Hal ini merupakan langkah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sarmi. "Sosialisasi ini menjadi upaya kita bersama untuk menjaga kamtibmas selama peringatan HUT RI ke-79. Kami berharap para penjual minuman keras dapat mematuhi larangan ini demi kebaikan bersama," ujar Kadistrik Sarmi.
Kapolsek menjelaskan kegiatan ini bertujuan menciptakan tali silaturahmi antar anggota kepolisian Polsek Nimbokrang dengan masyarakat setempat. Kapolsek Nimbokrang menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pembangunan musholla tersebut serta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kapolsek Merauke Kota AKP Teguh Prasetya, mengungkapkan bahwa kasus bermula sata korban Surwati dengan menggunakan sepeda motor dari rumahnya di Distrik Semangga menuju Pasar Wamanggu untuk menjual sayur-sayuran.
Kejadian itu terjadi pada Kamis, 11 Juli 2024 saat sepasang kekasih yang bertengkar hingga wanita yang merupakan pelaku berinisial AM menyiram bensin dan membakar kekasihnya yang sedang terbaring di tempat tidur.
AKP Matheus menjelaskan, Distrik Mimika Timur yang dulunya dikenal dengan tempat produksi minuman keras lokal kini sudah berhasil diberantas.
Kondisi dan situasi di kawasan itu baik siang ataupun malam tidak ditemukan lagi adanya orang-orang yang mengkonsumsi minuman keras.
Kapolsek Mimika Timur, AKP Matheus Tenggu Ate mengatakan, rumah yang dirusak itu merupakan milik anggota TNI yang kini sedang bertugas di NTT. Kata Matheus, terkait pengrusakan terhadap rumah anggota TNI tersebut kini dalam proses penyidikan. Pihaknya juga sudah memeriksa dua orang saksi.
“Kegiatan Gatiplin di Polsek Arso Kota dimana kami memeriksa identitas diri masing-masing personil, sikap tampang, dan senjata yang ada di mako Polres, ini untuk meningkatkan kedisiplinan anggota agar selalu tertib administrasi apa lagi sebagai anggota polri,” kata Ipda Ponidi.
Adapun langkah yang diambil polsek Heram, melakukan koordinasi dengan pemerintahan setempat, mulai dari RT, RW, hingga Lurah. Koordinasi ini dibangun untuk bersinergi menjaga wilayah Heram, dari tindakan kejahatan. Namun meski koodinasi itu berjalan masif, kenyataanya curanmor, curas dan mabuk tetap saja terus terjadi.
Bripka Agus Supriyo beserta anggota menyambangi masyarakat yang sedang beraktivitas di Kampung Pitewi, kemudian personel berbincang-bincang dan menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat.
Bripka Agus Supriyo beserta anggota menyambangi masyarakat yang sedang beraktivitas di Kampung Pitewi, kemudian personil berbincang-bincang serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Penyelidikan ini bertujuan memastikan bahwa kendaraan yang dilaporkan benar benar hilang, atau hanya sekedar modus karena faktor lain, seperti mungkin karena sepeda motor yang dilaporkan ini masih dalam proses kredit macet dengan pihak leasing. Namun kemudian ingin menghindari penagihan lalu dibuatkan laporan kehilangan.
Disini tim yang dipimpin Iptu Firmansyah Arifin berhasil menggagalkan masuknya barang haram tersebut melalui Kampung Mosso. Sebanyak 1 karung ukuran 15 Kg yang berisikan 45 plastik bening ukuran besar untuk mengemas daun kering atau ganja berhasil diamankan pihak kepolisian.
Kegiatan dimulai dengan sapaan hangat dari Aipda Desri Kendek kepada anak-anak didik yang sudah berkumpul di halaman Rumah Belajar Pijar. Setelah itu, anak-anak bersama-sama membersihkan bagian dalam Rumah Belajar dengan cara menyapu. Giat Gabus kemudian dimulai dengan doa bersama.
Dari tujuh orang yang kabur, polisi akhirnya berhasil menemukan tiga orang sehingga tersisa empat orang lagi. Terkait empat tahanan yang masih kabur, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Victor Mackbon meminta untuk para pelaku yang kabur untuk segera menyerahkan diri.
Razia Miras kali ini sasarannya di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai. Razia dipimpin langsung Kapolsek Naukenjerai Iptu J. Sitanggang. Alhasil, Polsek Naukenjerai berhasil mengamankan ratusan liter Miras lokal yag terdiri dari Miras lokal kurang lebih 240 liter baik Saguer maupun Sopi
Aksi dari kedua kubu ini, kata Kapolsek Heram Iptu Bernadus Yunus Ick, terjadi karena kesalapahaman informasi. Dimana awal mulanya salah satu sopir Maxim melepas stiker dari bodi mobilnya, lalu kirim foto itu ke whastapp group.
Jika dilihat dari rekaman CCTV yang menyebar di media social, para pelaku yang terbilang masih berusia muda ini, keluar dari ruang tahanan dengan cara membobol pintu sel bagian bawah kemudian satu persatu keluar.
Kapolsek beserta anggota telah mengunjungi 5 titik di Kampung Waropko, Distrik Waropko yaitu di area Lingkungan Pastoran, Lingkungan LMA, Lingkungan Kepala Kampung, Lingkungan Bamuskam dan Lingkungan Linmas.
Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Depapre Ipda Thomas M. Koimera mengatakan, dalam mediasi yang tengahi oleh Bhabinkamtibmas Aipda Arnold Nasendi, kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan permohonan maaf.
Dikatakan Polsek Heram mengungkapkan sepeda motor curian ini dalam 2 pekan terakhir, terhitung sejak 27 Mei 2024 lalu. Adapun 5 unit tersebut ditemukan di wilayah Hukum Polsek Heram. "Masingmasing kami temukan di area Buper Waena," kata Berry sapaan akara Kapolsek Heram.
Gerebek sampah ini dihadiri Sekda Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, Kapolsek Heram Iptu Bernadus Y. Ick, serta diikuti oleh Komunitas pecinta alam Kota Jayapura."Kegiatan diawali dengan bersih-bersih kali belakang jembatan expo, dilanjutkan dengan menyisir sampah di depan SMKN 8 Kelurahan Waena," jelas Kapolsek Heram Iptu Bernadus Yunus Ick.
Diketahui pemilik rumah menjadi korban adalah keluarga Robi Duwiri (66) dan keluarga Rumainum. Keduanya harus kehilangan tempat tinggalnya. Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon melalui Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda menjelaskan bahwa kejadian diketahui sekitar Pukul 19.30 WIT.
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda mengaku sedikit kesulitan dan pihaknya memerlukan waktu untuk mendeteksi kasus tersebut. Pihaknya menduga, kasus pembuangan bayi ini bisa disebabkan karena factor ekonomi maupun hubungan terlarang atau akibat pergaulan bebas.
Dikatakan, pembuatan minuman keras lokal Sopi tersebut sekarang ini dilakukan di dalam hutan hutan. Ini setelah pihak Polsek Onggaya terus melakukan penertiban Miras lokal tersebut akhir-akhir ini. Pabrik Sopi yang ditemukan tersebut harus melewti rawa-rawa dengan perjalanan antara 30-1 jam.
Si penemu bernama Ayub langsung melaporkan hal tersebut dan tak lama personel Polsek Jayapura Selatan tiba di lokasi kejadian. Janin bayi ini bisa dibilang sudah waktunya lahir, sebab seluruh anggota tubuhnya sudah lengkap.
Hal ini dilakukan sebagai upaya mengenalkan terhadap program program kerjanya ke depan. Selain itu, untuk menjalin hubungan yang harmonis, terutama dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah tersebut.
