Ket. Foto:
Ketika Selada dan Pakcoy Ikut ‘Diet’ Akibat Kemarau dan Kabut Asap di Mimika
Sudah 2 bulan terakhir pengelola hidroponik di Mimika kesulitan, mengingat kemarau panjang plus kabut asap yang melanda Mimika, tanamannya tak bisa bertumbuh sebagaimana mestinya
Laporan: Wahyu Welerubun
Di atas 30 instalasi meja tanam Harif Hidroponik, SP 4, Jalur 3 Kiri, Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, Mimika, barisan sayur hijau yang biasanya mekar bugar kini tampak seolah sedang menjalani program “diet ekstrem”.
Matahari musnah dibungkus kabut asap, sementara perut bumi enggan memuntahkan air jernih. Fenomena iklim El Nino yang merundung kawasan Mimika selama dua bulan terakhir membuat tanaman hidroponik tak hanya kehausan, tetapi juga “kehilangan arah” tumbuh.
Agil, Penanggung Jawab Harif Hidroponik, tersenyum sembari menunjuk deretan pakcoy dan selada yang tumbuh tak seberapa. Menurutnya, musim kemarau kali ini telah memaksa sumur bor borongannya ikut-ikutan lesu. Debit air yang biasanya mengucur deras kini menyusut drastis.
Masalah tak berhenti pada urusan debit sumur. Air yang tersedot belakangan ini sering kali mengeruh. Tingkat keasaman (pH) dan konsentrasi pupuk (Parts Per Million/PPM) pun mendadak menjadi misteri yang sulit ditebak tanpa pemantauan ekstra.
Jika biasanya Agil dan kawan-kawan cukup mengecek kadar nutrisi sekali dalam sehari, kini mereka harus bolak-balik tiga kali sehari—pagi, siang, dan sore—demi memastikan tanaman tidak overdosis atau kekurangan gizi.
“Kalau pas apa ya, pupuk dicampurkan air yang sebelum-sebelumnya ini kita kayak gampanglah untuk ukur dia punya apa ya? PPM lah apa segala macam gitu. Kalau sekarang ini gampang berubah-rubah, jadi kita harus lebih sering pantau lagi, tidak kayak biasanya-biasanya,” tutur Agil.
Namun, di atas semua perkara air, musuh paling menjengkelkan musim ini adalah kabut asap. Langit muram tanpa paparan sinar matahari langsung membuat proses fotosintesis terhenti di tengah jalan. Dampaknya menggelitik sekaligus merugikan: sayuran menjadi kerdil, ringan, dan kurus kering.