JAYAPURA–Kodam XVII/Cenderawasih menegaskan proses penyelidikan atas kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Kevin Febrian Chen di Jalan Raya Sentani–Waena, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Minggu (14/6) malam sekitar pukul 20.40 WIT, masih terus berlangsung.
Hingga kini, Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih belum menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa itu masih dikategorikan sebagai kecelakaan tunggal.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura melalui pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan saksi, serta pendalaman terhadap seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Proses penyelidikan terhadap peristiwa tersebut masih terus berjalan dengan melibatkan Pomdam XVII/Cenderawasih bersama Polres Jayapura,” ujar Tri dalam konferensi pers di Makodam XVII/Cenderawasih, Kamis (30/7).
Menurutnya, penyidik telah menghadirkan sejumlah saksi yang diduga mengetahui kejadian. Namun, dari hasil pemeriksaan, para saksi mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab maupun kronologi kecelakaan tersebut.
Selain memeriksa saksi, penyidik juga telah menganalisis barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV). Namun, hasil analisis belum mampu memperlihatkan secara jelas rangkaian kejadian maupun kendaraan yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.
JAYAPURA–Kodam XVII/Cenderawasih menegaskan proses penyelidikan atas kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Kevin Febrian Chen di Jalan Raya Sentani–Waena, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Minggu (14/6) malam sekitar pukul 20.40 WIT, masih terus berlangsung.
Hingga kini, Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih belum menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa itu masih dikategorikan sebagai kecelakaan tunggal.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura melalui pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan saksi, serta pendalaman terhadap seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Proses penyelidikan terhadap peristiwa tersebut masih terus berjalan dengan melibatkan Pomdam XVII/Cenderawasih bersama Polres Jayapura,” ujar Tri dalam konferensi pers di Makodam XVII/Cenderawasih, Kamis (30/7).
Menurutnya, penyidik telah menghadirkan sejumlah saksi yang diduga mengetahui kejadian. Namun, dari hasil pemeriksaan, para saksi mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab maupun kronologi kecelakaan tersebut.
Selain memeriksa saksi, penyidik juga telah menganalisis barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV). Namun, hasil analisis belum mampu memperlihatkan secara jelas rangkaian kejadian maupun kendaraan yang diduga menjadi penyebab kecelakaan.