Kapolsek menerangkan, terduga pelaku MY dilaporkan oleh korbannya bernama Kasyanti warga Bucend II Entrop lantaran melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus menjual tanah milik MY kepada korban.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK melalui Kapolsek Kurik AKP Marlina Kaimu, S.Sos mengatakan, patroli yang ditingkatkan di lokasi berdampak banjir tersebut karena sebagian ternah dan barang-barang warga yang terdampak tidak ikut diungsikan pemiliknya.
Imam Gozali merupakan salah satu anggota Polri Polres Keerom yang bertugas di Polsek Skanto sekaligus bertatus sebagai Bhabinkamtibmas di Kampung Wiantre Arso 5. Ia setiap sore mengajar mengaji kepada 65 santri dan santriwati yang dimulai usai Salat Magrib hingga jelang Salat Isya.
Khusus di wilayah Abepura pihaknya melakukan patroli pada titik yang menjadi pusat kumpulnya para siswa yang melakukan Konvoi. Pihaknyapun tidak menemukan adanya pelanggaran, serta hal yang menganggu kamtibmas.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Jayapura Kota beserta jajarannya karena telah meningkatkatkan fasilitas kantor Polsek Heram, Kantor Polsek Muara Tami, Rumah Susun Polsek Muara Tami dan Mess Bujang Sanika Satyawada Polresta Jayapura Kota," ungkap Kapolda.
Kapolsek mengungkapkan, kasus predator anak ini terungkap saat seorang korbannya datang melaporkan kasus persetubuhan yang dilakukan pelaku MUA terhadap korban. Dari laporan tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus, sehingga tersangka telah mengaku sudah menyetubuhi 3 korbannya.
Kegiatan sambang dan silaturahmi terhadap warga dilaksanakan oleh Bripka Filemon V. Danya bersama dua rekannya dengan menyasar masyarakat Tor Atas yang berada di wilayah Sarmi.
Program Berbagi Kasih merupakan program unggulan Kapolsek Sota kepada masyarakat yang tidak mampu dengan memberi bantuan berupa Bantuan Sosial pemasangan meteran Listrik PLN Daya 900 kepada seorang warga dan ini menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat.
Kapolsek menjelaskan, pada Selasa pagi pihaknya telah memberikan ruang kepada kedua belah pihak untuk mediasi dan membahas terkait pembayaran denda adat tersebut yang sudah dinanti sejak beberapa tahun lalu. Pihak yang membayar kata Limbong sudah bersepakat untuk mengumpulkan dana.
"Personil curiga kemudian melakukan pemeriksaan di Pelabuhan Somel Sabir dan didapati miras jenis wiro sebanyak 168 botol yang di kemas kedalam 7 karton," ungkap Kapolres Mappi AKBP Yustinus S. Kadang melalui Kapolsek Nambai, Iptu Alim Abdulah.
Para-Para Numbay ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan membuat wadah komunikasi antara Polri dengan masyarakat guna menjaga kondusifitas keamanan menuju masyarakat yang cerdas dan sehat di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota.
Dalam aksinya DR memang seorang diri, namun dari motor yang berhasil dicurinya ini, ia biasa menjual kepada pelaku lainnya berinisial IN. Pemuda berusia 23 tahun ini ikut ditangkap karena berperan sebagai penadah motor yang disetor oleh DR.
Sebelumnya Akon menganiaya korban hingga babak belur dan pingsan. Kasus ini menjadi perhatian serius Polsek Jayapura Selatan dimana dari keterangan saksi dan rekaman CCTV, tidak menunggu lama pelaku akhirnya berhasil ditangkap tidak lebih dari 1 x 24 jam.
AT pertama kali ditemukan oleh saudaranya berinisial AP di salah satu kamar rumah sekira pukul 10.30 Wit. Korban yang tewas dengan cara mengenaskan ini sontak menghebohkan warga. Pasalnya, AP yang melihat pemandangan tersebut, langsung berteriak histeris sambil berlari keluar rumah.
Adapun perbuatan tersangka berinisial OR ini, bermula pada Kamis 08 Februari 2024 lalu, di Kompleks perumahan BTN atas Kanker Distrik Abepura, tepatnya di Asrama Imeko, tersangka mengonsumsi minuman keras (Miras) bersama korban Nikolaus Adolof.
Keempatnya biasa melakukan aksi curas sambil menggunakan topeng. Untuk kronologis penangkapannya bermula pada 30 Maret sekira pukul 19.30 WIT dimana saat itu ada sepasang kekasih sedang pacaran di sekitar lokasi Km 12 dan pelaku BT bersama rekan – rekannya mendekat.
Ini merupakan hasil penyelidikan atas laporan korban bernama Hanisa (23) melaporkan jika ia menjadi korban jambret. Kejadian ini terjadi Senin malam sekira pukul 21.00 WIT dimana tasnya dirampas oleh pelaku bersama rekannya saat berada di atas motor.
Itu dilakukan di depan Mako Polsek Jayapura Utara dan dipimpin langsung Kapolsek AKP Jan Victor Makanuay. Didampingi para kanit dan personel Polsek, turut serta para istri yang tergabung dalam organisasi Bhayangkari Ranting Jayapura Utara dengan membagikan sebanyak 100 paket takjil kepada masyarakat.
Ini berkaitan dengan penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada siswa-siswi kelas XII tentang proses penerimaan anggota Polri serta persyaratan yang diperlukan.
Ini sekaligus untuk mengetahui keadaan dan situasi di setiap wilayah Polsek. Kompol Irianto menyatakan sebagai pimpinan Kapolres yang baru perlu melakukan tatap muka ke setiap Polsek untuk mengetahui keadaan dan situasi kamtibmas di wilayah Polsek tersebut.
Hanya saja di bulan ramadan ini, pengamanannya semakim ditingkatkan. Hal itu bertujuan memberikan jaminan agar situasi jelang lebaran situasi terpantau kondusif. Dengan begitu umat Islam dapat merayakan hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, dengan aman dan nyaman.
Perempuan asli Papua asal Kabupaten Mappi ini mengungkapkan, kolaborasi dalam menyelidiki kasus tersebut karena sampai saat ini belum terungkap siapa pelaku pembunuhan terhadap korban. Selama ini, sebanyak 5 orang telah dimintai keterangan sebagai saksi yang semuanya dari keluarga korban.
Lalu jauh sebelum RM diamankan ML telah lebih dulu kabur sehingga dikeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi masih membangun koordinasi dengan pihak kepolisian di Papua Barat menyusul domisili ML diketahui dari Papua Barat.
RM dibekuk di kos kosannya di seputaran Pasar Hamadi Distrik Jayapura Selatan. Kapolresta Jayapura Kombes Pol Victor D Mackbon mengatakan, penangkapan ini berawal saat Polsek Jayapura Selatan mendapat laporan pada 24 Februari 2024 bahwa ada seorang warga PNG berinisial RM memiliki senjata api rakitan beserta amunisi.
Penyebabnya sendiri masih dipicu karena minuman keras. Karena itulah, pria yang baru diberi tanggungjawab menjadi Kapolsek Japsel ini tengah mencoba mencari terobosan untuk menekan bentuk gangguan Kamtibmas maupun tindak pidana yang disebabkan karena minuman keras.
Saat tiba di TKP keduanya langsung masuk ke Kafe, tanpa mengunci stang motor. Tidak berselang lama saat korban bersama temannya di dalam Kafe, tersangka datang dari arah Uncen menuju Kotaraja.
Kapolresta Kota Jayapura Kombes Pol Victor D. Mackbon mengatakan, pergantian jabatan Kapolsek Jayapura Selatan tersebut merupakan suatu momen yang cukup penting dalam proses pembinaan karier yang bertujuan agar dinamika organisasi dalam manajerial bisa terus berlanjut demi kepentingan organiasi.
