Cerita Shayna-Shazia, Sosok Kembar Siam yang kini Bisa Berbaring Terpisah
Dua bayi kembar siam asal Jepara mendapat berkah. Yang semula kedua badan menyatu, kini telah terpisah. Hal itu berkat operasi yang berhasil dilakukan di RSUP Dr. Kariadi. Sejumlah dokter turun tangan.
Laporan:Ida Fadilah_Semarang
Kedua anak tersebut Shayna Yumna Arcilla dan Shazia Yumna Arasely. Saat di temui di rumah sakit, anak usia 1,5 tahun itu tengah bersiap kembali ke Jepara. Kedua putri dari Solihul Huda dan Rubianti itu tiduran di masing-masing bangsal mengenakan selimut biru. Bak pinang dibelah dua, baik baju hingga gaya rambut kucirnya juga sama.
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi. Sesekali mereka tertawa, terkadang menangis. Penanganan bayi kembar siam di RSUP Dr Kariadi Semarang dilakukan melalui proses panjang sebelum akhirnya kedua bayi berhasil dipisahkan dalam operasi yang berlangsung sekitar 12 jam.
Ketua Tim Operasi Spesialis Bedah Anak RSUP Dr Kariadi, Agoes Wibisono, mengatakan keputusan untuk melakukan pemisahan tidak diambil secara langsung. Tim terlebih dahulu melakukan sejumlah tindakan dan pemeriksaan untuk memetakan kondisi kedua bayi. Salah satu tindakan awal yang dilakukan adalah membuat saluran pembuangan feses atau lubang BAB di bagian perut masing-masing bayi.
Langkah tersebut dilakukan karena saluran pencernaan bagian bawah kedua bayi diketahui menyatu. “Kemudian setelah itu, kita lakukan pemasangan namanya alat tissue expander untuk melebarkan kulit supaya nanti kulit tersebut bisa ditutup,” ujar Agoes.Tim juga melakukan pemeriksaan dengan endoskopi untuk mengetahui kondisi organ reproduksi dan saluran kemih. Pemeriksaan itu menemukan bahwa kandung kemih kedua bayi menyatu sehingga diperlukan pemetaan khusus sebelum operasi pemisahan.
Cerita Shayna-Shazia, Sosok Kembar Siam yang kini Bisa Berbaring Terpisah
Dua bayi kembar siam asal Jepara mendapat berkah. Yang semula kedua badan menyatu, kini telah terpisah. Hal itu berkat operasi yang berhasil dilakukan di RSUP Dr. Kariadi. Sejumlah dokter turun tangan.
Laporan:Ida Fadilah_Semarang
Kedua anak tersebut Shayna Yumna Arcilla dan Shazia Yumna Arasely. Saat di temui di rumah sakit, anak usia 1,5 tahun itu tengah bersiap kembali ke Jepara. Kedua putri dari Solihul Huda dan Rubianti itu tiduran di masing-masing bangsal mengenakan selimut biru. Bak pinang dibelah dua, baik baju hingga gaya rambut kucirnya juga sama.
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi. Sesekali mereka tertawa, terkadang menangis. Penanganan bayi kembar siam di RSUP Dr Kariadi Semarang dilakukan melalui proses panjang sebelum akhirnya kedua bayi berhasil dipisahkan dalam operasi yang berlangsung sekitar 12 jam.
Ketua Tim Operasi Spesialis Bedah Anak RSUP Dr Kariadi, Agoes Wibisono, mengatakan keputusan untuk melakukan pemisahan tidak diambil secara langsung. Tim terlebih dahulu melakukan sejumlah tindakan dan pemeriksaan untuk memetakan kondisi kedua bayi. Salah satu tindakan awal yang dilakukan adalah membuat saluran pembuangan feses atau lubang BAB di bagian perut masing-masing bayi.
Langkah tersebut dilakukan karena saluran pencernaan bagian bawah kedua bayi diketahui menyatu. “Kemudian setelah itu, kita lakukan pemasangan namanya alat tissue expander untuk melebarkan kulit supaya nanti kulit tersebut bisa ditutup,” ujar Agoes.Tim juga melakukan pemeriksaan dengan endoskopi untuk mengetahui kondisi organ reproduksi dan saluran kemih. Pemeriksaan itu menemukan bahwa kandung kemih kedua bayi menyatu sehingga diperlukan pemetaan khusus sebelum operasi pemisahan.