JAYAPURA — Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana Wanggai, mendorong kepengurusan baru YJI Cabang Kota Jayapura untuk lebih aktif melakukan sosialisasi pola hidup sehat, senam jantung sehat, serta deteksi dini penyakit jantung di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam pelantikan pengurus YJI Cabang Kota Jayapura yang berlangsung di Hotel Grand Abe, Jumat (28/8). Rustan Saru mengatakan, kehadiran YJI di Kota Jayapura merupakan langkah strategis untuk membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung.
Menurutnya, penyakit jantung menjadi salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Faktor risiko seperti hipertensi masih banyak ditemukan di tengah masyarakat dan berpotensi berkembang menjadi penyakit jantung apabila tidak ditangani sejak dini.
“Karena itu, kehadiran Yayasan Jantung Indonesia ini sangat tepat. Tugasnya memang berat karena menyangkut nyawa manusia, tetapi kalau kita bersatu dan bekerja sama, saya yakin bisa,” ujar Rustan.
Ia meminta pengurus YJI yang baru tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi aktif turun ke masyarakat memberikan edukasi dan mengajak warga membangun pola hidup sehat.
“Perlu sosialisasi dan pencerahan kepada masyarakat agar mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan. Jangan menunggu sakit baru berobat, tetapi harus mengedepankan pencegahan atau preventif,” katanya.
JAYAPURA — Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana Wanggai, mendorong kepengurusan baru YJI Cabang Kota Jayapura untuk lebih aktif melakukan sosialisasi pola hidup sehat, senam jantung sehat, serta deteksi dini penyakit jantung di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam pelantikan pengurus YJI Cabang Kota Jayapura yang berlangsung di Hotel Grand Abe, Jumat (28/8). Rustan Saru mengatakan, kehadiran YJI di Kota Jayapura merupakan langkah strategis untuk membantu pemerintah meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung.
Menurutnya, penyakit jantung menjadi salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Faktor risiko seperti hipertensi masih banyak ditemukan di tengah masyarakat dan berpotensi berkembang menjadi penyakit jantung apabila tidak ditangani sejak dini.
“Karena itu, kehadiran Yayasan Jantung Indonesia ini sangat tepat. Tugasnya memang berat karena menyangkut nyawa manusia, tetapi kalau kita bersatu dan bekerja sama, saya yakin bisa,” ujar Rustan.
Ia meminta pengurus YJI yang baru tidak hanya menjalankan kegiatan seremonial, tetapi aktif turun ke masyarakat memberikan edukasi dan mengajak warga membangun pola hidup sehat.
“Perlu sosialisasi dan pencerahan kepada masyarakat agar mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan. Jangan menunggu sakit baru berobat, tetapi harus mengedepankan pencegahan atau preventif,” katanya.