Khusus untuk penanganan di kawasan Organda dan depan CV Thomas yang selama berproses kerap dikeluhkan warga karena tidak kunjung usai, Sarah memberikan catatan khusus. Penanganan di Organda harus menjangkau seluruh daerah tangkapan air dan tidak hanya berfokus pada titik genangan semata.
Pemasangan mesin pompa air memang dapat dijadikan pilihan tambahan jika hasil kajian teknis mendukung, namun langkah tersebut sifatnya hanya membantu sementara dan bukan opsi pengganti dari perbaikan sistem aliran utama. Sedangkan untuk titik di depan CV Thomas, pemerintah daerah dan instansi terkait disarankan segera mengaudit ulang kapasitas gorong-gorong di titik pertemuan saluran.
“Apabila hasil pengukuran teknis menunjukkan adanya penyempitan atau ketidakmampuan menampung debit air, maka tindakan pelebaran atau penambahan konstruksi gorong-gorong menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.
Guna mewujudkan solusi yang konkrit dan berkelanjutan, pimpinan program studi teknik lingkungan USTJ tersebut merekomendasikan tiga langkah strategis berbasis data. Langkah pertama adalah melakukan audit teknis di lapangan secara presisi, yang mencakup pemetaan titik genangan, pengukuran dimensi penampang dan elevasi saluran, pencatatan durasi serta kedalaman banjir, hingga pengumpulan data curah hujan secara mendalam. Langkah kedua adalah menyusun perencanaan teknis terpadu berdasarkan perhitungan debit banjir rencana.
Khusus untuk penanganan di kawasan Organda dan depan CV Thomas yang selama berproses kerap dikeluhkan warga karena tidak kunjung usai, Sarah memberikan catatan khusus. Penanganan di Organda harus menjangkau seluruh daerah tangkapan air dan tidak hanya berfokus pada titik genangan semata.
Pemasangan mesin pompa air memang dapat dijadikan pilihan tambahan jika hasil kajian teknis mendukung, namun langkah tersebut sifatnya hanya membantu sementara dan bukan opsi pengganti dari perbaikan sistem aliran utama. Sedangkan untuk titik di depan CV Thomas, pemerintah daerah dan instansi terkait disarankan segera mengaudit ulang kapasitas gorong-gorong di titik pertemuan saluran.
“Apabila hasil pengukuran teknis menunjukkan adanya penyempitan atau ketidakmampuan menampung debit air, maka tindakan pelebaran atau penambahan konstruksi gorong-gorong menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.
Guna mewujudkan solusi yang konkrit dan berkelanjutan, pimpinan program studi teknik lingkungan USTJ tersebut merekomendasikan tiga langkah strategis berbasis data. Langkah pertama adalah melakukan audit teknis di lapangan secara presisi, yang mencakup pemetaan titik genangan, pengukuran dimensi penampang dan elevasi saluran, pencatatan durasi serta kedalaman banjir, hingga pengumpulan data curah hujan secara mendalam. Langkah kedua adalah menyusun perencanaan teknis terpadu berdasarkan perhitungan debit banjir rencana.