Kapolsek Abepura AKP. Soeparmanto mengatakan pengungkapan ODGJ tersebut berawal adanya laporan warga yang ada di Pasar Youtefa Abepura. Dimana warga setempat menemukan seorang pria tanpa identitas dalam keadaan tak berdaya. Ia (Korban) diduga dianiaya OTK, hingga usus perutnya keluar.
Kapolsek Abepura AKP. Soeparmanto mengatakan penyerahan tersangka karena berkas perkara telah lengkap atau P21. Adapun tindak pidana penganiayaan tersebut terjadi di Kompleks perkebunan Kotaraja Kelurahan Wahno Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Sabtu 13 Januari 2024 lalu.
Kapolsek Wamena Kota AKP Najamuddin, S.Sos, SH menyatakan bahwa kedua tersangka diamankan pada tanggal 06 November 2023 dengan kasus pembuatan dan penjualan minuman keras lokal jenis Cap tikus (CT) di Jalan JB Wenas Wamena.
Soeparmanto mengatakan laka maut tersebut memberikan warning bagi pengguna jalan yang lain, berkendara wajib menggunakan helm, serta patuh dengan aturan lalu lintas, sehingga tidak berdampak fatal, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
Kapolsek Abepura, AKP. Seoparmanto mengatakan pengembalian sepeda motor bentuk langkah tegas polsek Abepura membantu masyarakat. "Tidak lihat barang buktinya apa jangankan sepeda motor, handphone pun kita tindak, kalau ada aduan kehilangan," kata Soepamanto.
Bermula tersangka JY dengan korban Yohana Ester bertemu di TKP. Sampai di TKP pelaku yang ketika itu dalam pengaruh minuman keras (Miras) tiba-tiba menganiaya korban menggunakan botol minuman keras jenis bronson. "Tersangka memukul korban menggunakan botol minuman, selain itu tersangka juga mendorong korban ke dalam got," kata Kapolsek.
Kapolsek Abepura AKP. Soeparmanto menyampaikan pihaknya telah menindaklanjuti instruksi Wali Kota Jayapura terkait larang/pembatasan penjualan minuman keras (Miras) selama Pemilu.
Sebuah kejadian lucu dan menarik dalam dunia kriminal terjadi di Jayapura akibat mengkonsumsi miras kemudian melakukan pencurian. Kasus yang terbilang sangat jarang itu kini ditangani pihak Kejaksaan Negeri Jayapura usai perkaranya dilimpahkan oleh Polsek Jayapura Utara.
Penggerebekan dipimpin langsung Pjs Kapolsek Kota AKP Thomas Lakay dengan melibatkan sejumlah anggotanya. Dari penggerebekan di 2 tempat tersebut, satu pembuat berinisial JT langsung digelandang ke Mapolsek Kota Merauke. Sedangkan pembuat Sopi di lokasi lainnya berhasil melarikan diri.
Kapolsek Abepura, AKP.Soeparmanto mengatakan pengungkapan dan pengembangan kegiatan jual beli sepeda motor tersebut berawal adanya laporan dari warga bahwa adanya aksi jual beli sepeda motor bodong di market place facebook.
Soeparmanto menambahkan setelah diperiksa pihak Rumah Sakit Abepura, Jenazah Korban langsung dikembalikan ke pihak keluarga. “Pasca kejadian pihak keluarga langsung mendatangi rumah sakit, dan membawa pulang jenazah," bebernya.
Selain pengamanan Pemilu fokus Polsek Abepura saat ini razia alat tajam (Sajam) dan juga barang-barang terlarang lainnya seperti narkoba, pihaknya juga melakukan razia knalpot racing. Dimana hal itu menjadi atensi khusus, baik dari pemerintah kota tapi juga aparat Kepolisian Republik indoensia (Polri)
"Kegiatan ini dalam rangka menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas mewujudkan situasi dan kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif," Ujarnya.
