Sementara itu, Kepala Seksi Bencana Alam dan Sosial Kota Jayapura, Muhammad Sahrul, mengatakan hingga hari ketiga pascakebakaran, pihaknya masih melakukan pendataan korban.
Data sementara yang telah dihimpun mencapai 917 jiwa yang tersebar di 15 titik tenda pengungsian. Namun angka tersebut belum menjadi jumlah final karena masih terdapat korban yang belum melaporkan diri. “Kalau keseluruhan memang belum semua karena masih kita hitung,” jelas Sahrul.
Menurutnya, sebagian korban memilih tinggal sementara bersama keluarga atau mencari tempat lain sehingga tidak seluruhnya berada di tenda pengungsian. “Artinya, ternyata masih banyak korban yang belum melaporkan diri. Kita juga tidak bisa menjangkau karena mereka ternyata di luar tenda,” katanya.
Karena itu, Pemerintah Kota Jayapura meminta warga yang merasa menjadi korban namun belum terdata agar segera melapor ke posko induk di belakang Stadion Mandala.
Pendataan tersebut penting bukan hanya untuk mengetahui jumlah korban secara pasti, tetapi juga untuk memastikan kebutuhan dasar maupun pelayanan administrasi dan dokumen pribadi para korban dapat ditangani. “Supaya kita tahu betul berapa banyak jumlah keseluruhan yang kita punya,” ujarnya.
Untuk kebutuhan sanitasi, pemerintah juga telah membuka fasilitas kamar mandi di Stadion Mandala bagi para pengungsi. “Sebanyak 12 kamar mandi disiapkan untuk digunakan korban kebakaran. Sempat terkendala persoalan air dan kebersihan, fasilitas tersebut kemudian diperbaiki sehingga pada Rabu (2/9) sudah dapat kembali digunakan,” tutupnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q