibangun bersama oleh masyarakat Papua. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pada akhirnya, pertanyaan strategis Papua mungkin bukan lagi seberapa jauh Papua dari Jakarta tetapi seberapa dekat Papua dengan masa depan Pasifik, dan seberapa besar OAP menjadi aktor utama dalam membentuk masa depan itu. Di situlah Otonomi Khusus, kepemimpinan adaptif dan konstruktivisme bertemu: pembangunan bukan hanya tentang apa yang dibangun pemerintah, tetapi tentang identitas, kepercayaan, partisipasi dan masa depan seperti apa yang dibangun bersama oleh masyarakat Papua. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q