Selain itu, Dinas Pertanian Provinsi Papua akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, terutama di wilayah dengan potensi sagu besar seperti Mamberamo Raya, Waropen, Sarmi, serta Kabupaten dan Kota Jayapura.
Ia menegaskan, pengembangan sagu akan berjalan seiring dengan program pertanian lainnya, termasuk cetak sawah rakyat dan peremajaan sawit, tanpa mengabaikan pangan lokal.
“Komoditas pangan lokal seperti sagu tidak kami tinggalkan. Justru kami terus mendampingi petani agar bisa berkembang dan memberikan manfaat ekonomi,” ujarnya.
Ia berharap sagu tidak hanya menjadi identitas pangan lokal, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP). (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q