Keluarga Pelaku dan Korban Sepakat Serahkan ke Polisi

Sebelumnya, situasi di Kota Agats sempat memanas setelah terjadi pembunuhan terhadap seorang anak berinisial EP pada Senin (21/9). Peristiwa tersebut kemudian memicu aksi main hakim sendiri yang dilakukan pihak kerabat korban terhadap dua orang yang diduga sebagai pelaku.

Pada lokasi pertama, yakni di kawasan Pasar Mama-mama Cemnes, seorang terduga pelaku berinisial JH dianiaya oleh kerabat korban hingga tidak sadarkan diri. JH sempat diduga telah meninggal dunia. Namun, terduga pelaku tersebut kemudian sadar dan meminta pertolongan untuk dievakuasi ke RSUD Agats guna mendapatkan perawatan medis.

Situasi kembali memanas setelah kerabat korban mengetahui bahwa JH masih hidup dan tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Massa kemudian mendatangi RSUD Agats. Kapolres Asmat AKBP Wahyu Basuki bersama personel Polres Asmat berupaya menghadang dan menghalau massa di sekitar rumah sakit. Namun, massa berhasil menerobos barikade petugas dan kembali terjadi penganiayaan terhadap JH. Dalam kejadian tersebut, JH akhirnya meninggal dunia pada pukul 12.55 WIT.

Baca Juga :  Di Abepura, Siang Hari Masih Ada Tumpukan Sampah

Sementara itu, pada lokasi kedua di Kompleks Pembuangan Sampah, anggota Polres Asmat yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi tidak menemukan keberadaan terduga pelaku kedua. Pasca-rangkaian kejadian tersebut, personel Polres Asmat kemudian disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan sekaligus menjaga situasi Kamtibmas di Kota Agats.

Sebelumnya, situasi di Kota Agats sempat memanas setelah terjadi pembunuhan terhadap seorang anak berinisial EP pada Senin (21/9). Peristiwa tersebut kemudian memicu aksi main hakim sendiri yang dilakukan pihak kerabat korban terhadap dua orang yang diduga sebagai pelaku.

Pada lokasi pertama, yakni di kawasan Pasar Mama-mama Cemnes, seorang terduga pelaku berinisial JH dianiaya oleh kerabat korban hingga tidak sadarkan diri. JH sempat diduga telah meninggal dunia. Namun, terduga pelaku tersebut kemudian sadar dan meminta pertolongan untuk dievakuasi ke RSUD Agats guna mendapatkan perawatan medis.

Situasi kembali memanas setelah kerabat korban mengetahui bahwa JH masih hidup dan tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Massa kemudian mendatangi RSUD Agats. Kapolres Asmat AKBP Wahyu Basuki bersama personel Polres Asmat berupaya menghadang dan menghalau massa di sekitar rumah sakit. Namun, massa berhasil menerobos barikade petugas dan kembali terjadi penganiayaan terhadap JH. Dalam kejadian tersebut, JH akhirnya meninggal dunia pada pukul 12.55 WIT.

Baca Juga :  Program Ruang Publik Masih Diminati Warga

Sementara itu, pada lokasi kedua di Kompleks Pembuangan Sampah, anggota Polres Asmat yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi tidak menemukan keberadaan terduga pelaku kedua. Pasca-rangkaian kejadian tersebut, personel Polres Asmat kemudian disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan sekaligus menjaga situasi Kamtibmas di Kota Agats.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya