Yang bersangkutan ditangkap oleh tim Opsnal Polsek Mimika Baru bekerja sama dengan tim Buser Polres Mimika pada Sabtu (12/7/2025) sekira pukul 02.00 WIT dini hari di Jalan C Heatubun seputaran Kantor Kelurahan Kwamki Bar
"Kami harap kerja sama dengan polisi dapat membuat masyarakat sadar hukum, agar setiap orang yang terbiasa mengkonsumsi miras, tidak lagi berkeliaran atau membuat keributan dan mengganggu masyarakat umum," terangnya.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Muh Lalang, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu, 29 Juni 2025, sekitar pukul 10.00 WIT, di sebuah ba
Tersangka GR diduga melakukan tindak pidana tersebut dengan cara melempar mobil menggunakan sebuah botol kaca depan mobil Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera melakukan penyisiran ke sejumlah titik rawan pencurian, termasuk Perumnas III hingga ke Jalan Buper Waena. Hasilnya, sepeda motor korban berhasil ditemukan terparkir di pi
Polsek Kemtuk Gresi, AIPTU Solekan Hidayat menjelaskan dalam pelaksanaan kegiatan ini, para petani bersama jajaran kepolisian melakukan penggemburan lahan sebagai langkah awal meningkatkan kualitas unsur hara tanah.
Data dari lokasi kebakaran pertama terdapat tiga unit rumah yang terbakar yakni milik Wa Ode Mini (45), Junaidi (47) dan Juber Sitorus. Disebut kebakaran hebat lantaran api membumbung tinggi ke langit dan bisa terlihat d
Ia diyakini hendak meninggalkan Kota Jayapura dengan menumpangi Kapal KM. Dorolonda. Dugaan sementara pelaku adalah karyawan korban. Saat diamankan terduga pelaku berinsial AS (39) tak sendiri. Ia bersama seorang wanita
Kapolsek mengatakan, setelah menerima laporan, pohaknya menyelidiki keberadaan pelaku berdasarkan ciri-ciri yang dibeberkan korban. Anggota kepolisian yang bertugas pada hari itu pun bergerak cepat untuk melakukan penang
Korban diketahui bernama Amril Sidik (29). Ia merupakan seorang guru di SMP 9. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh ayah kandungnya Abdullah (57). Polisi saat ini tengah menelusuri dugaan pelaku yang diperkirakan ora
Keluhan atas kurangnya penerangan di wilayah hukumnya itu, kata Kapolsek Yunus, sudah disampaikan warga sekitar yang khawatir terhadap serangkaian tindakan kriminal yang terjadi dalam kondisi gelap gulita.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, melalui Kapolsek Web Ipda Berlin Tjo’e menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam memperingati Hari Bhaya
Menurutnya, banyaknya tindakan kriminal di wilayah Heram terjadi dikarenakan banyak faktor diantaranya minimnya kamera pemantau dan penerangan jalan sehingga mempermudahkan para pelaku untuk melancarkan aksinya.
"Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Polsek Abepura langsung melakukan penyelidikan intensif. Setelah melalui proses pengintaian, tim akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan pelaku di sebuah kamar kos tempat
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Sentani Barat Iptu Musa Ayakeding menjelaskan diharapkan agar orang tua memperkuat pengawasan keberadaan anak-anak dan anak remaja diatas jam 10 malam agar
SPKT Regu I Aiptu Chamdun dan Anggota piket Polsek Nimboran mengajak masyarakat untuk tetap menjaga Kamtibmas di lingkungan mereka dan tidak mudah terprovokasi dengan ajakan atau bujukan seseorang yang dapat menggangg
Kanit Binmas Iptu I Made Aribawa mengatakan, pertemuan bersama tokoh masyarakat ini dilakukan untuk menyikapi perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah hukum Polsek Mimika Baru.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lapangna, ratusan Driver Maxim tersebut berkumpul di dua titik, yakni di Polsek Abepura sebagai titik untuk mediasi dan di Jalan Baru depan Lapangan Tembak. Aksi ini sebagai bentuk
"Pada dasarnya situasi aman terkendali, arus lalin berjalan seperti biasa aman lancar, khusus wilayah Abe sampai saat ini masih belum terlihat ada massa, situasi aman lancar dan terkendali," Kata Kapolsek Abepura Kompo
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda menjelaskan bahwa penyerahan tersangka dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21 oleh pihak kejaksaan. "Berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P21," ungkap K
Selanjutnya, untuk mengantisipasi aksi susulan, Kapolsek Mimika Baru, AKP Putut Yudha Pratama mengatakan bahwa anggota Polsek Mimika Baru, Bripka Herman langsung mengambil langkah dengan melakukan mediasi yang diikuti ol
“Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian bersama warga. Pencarian diperkuat oleh Tim SAR gabungan dari Polres Keerom, Ba- sarnas, BPBD, dan TNI. Korban ditemukan sejauh tiga kilomete
Kapolres Keerom, AKBP Astoto Budi melalui Kapolsek Arso Timur, Ipda Yohanis Yeremias Saumen, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat mengenai sebuah kendaraan pickup yang dicu- rigai me
Kasus tersebut diselesaikan setelah polisi berhasil mempertemukan kedua belah pihak baik korban maupun para pelaku guna menjalani proses penyelesaian hukum dengan jalur restorative justice.
“Hal ini kami lakukan sebagai langkah awal menekan ancaman gangguan Kamtibmas khususnya terkait maraknya penjualan minuman keras lokal jenis sopi di wilkum Polsek Mimika Baru,” jelas Kapolsek dalam keterangan tertulisnya
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Kapolsek Tanah Miring Iptu Darminto, mengatakan bahwa pihaknya dibantu Danpos Ramis Tanah Miring dan Babinsa Kampung Isano Mbias telah mengamankan para pelaku tawuran
Bahkan mesin mobil yang selama ini jarang terlepas justru berpisah dengan rangka. Bagian atap hingga bagian depan juga penyok tak beraturan. Kecelakaan itu diawal diprediksi akan menelan banyak korban jiwa mengingat kond
Dia menjelaskan, rincian pengamanan dilakukan di 9 gereja yang ada di Heram. Strategi pengamanan dengan melakukan Patroli keliling sebelum dan sesudah ibadah. Penjagaan titik-titik strategis di sekitar gereja. Koordinasi
Dalam Laporannya, personil Polsek Kurik tersebut menjelaskan bahwa korban sudah masuk ke hutan sejak tanggal 15 April lalu namun tidak kunjung kembali. Pihak setempat telah melakukan upaya pencarian sejak hari itu namun
Kegiatan pemantauan itu berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIT ini, bertujuan untuk mengkoordinasikan rute, jumlah peserta, serta langkah pengamanan bagi umat Nasrani yang akan melaksanakan tradisi pawai obor dalam
“Untuk yang pengeroyokan itu karena lebih dari satu pelakunya kita berhasil mengamankan satu pelaku, ada dua pelaku lagi yang belum diamankan, total ada tiga. Yang satu itu sudah diamankan di Polsek Miru, inisialnya PM,”
“Pelimpahan tersangka dan barang bukti ini dilakukan setelah mendapat surat tembusan dari Kepala Kejaksaan Negeri Mimika No : B- 410 / R.1.19/ Eoh.1/04/2025, tanggal 10 April 2025, tentang pemberitahuan hasil penyidikan
