MIMIKA — Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Tembagapura menggelar kegiatan belajar mengajar darurat bagi anak-anak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis, 11 Juni 2026. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul belum maksimalnya aktivitas sekolah formal di wilayah pedalaman tersebut.
“Kegiatan yang berlangsung di “Honai Polsek Belajar” selama dua jam tersebut diikuti oleh 30 anak yang berasal dari kawasan Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti,” jelas Hempy Ona dalam keterangannya, Jumat (12/6).
Dalam kegiatan tersebut, kata Hempy dua personel Polsek yakni Aipda Lebu Tadan, didampingi dua personel Polsek Tembagapura, memimpin langsung kelas yang berfokus pada materi dasar membaca dan menulis kosakata dua huruf.
“Kami (Polisi) tergerak karena sekolah di Kampung Waa Banti saat ini belum berjalan maksimal. Melihat keceriaan dan semangat ke 30 anak-anak tadi saat belajar membaca, rasa lelah personel langsung hilang. Kami hanya ingin memastikan anak-anak di pedalaman ini tidak tertinggal dan tetap bisa meraih masa depan mereka.” ujar Hempy.
MIMIKA — Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Tembagapura menggelar kegiatan belajar mengajar darurat bagi anak-anak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis, 11 Juni 2026. Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul belum maksimalnya aktivitas sekolah formal di wilayah pedalaman tersebut.
“Kegiatan yang berlangsung di “Honai Polsek Belajar” selama dua jam tersebut diikuti oleh 30 anak yang berasal dari kawasan Kali Kabur dan Perkampungan Waa Banti,” jelas Hempy Ona dalam keterangannya, Jumat (12/6).
Dalam kegiatan tersebut, kata Hempy dua personel Polsek yakni Aipda Lebu Tadan, didampingi dua personel Polsek Tembagapura, memimpin langsung kelas yang berfokus pada materi dasar membaca dan menulis kosakata dua huruf.
“Kami (Polisi) tergerak karena sekolah di Kampung Waa Banti saat ini belum berjalan maksimal. Melihat keceriaan dan semangat ke 30 anak-anak tadi saat belajar membaca, rasa lelah personel langsung hilang. Kami hanya ingin memastikan anak-anak di pedalaman ini tidak tertinggal dan tetap bisa meraih masa depan mereka.” ujar Hempy.