Sebelumnya Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrick Maclarimboen menyatakan bahwa pihaknya masuk ke kawasan kampus setelah diminta oleh pihak kampus untuk menertibkan situasi terutama terkait bendera. Upaya persuasif sudah dilakukan lebih dulu namun saat akan diturunkan ternyata ada penolakan dan terjadi aksi saling dorong hingga personelnya dilempar.
Para pelaku diduga sudah menyiapkan semua situasi ini karena saat akan diturunkan ternyata muncul perlawanan dari mahasiswa yang ketika itu berada di ruangan-ruangan. Dan untuk menghindari situasi yang semakin tak terkendali akhirnya polisi menyemprotkan watercanon untuk membubarkan massa termasuk menembakkan gas air mata. Dari bentrok ini dijelaskan ada anggotanya yang terluka akibat lemparan batu. (rel/ade)
Sebelumnya Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrick Maclarimboen menyatakan bahwa pihaknya masuk ke kawasan kampus setelah diminta oleh pihak kampus untuk menertibkan situasi terutama terkait bendera. Upaya persuasif sudah dilakukan lebih dulu namun saat akan diturunkan ternyata ada penolakan dan terjadi aksi saling dorong hingga personelnya dilempar.
Para pelaku diduga sudah menyiapkan semua situasi ini karena saat akan diturunkan ternyata muncul perlawanan dari mahasiswa yang ketika itu berada di ruangan-ruangan. Dan untuk menghindari situasi yang semakin tak terkendali akhirnya polisi menyemprotkan watercanon untuk membubarkan massa termasuk menembakkan gas air mata. Dari bentrok ini dijelaskan ada anggotanya yang terluka akibat lemparan batu. (rel/ade)