Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang terduga pelaku kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menyebabkan seorang pejalan kaki meninggal dunia di Jalan Raya Sentani - Abepura, tepatnya di depan Rumah Makan Micky Sentani. Peristi
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban diketahui berinisial DB (42), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Kompleks Toraja Indah, Jalan Hawai Sentani,
Berbeda dengan aksi massa mahasiswa sebelumnya pada, Senin 27 April 2026 lalu, ruas Waena-Abepura sempat menyebabkan kelumpuhan jalan, aksi mimbar bebas yang digelar Suara Perempuan Papua kali ini tidak menghambat mobilitas warga.
Dari pa
Kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi Minggu pagi (19/4) sekira pukul 07.30 WIT, tepatnya di pertigaan jalan masuk Stadion Barnabas Youwe, depan Rumah Bernyanyi Cycloop Sentani, Kabupaten Jayapura. Kapolres Jayapura
Kecelakaan itu terjadi di Jalan Ringroad, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (10/4) dini hari dimana sesuai laporan kepolisian kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIT, tepatnya di sekitar lokasi longsoran dekat tulisan P
Kecelakaan ini ternyata tak hanya melibatkan satu kendaraan melainkan 3 unit sekaligus. Mobil Truk Molen dengan nomor polisi DN 8369 NE Putih menabrak sepeda motor (SPM) Honda Beat Street Hitam PA 5693 RW, SPM Honda CRF
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara, khususnya pengendara roda dua, yang masih kerap melakukan pelanggaran lalu lintas. Petugas memberikan imbauan secara humanis serta teguran tertulis
Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Jayapura IPDA Rhodin, menyampaikan bahwa Polres Jayapura saat ini sedang melaksanakan Operasi Keselamatan Cartenz 2026 selama 14 hari, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat
Kegiatan operasi dipusatkan di pertigaan Pos Kelapa Satu Neidam, Kelurahan Mararena, Kabupaten Sarmi. Operasi tersebut dipimpin langsung oleh KBO Lantas Polres Sarmi Ipda Mulyadi dan diikuti oleh personel Sat Lantas Polr
Kombes Pol Selamat Topan mengatakan, Operasi Keselamatan 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dan digelar serentak di seluruh Indonesia. Operasi ini mengedepankan pendekatan preventif dan ed