Pasalnya, patroli tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan Harkamtibmas, dengan tujuan untuk menampung segala informasi kamtibmas, isu-isu yang beredar maupun masukan dari masyarakat.
Soeparmanto mengatakan acara malam tutup tahun 2023 kali ini di wilayah Abepura sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dimana suasananya relatif sepi. Diapun mengakui bahwa hal ini terjadi karena imbas dari aksi anarkis masa pengarak jenazah LE baru baru ini.
Kapolsek mengaku belum diketahui kerugian dan jumlah keseluruhan kios yang terbakar, sebab saat ini aparat kepolisan sedang dalam proses penyelidikan dan pendataan. "Kami saat ini masih fokus pengamanan, atas insiden perarakan jenazah," katanya.
Kapolsek Wamena Kota AKP Najamuddin, S.Sos, SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penganiayaan tersebut dan mengatakan bahwa korban Rahmatul IFA (28) saat ini masih dirawat di RSUD Wamena dengan luka tusuk di bagian dada dan punggung sebelah kiri.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.IK mengungkapkan bahwa pelaksanaan ibadah perayaan natal di Kabupaten Jayawijaya berjalan aman dan kondusif, Senin (25/12) siang. Dalam pengamanan rangkaian kegiatan perayaan natal mulai dari malam kudus hingga perayaan natal
Walaupun demikian, pihaknya mengaku selama natal kemarin polsek Abepura melakukan patroki dan pengetatan pengawasan disetiap gereja. Serta mengurai kemacetan disetiap titik pusat kemacetan di wilayah Abepura.
Dengan begitu, masyarakat Kota Jayapura, khususnya umat kristen, dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan tentunya kondusif. "Kami imbau kepada masyarakat, sama sama menjaga keamanan di masing-masing wilayah, terutama malam natal, sehingga umat kristen bisa melaksanakan ibadah natal dengan aman," ajaknya.
Setelah terduga pelaku pencurian berada diluar Polsek Tigi, lanjut Kompol Made, masyarakat datang semakin banyak dan melakukan penyerangan ke Mapolsek Tigi dengan melempar batu dari luar pagar. Aksi tersebut mengakibatkan pecahnya kaca dan satu pintu Mapolsek.
“Untuk motor Honda CRF dilaporkan pemilik hilang saat diparkir di halaman rumahnya di Jalan Kesehatan, Distrik Abepura tanggal 5 Oktober 2023 sekira pukul 23.30 WIT. Dari laporan itu, kami melakukan penyelidikan dan akhirnya motor milik korban berhasil ditemukan. Motor tersebut sudah kami kembalikan kepada pemiliknya, Minggu (17/12),” ungkap Kapolsek AKP. Soeparmanto, Senin (18/12).
Razia minuman keras ini dilakukan mulai pukul 10.00 sampai sore harinya dengan melibatkan Kepala Kampung Bokem, Babinsa Kampung bokem dan tokoh masyarakat setempat.
Kapolsek Abepura, AKP. Soeparmanto menyampaikan pihaknya akan memberikan surat himbauan kepada setiap pelaku usaha minuman keras dan penjual petasan, juga tempat lokalisasi yang ada di wilayah hukum polsek Abepura.
Kapolsek Abepura, AKP. Soeparmanto menyampaikan sebelumnya, 6 Desember 2023 lalu, RA mendatangi Polsek Abepura membuat laporan kehilangan. Dimana RA tidak sengaja menghilangkan Handhpone milik Korban KA.
"Kanit binmas menyampaikan pesan agar warga masyarakat tetap menjaga kerukunan baik antar warga maupun menjaga toleransi beragama, saling hormat menghormati dan menghargai antar pemeluk agama masing masing, supaya dapat hidup rukun dan warga merasa aman dan nyaman dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.