Kegiatan panen raya ini dilaksanakan pada Kamis (10/4) lalu, dihadiri oleh Wakapolres Jayapura Kompol Zakarias Siriyey, S.Sos, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayapura Dra. Delila Giay, M.Si, Kabid Tanaman Pangan, Lura
“Pencurian itu kan terjadi, ada yang direncanakan dan memang dia niat mencuri tetapi ada yang tidak direncanakan. Yang tidak direncanakan itu terjadi karena ada kesempatan, kesempatan itu misalnya pemilik kendaraan la
Kegiatan panen raya berlangsung di lahan perkebunan jagung milik kelompok tani setempat. Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolsek Kaureh IPTU Gunadi, Waka Polsek IPDA Amos Latonglo, S.H., Ketua Bhayangkari Ranting Kaure
Operasi pengamanan selama Ramadan dan lebaran di Heram, yang diberi nama sandi Operasi Ketupat Damai Cartenz telah selesai dilaksanakan. Kapolsek Heram, AKP Yunus Ick mengatakan, operasi pengamanan Cartens 2025 dilaksana
Kasatlantas Polsek Abepura Ipda Adit mengungkapkan, situasi arus lalulintas pasca lebaran dan mulai masuk liburan, di wilayah abepura tampak landai. Selain itu titik kemacetan negatif. Adapun beberapa titik kemacetan
Menurutnya, situasi ini terjalin berkat adanya kerjasama masyarakat dan aparat keamanan selama ini. Di mana masyarakat juga terlibat dan aktif untuk menjaga Kamtibmas di wilayah hukumnya itu. Selain itu kata dia polis
Pantauan media ini, Kompol Hermanto tiba di Polsek Mimika Baru sekitar pukul 10.40 WIT. Setibanya di Polsek Mimika Baru, Kompol Hermanto langsung disambut oleh Kapolsek Mimika Baru, AKP Putut Yudha Pratama beserta jajara
Pabrik miras yang berada disebuah kebun pisang milik masyarakat di kampung Kuler, Distrik Naukenjerai tersebut terbongkar berkat informasi dari masyakarat dengan sukarela memberitahukan kepada petugas karena sudah jenuh dengan adanya orang mabuk yang sering mengganggu ketertiban di kampung.
Iptu Leonard menjelaskan, giat pengamanan ini dilakukan berdasarkan jadwal kapal dimana KM Sirimau yang datang dari pelabuhan asal Tual tiba di Pelabuhan Poumako Timika sekira pukul 03.00 WIT.
Kapolsek Mimika Baru, AKP Putut Yudha Pratama menjelaskan, AH ditangkap atas tindakan kekerasan yang dilakukannya hingga menyebabkan korban mengalami luka parah dan harus dirawat di rumah sakit. Ia mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu 15 Maret 2025 sekitar pukul 21.05 WIT.
Dalam kunjungannya, IPDA Nikodemus Kencem menyapa para pedagang dan warga yang sedang berbelanja, serta berbincang mengenai berbagai isu terkait keamanan dan ketertiban di sekitar pasar.
Lebih lanjut diungkapkan bahwa pada Januari 2025 lalu pihaknya mendapat laporan dari Abdul Rauf yang melaporkan bahwa MH bersama empat orang pria lainnya, yang diketahui memiliki inisial SA, AT, IW, dan SW, telah melakukan pencurian dengan kekerasan. Akibatnya korban bernama Mastang mengalami luka berat.
Meski tidak menyebutkan angka pastinya, namun masalah mabuk minuman keras ini masih yang tertinggi di Waena. Mabuk ini kemudian menimbulkan palak, dan tindak kriminalitas lainnya. Karena itu, kata dia, setiap ada laporan orang mabuk, pihaknya langsung mendatangi TKP dan mengamankan, agar tidak berimbas pada tindakan kriminal.
Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan itu secara ekonomi masyarakat memiliki pendapatan tetap. Dari situ pula mereka tidak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga tentunya yang bergizi.
Sampai saat ini, pihaknya masih belum mendapatkan surat edaran Walikota Jayapura yang mengatur tentang waktu operasional dan kegiatan tempat-tempat usaha, termasuk tempat hiburan malam dan tempat-tempat penjualan minuman keras atau hal-hal lainya yang diatur dalam surat edaran Walikota Jayapura.
Dia mengatakan dari belasan laporan itu sebagiannya sudah ditindaklanjuti dan ada beberapa diantaranya sudah ditemukan dan diserahkan kembali kepada pemiliknya. Selain itu, pihaknya juga berhasil mengungkap kasus kehilangan sepeda motor yang dilaporkan di wilayah Polsek atau Polres lainnya.
Kedua tersangka tersebut berinisial JE (24) yang terlibat dalam kasus pembunuhan di Kampung Tiba Tiba pada malam pergantian tahun 2025 kemarin dan YW (26) yang terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan pada pertengahan Januari 2025 lalu.
Wakapolsek Sentani Kota, AKP Hary Wicahya menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara kepolisian dengan masyarakat, terutama bagi para pengendara yang masih berada di jalan menjelang waktu berbuka puasa.
Seperti diketahui sidang putusan MK mengenai gugatan Pilkada Papua akan kembali dilanjutkan pada, 24 Februari 2025 mendatang. Untuk itu khusus untuk wilayah Abepura dan sekitarnya Polresta Jayapura menyiapkan sebanyak 135 personel. Jumlah tersebut diketahui gabungan dari Anggota personel Polresta Jayapura Kota, Polsek, Anggota Brimob dan Polairud.
Menurut laporan yang diterima pihak Kepolisian Sektor Mimika Baru (Polsek Miru) bahwa karena dibobol, seperangkat komputer di kantor Lurah Kebun Sirih tersebut yang terdiri dari monitor, CPU serta mesin printer raib.
Kapolsek Jayapura Selatan, AKP Beddu Rachman, mengungkapkan penangkapan pelaku ini dilakukan berdasarkan laporan korban pasca kejadian. Kasus ini bermula saat korban, Celvin, bersama istri dan anaknya sedang dalam perjalanan dari rumahnya di Kotaraja menuju Polimak. Saat melintas di lokasi kejadian, pelaku datang dari arah belakang dan mencoba merampas tas milik istri korban.
Berdasarkan keterangan dari kerabat korban Ronal (29) kepada Cenderawasih Pos yang mengatakan bahwa sebelum korban dinyatakan meninggal dunia di dalam kontrakannya. Ia diketahui terkena sakit malaria dan asam lambungnya kambuh.
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, menjelaskan, penyerahan tersebut berdasarkan hasil penyidikan. Adapun penyidikan juga didasari dengan laporan polisi Nomor: LP/790/2024/Papua/Resta Jayapura Kota/Polsek Abepura, yang dilayangkan oleh terlapor Mark pada 5 Oktober 2024.
Kapolsek mengatakan, berdasarkan keterangan bahwa saat tiba di lokasi pengemudi roda empat terkejut melihat ada masyarakat yang membawa panah. Karena panik, pengemudi secara tiba-tiba langsung memutar mobil diduga dengan terburu-buru sehingga korban terjatuh dari bak mobil.
Namun, selanjutnya pada tanggal 10 Januari 2025 sekitar pukul 12.00 WIT, KF menerima informasi dari seseorang yang masih merupakan anggota keluarganya berinisial YW. Kata dia, meninggalnya BF bukan karena terjatuh dari jembatan gantung, namun diduga dianiaya oleh seseorang berinisial HP.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, sejumlah mama-mama di Kampung Nafri Distrik Abepura ini, melakukan pemalangan jalan umum dengan menggunakan balok kayu dan meletakan pecahan botol bekas minuman di lokasi pemalangan. Aksi pemalangan juga diwarnai pembakaran ban di pertengahan jalan kampung tersebut, sehingga mengakibatkan aktifitas di ruas jalan tersebut terhambat.
Kapolsek Heram, AKP Bernadus Yunus Ick, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi melalui media sosial mengenai rencana kegiatan tersebut. Polsek Heram bergerak cepat untuk memastikan acara tidak berlangsung.
Kapolsek KPL Jayapura Kota, AKP Rischard H.L Rumboy, menjelaskan bahwa AK ditangkap pada Oktober 2024 atas dugaan penyalahgunaan narkotika. Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/2/X/2024/SPKT.UNIT RESKRIM/Sek KPL Jayapura/Resta. Jpr Kota/Polda Papua tertanggal 21 Oktober 2024.
Kapolsek menyebutkan dari jumlah tersebut, empat diantaranya berinisial, AF, RF, FF dan CA. Keempatnya merupakan pelaku utama dalam aksi tersebut. Kata Kapolsek, tujuh orang terduga pelaku tersebut sebelumnya mangkir ketika dipanggil penyidik. "Sebelumnya kita lakukan pemangilan terhadap terduga pelaku ini tetapi tidak datang, kemudian kita lakukan pemangilan lagi akhirnya datang," jelas Kapolsek.
Yono menjelaskan, bukan tanpa alasan dirinya belum membayarkan angsuran itu, karena pada tahun yang sama dirinya mengalami musibah kecelakaan yang mengakibatkan dirinya tidak bisa bekerja karena patah tulang belakang (punggung) dan kaki mengalami luka yang cukup serius.
Setidaknya ada dua unit sepeda motor yang berhasil diamankan pada saat patroli yang dilakukan oleh anggotanya itu. Dimana setelah mengamankan KLX 150 tanpa plat motor, pihaknya juga melanjutkan kegiatan patroli di sepanjang jalan Perumnas 2 dan melihat satu unit sepeda motor Honda CRF warna hitam berboncengan 3 orang melintas ke arah rumah sakit Dian Harapan.
Sepeda motor milik Pelapor atas nama Kenneth itu ditemui di Kampung Moso, Distrik Muara Tami, pada selasa pagi. "Bahkan tidak hanya sepeda motor, kami juga berhasil membekuk terduga pelaku pencuran sepeda motor tersebut berinisial PM di TKP," ujarnya melalui rillis tertulis, Selasa (14/1).
Dari tangan pelaku Tim Gabungan tersebut menyita barang bukti berupa satu buah alat tajam jenis parang yang diduga digunakan pelaku saat melakukan aksinya. "Saat diamankan pelaku tidak berkutik," ungkap Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor D. Mackbon melalui Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda, melalui rillis tertulisnya Selasa (14/1).
Kapolsek KPL Jayapura Kota AKP Rischard H.L Rumboy mengatakan BB yang dimusnahkan itu merupakan hasil tangkapan dari tersangka MY (39) di area Pelabuhan Jayapura, November 2024.
“Berdasarkan hasil informasi penyelidikan anggota kami dilapangan bahwa RI yang diduga melakukan curanmor sedang berada di sekitaran Cigombong Kotaraja yang mana saat itu juga kami langsung merespon kelapangan untuk melakukan penangkapan yang kemudian RI dibawa ke Polsek Abepura untuk dimintai keterangan,” ujar Kompol Komarul.
“Jadi warga jangan lewat sini karena masyarakat lagi baku kejar, masyarakat dengan masyarakat mereka lagi baku panah, kita tidak boleh mendekat,” ungkapnya. “Hati-hati kalau ke arah sini,” tutup sumber suara.
Pantauan Cenderawasih Pos, ratusan kendaraan yang sedang terparkir ini dalam kondisi rusak parah ada juga yang masih layak untuk dipakai. Kemungkinan yang mengalami rusak berat atau parah itu merupakan barang bukti tilang kecelakaan lalu lintas.
Dia mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat sehingga pihaknya langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku dan ikut mengamankan beberapa barang bukti tersebut.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K melalui Kapolsek Nimbokrang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi (Cipkon) untuk memastikan perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan tertib. "Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru. Razia ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan," ujar Kapolsek.
Sebab banyak kejadian di wilayah perbatasan Kota Jayapura ini seperti pencurian, penganiayaan, bahkan sampai pada kasus pembunuhan, maupun tindakan kriminalitas lainnya terjadi secara masif.
Kapolsek menjelaskan, saat petugas menyelidiki lokasi, terduga pelaku ditemukan sedang tidur di sebuah pondok. "Dari interogasi awal, II mengaku membawa ganja dari Kampung Waris, Kabupaten Keerom, bersama seorang rekan lainnya YM. Ganja tersebut rencananya akan dikirim ke Kabupaten Timika untuk dijual.
Karena belum ada keluarga yang mengecek atau melapor kehilangan, sehingga jenasah tersebut masih berstatus mister X atau tanpa identitas. "Identitasnya juga belum tau, namun dipastikan jenazah berjenis kelamin laki-laki," bebernya.
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, mengungkapkan laka maut ini terjadi dini hari kemarin, sekira pukul 01.00 WIT.. Peristiwa ini berawal saat korban melaju dari dari arah Waena tujuan Abepura dalam pengaruh miras.
Dia mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku, pengerusakan yang dilakukan terhadap kendaraan dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura itu dilakukan lantaran kesal dan kecewa karena terlambat sampai di lokasi kejadian.
Sementara pelaku yang berjumlah dua orang kini dalam pengejaran. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo menyampaikan bahwa korban kini dirawat intensif di RS Bhayangkara Polda Papua dan dalam kondisi sadar.
Langkah yang dilakukan Polsek Abepura selama ini, yaitu meningkatkan patroli di setiap kompleks. Tapi juga razia rutin terutama di malam hari. Tujuannya untuk memperketat ruang gerak pelaku pencurian.
Kanit Binmas Polsek Mimika Baru, Iptu I Made Aribawa menjelaskan, selain melaksanakan program, Jumat Curhat ini merupakan salahsatu pendekatan yang paking sederhana dalam menyikapi maraknya meriam spiritus di seputaran kota Timika yang sangat mengganggu ketertiban umum.
Kapolsek menerangkan, ZW diproses hukum berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP / B / 108 / II / 2024 / SPKT / Polsek Jayapura Selatan / Polresta Jayapura Kota / Polda Papua, tanggal 24 Februari 2024 tentang Pencurian satu unit SPM Honda CRF milik korban bernama Albertalanius bertempat di tanjakan Kompleks halaman Kantor Walikota Distrik Jayapura Selatan.
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, menjelaskan bahwa tawuran tersebut berawal karena adanya aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa siswa dari SMA YPPK Taruna Dharma kepada salah satu Siswa SMK N 3 Jayapura berinisial (R) Jurusan Geomatika
Kapolsek Abepura, Kompol Komarul Huda, S.H mengungkapkan bahwa patroli rutin ini merupakan salah satu upaya preventif yang diambil oleh pihak kepolisian untuk meminimalisir kejahatan, seperti pencurian, perampokan, dan tindak kriminal lainnya yang kerap terjadi di Wilayah hukumnya.
Kabid Humas itu mengatakan kronologi kejadian yang mengakibatkan gugurnya satu anggota polisi, Briptu Kiki Supriyadi, penyerangan terjadi saat personel Polsek Ilu sebanyak 4 orang kembali dari Kota Mulia yang saat itu melintasi Kali Pagargom Distrik Kalome Kabupaten Puncak Jaya.
"Benar ada 2 calon penumpang yang kedapatan membawa ganja hari ini, diantaranya yakni YS dibekuk sekitar Pukul 09.30 WIT dan MM yang ditemukan oleh personel TNI AL dan personel kami ketika melakukan pengamanan penumpang naik ke atas Kapal milik PT. Pelni KM. Labobar sekitar Pukul 12.30 WIT," ungkap Kapolsek, AKP Rumboy dalam siaran persnya, Rabu (25/9).
Kapolsek Mimika Baru, AKP Jaihot Limbong membenarkan, tahap II dengan tersangka berinisial JW dan KM ini dilakukan setelah berkas perkara kasus tersebut dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeti Mimika.
Kapolsek Jayapura Utara AKP Rudi Frisahn, S.H mengatakan, kegiatan Para-Para Numbay yang dilaksanakan oleh Aipda Yanes dan Aipda Wiwit ini merupakan sarana untuk menerima keluh kesah para warga terkait keamanan dan ketertiban yang ada di wilayah Jayapura Utara sekaligus menjadi cooling system untuk menjamin situasi wilayah Jayapura Utara tetap damai dan sejuk selama tahapan Pilkada Serentak 2024.
Kapolsek Abepura Kompol Komarul Huda, S.H ketika dikonfirmasi membenarkan penyerahan ketiga tersangka tersebut. "Betul ketiga tersangka sudah kami serahkan ke Jaksa Penuntut Umum dengan barang buktinya," kata Kompol Huda
Dalam pertemuan dengan masyarakat, Kanit Binmas menyampaikan untuk antisipasi gangguan kamtibmas serta kriminalitas kami pihak kepolisian tidak bosan-bosanya memberikan pesan pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Untuk curanmor, kendaraan yang ditemukan tidak hanya berdasarkan laporan polisi, tapi hasil patroli rutin Tim Opsnal Polsek Abepura. "Kadang saat kita patroli, kita temukan motor yang tanpa pemilik, setelah dicek ternyata laporan polisinya ada," bebernya.
Selain melaksanakan pengamanan Polisi juga memberi imbauan pesan pesan Kamtibmas kepada warga agar selalu menjaga keamanan dan kerukunan sesama warga di lingkungan kampung, juga jauhi miras dan Narkoba, juga selalu berkordinasi dengan polisi selaku mitra masyarakat.
Kapolsek Mimika Barat Ipda Jamiludin, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif, sehingga dapat mencegah berbagai macam bentuk persoalan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sejak dini.
Menurut Kapolsek AKP Made Sudarma, dalam pelaksanaan pengamanan di pelabuhan laut Yos sudarso Merauke Polsek KPL Merauke mengamankan kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang yang tiba di pelabuhan, baik orang dan barang bawaan.
Kapolsek juga menambahkan bahwa pihaknya tidak terfokus di tempat tempat rawan dalam patroli dialogis tersebut, tapi juga menyambangi warga masyarakat dan berkomunikasi dengan mereka secara langsung, supaya masyarakat merasa aman dalam menjalani kegiatan atau rutinitas sehari-hari.
NA ditangkap Tim Opsnal Polsek Heram di Expo Waena pada Selasa 11 Juni 2024 lalu. Penangkapannya berawal laporan jaringan, bahwa NA sedang mengendarai mobil pickup, menuju Buper Waena.
Kapolsek Heram Iptu Bernadus Yunus Ick, mengungkapkan untuk sepeda motor ada 2 unit yang diperoleh berdasarkan laporan polisi. Sementara 5 unit lainnya diperoleh hasil temuan Tim Opsnal Polsek Heram saat razia.
Kapolsek Mimika Timur, AKP Matheus Tenggu Ate menjelaskan bahwa kasus tersebut tidak dilanjutkan karena pihak keluarga dari siswi SMP yang tewas akibat gantung diri di kampung Ayuka telah menerima dan tidak mempermasalahkan karena mereka menyaksikan sendiri siswi tersebut melakukan tindakan bunuh diri.
Kapolsek Mimika Barat Ipda Jamiludin melalui Kanit Binmas Polsek Mimika Barat, Bripka Tasri, mengatakan bahwa program ini juga merupakan salah satu sarana untuk membina dan membentuk kepribadian serta karakter generasi muda sejak dini di lingkungan sekolah.
Dalam pertemuan tersebut juga hadir Kanit Reskrim Polsek Aipda Dominggus Gannaran, Kanit Binmas Polsek Aipda Daud Minggu, empat personel Polsek Bokondini, dan dua personel Koramil Bokondini. Mereka bertugas untuk mengamankan situasi selama pertemuan berlangsung.
Dalam penanaman tersebut yaitu Kapolsek Bonggo juga melibatkan seluruh anggota Polsek Bonggo, Mas Rasikun (Mitra Polsek Bonggo), Bapak Purnomo, Bapak Ratim, Ibu Sarti, Sdr. Yopi Mikir, serta masyarakat SP.1 Kampung Kiren.