“Kalau untuk 1 bulan ini ya, 2 bulan, ya? 2 bulan tuh. Karena asap ini kan hitungannya masih baru-baru. Jadi, kemarin kita masih alhamdulillah masih dapat, masih dapatlah, masih dapatlah, lancar. Cuman ini yang sudah kosong-kosong begini yang nanti sebentar ini lama lagi nih,” keluh Agil menutup perbincangan.
Di tengah cuaca yang belum bersahabat, para petani hidroponik di Wania kini hanya bisa menambah dosis kesabaran dan ekstra kerja keras, sembari berharap asap segera terhalau angin dan hujan kembali menyapa bumi Mimika. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Kalau untuk 1 bulan ini ya, 2 bulan, ya? 2 bulan tuh. Karena asap ini kan hitungannya masih baru-baru. Jadi, kemarin kita masih alhamdulillah masih dapat, masih dapatlah, masih dapatlah, lancar. Cuman ini yang sudah kosong-kosong begini yang nanti sebentar ini lama lagi nih,” keluh Agil menutup perbincangan.
Di tengah cuaca yang belum bersahabat, para petani hidroponik di Wania kini hanya bisa menambah dosis kesabaran dan ekstra kerja keras, sembari berharap asap segera terhalau angin dan hujan kembali menyapa bumi Mimika. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q