Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

Menjenguk  Korban Kebakaran di Posko Pengungsian Kelurahan Mandala

Tiga hari pasca kebakaran hebat yang melanda pemukiman warga di Kelurahan Mandala,  para korban sementara bertahan di Posko pengungsian. Lantas seperti apa kondisi di Posko pengungsian dan aktifitas para korban ?

Laporan: Karolus Daot_Jayapura

Tiga hari telah berlalu sejak api melalap ratusan rumah warga di RT 07 dan RT 02/RW 01, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (31/8). Namun, bagi para korban, waktu seolah berhenti sejak kobaran api mengubah rumah dan segala kenangan di dalamnya menjadi puing-puing.

  Di lokasi bekas kebakaran, Rabu (2/9), belum terlihat aktivitas berarti untuk membersihkan sisa-sisa bangunan. Sebagian besar warga masih berada di tenda-tenda pengungsian yang disiapkan Pemerintah Kota Jayapura di kawasan Lapangan Mandala.

Baca Juga :  DPRK Sebut TPU Buper Milik Sah Pemkot

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak duduk termenung, memandang kawasan yang sebelumnya menjadi permukiman padat.

   Kini hanya beberapa rumah yang masih berdiri. Selebihnya tinggal puing-puing kayu, seng, dan berbagai material bangunan yang hangus terbakar.

  Di tengah suasana duka itu, kehidupan perlahan mulai bergerak. Anak-anak terlihat berlarian di sekitar lokasi, sebagian mencari besi tua di antara puing-puing. Di sisi lain, warga mulai bergotong royong melakukan renovasi terhadap Masjid Al Rahman yang turut terdampak kebakaran.

  Sementara di posko pengungsian, aktivitas justru semakin ramai. Bantuan datang silih berganti. Pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, paguyuban, komunitas, hingga para dermawan secara pribadi berdatangan membawa berbagai kebutuhan korban.

Baca Juga :  Administrasi Belum Beres, MBG di Sejumlah Sekolah Dihentikan

Menjenguk  Korban Kebakaran di Posko Pengungsian Kelurahan Mandala

Tiga hari pasca kebakaran hebat yang melanda pemukiman warga di Kelurahan Mandala,  para korban sementara bertahan di Posko pengungsian. Lantas seperti apa kondisi di Posko pengungsian dan aktifitas para korban ?

Laporan: Karolus Daot_Jayapura

Tiga hari telah berlalu sejak api melalap ratusan rumah warga di RT 07 dan RT 02/RW 01, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Senin (31/8). Namun, bagi para korban, waktu seolah berhenti sejak kobaran api mengubah rumah dan segala kenangan di dalamnya menjadi puing-puing.

  Di lokasi bekas kebakaran, Rabu (2/9), belum terlihat aktivitas berarti untuk membersihkan sisa-sisa bangunan. Sebagian besar warga masih berada di tenda-tenda pengungsian yang disiapkan Pemerintah Kota Jayapura di kawasan Lapangan Mandala.

Baca Juga :  Inspektorat Kota Jayapura Gelar Sosialisasi SPIP dan Bimtek Siswaskeudes

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak duduk termenung, memandang kawasan yang sebelumnya menjadi permukiman padat.

   Kini hanya beberapa rumah yang masih berdiri. Selebihnya tinggal puing-puing kayu, seng, dan berbagai material bangunan yang hangus terbakar.

  Di tengah suasana duka itu, kehidupan perlahan mulai bergerak. Anak-anak terlihat berlarian di sekitar lokasi, sebagian mencari besi tua di antara puing-puing. Di sisi lain, warga mulai bergotong royong melakukan renovasi terhadap Masjid Al Rahman yang turut terdampak kebakaran.

  Sementara di posko pengungsian, aktivitas justru semakin ramai. Bantuan datang silih berganti. Pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, paguyuban, komunitas, hingga para dermawan secara pribadi berdatangan membawa berbagai kebutuhan korban.

Baca Juga :  Administrasi Belum Beres, MBG di Sejumlah Sekolah Dihentikan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya