Polda Papua Perkuat Deteksi Dini Potensi Gangguan Kamtibmas

JAYAPURA–Polda Papua memperkuat kesiapsiagaan jajaran dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan meningkatkan deteksi dini, mitigasi serta langkah pencegahan.

   Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) perkembangan situasi kamtibmas yang digelar melalui Zoom Meeting dari Mapolda Papua, Selasa (25/8).

  Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Sih Harno mengatakan kesiapsiagaan merupakan hal penting yang harus terus diperkuat oleh seluruh jajaran. “Melalui kegiatan Anev ini, kami melakukan evaluasi sekaligus memastikan kesiapan jajaran dalam menghadapi setiap perkembangan situasi. Deteksi dini dan langkah mitigasi harus dilakukan sejak awal sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi dan tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga :  Rumah Ibadah Harus Berikan Ketenangan Hati

   Menurutnya, kesiapan personel, sarana dan prasarana serta pola pengamanan harus menjadi perhatian setiap satuan fungsi maupun kewilayahan. Setiap jajaran diminta mengetahui secara pasti kondisi kekuatan personel, kesiapan perlengkapan serta langkah yang harus dilakukan apabila terjadi perkembangan situasi secara cepat. “Kesiapan tersebut harus dibangun melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antar fungsi,” jelasnya.

   Sih Harno juga mengingatkan personel agar tetap mengedepankan profesionalitas, pendekatan humanis dan tindakan yang terukur dalam menjalankan tugas di lapangan.

Ia menegaskan, setiap tindakan kepolisian harus dilakukan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan baru.

   “Dalam memberikan pelayanan maupun melakukan tindakan kepolisian, personel harus tetap profesional, humanis dan sesuai dengan ketentuan. Jangan sampai tindakan yang kurang tepat justru menimbulkan persoalan baru. Komunikasi dengan masyarakat harus dikedepankan untuk menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.

Baca Juga :  Pertanyakan Bantuan Bus Eks Peparnas XVI Papua

   Selain itu, jajaran Polda Papua diarahkan meningkatkan patroli dan pemantauan wilayah serta mengoptimalkan penggunaan teknologi, seperti body-worn camera, CCTV dan perangkat dokumentasi lainnya.

   Teknologi tersebut dinilai penting untuk mendukung pemantauan situasi sekaligus memastikan pelaksanaan tugas personel di lapangan dapat berjalan secara profesional dan terukur.

JAYAPURA–Polda Papua memperkuat kesiapsiagaan jajaran dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan meningkatkan deteksi dini, mitigasi serta langkah pencegahan.

   Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) perkembangan situasi kamtibmas yang digelar melalui Zoom Meeting dari Mapolda Papua, Selasa (25/8).

  Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Sih Harno mengatakan kesiapsiagaan merupakan hal penting yang harus terus diperkuat oleh seluruh jajaran. “Melalui kegiatan Anev ini, kami melakukan evaluasi sekaligus memastikan kesiapan jajaran dalam menghadapi setiap perkembangan situasi. Deteksi dini dan langkah mitigasi harus dilakukan sejak awal sehingga potensi gangguan dapat diantisipasi dan tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga :  Kerja Bakti Bersama, Siapkan Kampung Tangguh Mandiri

   Menurutnya, kesiapan personel, sarana dan prasarana serta pola pengamanan harus menjadi perhatian setiap satuan fungsi maupun kewilayahan. Setiap jajaran diminta mengetahui secara pasti kondisi kekuatan personel, kesiapan perlengkapan serta langkah yang harus dilakukan apabila terjadi perkembangan situasi secara cepat. “Kesiapan tersebut harus dibangun melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antar fungsi,” jelasnya.

   Sih Harno juga mengingatkan personel agar tetap mengedepankan profesionalitas, pendekatan humanis dan tindakan yang terukur dalam menjalankan tugas di lapangan.

Ia menegaskan, setiap tindakan kepolisian harus dilakukan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan baru.

   “Dalam memberikan pelayanan maupun melakukan tindakan kepolisian, personel harus tetap profesional, humanis dan sesuai dengan ketentuan. Jangan sampai tindakan yang kurang tepat justru menimbulkan persoalan baru. Komunikasi dengan masyarakat harus dikedepankan untuk menjaga situasi tetap kondusif,” katanya.

Baca Juga :  Jangan Ada Anggota Korpri Terjerat Korupsi dan Narkoba!

   Selain itu, jajaran Polda Papua diarahkan meningkatkan patroli dan pemantauan wilayah serta mengoptimalkan penggunaan teknologi, seperti body-worn camera, CCTV dan perangkat dokumentasi lainnya.

   Teknologi tersebut dinilai penting untuk mendukung pemantauan situasi sekaligus memastikan pelaksanaan tugas personel di lapangan dapat berjalan secara profesional dan terukur.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya