Bahkan, Abisai mengaku harus tidur di tenda di kampung demi memastikan pembangunan gereja berjalan hingga selesai. Dan pada 2014, bertepatan dengan peringatan satu abad masuknya Injil, gereja tersebut akhirnya dapat diselesaikan.
“Kalau kerja untuk Tuhan, pasti Tuhan akan membalas apa kerja-kerja kita,” demikian pesan yang disampaikannya dalam perayaan tersebut.
Abisai juga menceritakan bagaimana dirinya menjalani pelayanan selama bertahun-tahun.
Ia pernah dipercaya memimpin Persekutuan Kaum Bapak (PKB) selama 12 tahun. Empat tahun di Jemaat Kanaan Kaimana, kemudian empat tahun di wilayah Kota Raja dan berlanjut dalam pelayanan lainnya.
Menurutnya, memimpin pelayanan kaum bapak bukan pekerjaan mudah. Namun dari pelayanan itulah ia belajar tentang ketekunan, kesabaran dan bagaimana melayani orang lain. Perjalanan tersebut kemudian berlanjut ke dunia politik. Pada 2013, ia terpilih menjadi anggota DPR.
Dari sana, perjalanan hidupnya kembali membawa dirinya hingga dipercaya memimpin Kota Jayapura sebagai wali kota. Bagi Abisai, semua itu bukan semata-mata hasil perjuangan manusia. Ia melihatnya sebagai bagian dari perjalanan dan berkat Tuhan yang bekerja melalui hidupnya.
“Kalau Tuhan masih memberikan kesempatan, mudah-mudahan Wali Kota Jayapura masih bisa dua periode. Kalau tidak pun bagi saya tidak apa-apa, saya serahkan kepada Tuhan,” tuturnya.
Bahkan, Abisai mengaku harus tidur di tenda di kampung demi memastikan pembangunan gereja berjalan hingga selesai. Dan pada 2014, bertepatan dengan peringatan satu abad masuknya Injil, gereja tersebut akhirnya dapat diselesaikan.
“Kalau kerja untuk Tuhan, pasti Tuhan akan membalas apa kerja-kerja kita,” demikian pesan yang disampaikannya dalam perayaan tersebut.
Abisai juga menceritakan bagaimana dirinya menjalani pelayanan selama bertahun-tahun.
Ia pernah dipercaya memimpin Persekutuan Kaum Bapak (PKB) selama 12 tahun. Empat tahun di Jemaat Kanaan Kaimana, kemudian empat tahun di wilayah Kota Raja dan berlanjut dalam pelayanan lainnya.
Menurutnya, memimpin pelayanan kaum bapak bukan pekerjaan mudah. Namun dari pelayanan itulah ia belajar tentang ketekunan, kesabaran dan bagaimana melayani orang lain. Perjalanan tersebut kemudian berlanjut ke dunia politik. Pada 2013, ia terpilih menjadi anggota DPR.
Dari sana, perjalanan hidupnya kembali membawa dirinya hingga dipercaya memimpin Kota Jayapura sebagai wali kota. Bagi Abisai, semua itu bukan semata-mata hasil perjuangan manusia. Ia melihatnya sebagai bagian dari perjalanan dan berkat Tuhan yang bekerja melalui hidupnya.
“Kalau Tuhan masih memberikan kesempatan, mudah-mudahan Wali Kota Jayapura masih bisa dua periode. Kalau tidak pun bagi saya tidak apa-apa, saya serahkan kepada Tuhan,” tuturnya.