Pasca Hujan, Masalah Klasik Kali Acay Tak Kunjung Selesai

JAYAPURA – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya pada, Senin (21/9) malam hingga Selasa (22/9) subuh memicu bencana banjir di sejumlah kawasan. Wilayah Abepura menjadi salah satu titik yang terdampak cukup parah, terutama pada pemukiman yang berada di sepanjang pelantar sungai Kali Acay.

   Banjir tersebut tidak hanya dipicu oleh curah hujan yang tinggi, tetapi juga diperparah oleh buruknya pendangkalan dan akumulasi tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan Cenderawasih Pos di sepanjang aliran Kali Acay pada Rabu (23/9) pagi, kondisi sungai tampak sangat memprihatinkan. Badan sungai dan kolam pelantar dipenuhi muatan sampah padat yang didominasi botol plastik bekas minuman, kotak styrofoam, material potongan kayu, hingga sisa-sisa perabotan rumah tangga.

Baca Juga :  Banjir Rob Jadi Atensi Khusus

   Akumulasi limbah yang berpadu dengan pendangkalan sungai ini menciptakan penyumbatan parah di bawah jembatan dan celah-celah pelantar, sehingga menahan debit air hujan yang datang dari arah hulu.

  Akibat hambatan tersebut, debit air yang terus melonjak tak mampu tertampung di badan sungai dan akhirnya berbalik arah meluap menerjang pemukiman warga di kanan-kiri aliran Kali Acay.

JAYAPURA – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya pada, Senin (21/9) malam hingga Selasa (22/9) subuh memicu bencana banjir di sejumlah kawasan. Wilayah Abepura menjadi salah satu titik yang terdampak cukup parah, terutama pada pemukiman yang berada di sepanjang pelantar sungai Kali Acay.

   Banjir tersebut tidak hanya dipicu oleh curah hujan yang tinggi, tetapi juga diperparah oleh buruknya pendangkalan dan akumulasi tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan Cenderawasih Pos di sepanjang aliran Kali Acay pada Rabu (23/9) pagi, kondisi sungai tampak sangat memprihatinkan. Badan sungai dan kolam pelantar dipenuhi muatan sampah padat yang didominasi botol plastik bekas minuman, kotak styrofoam, material potongan kayu, hingga sisa-sisa perabotan rumah tangga.

Baca Juga :  Berharap Sejumlah Daerah Terus Perbaiki Pengelolaan Keungan Daerah

   Akumulasi limbah yang berpadu dengan pendangkalan sungai ini menciptakan penyumbatan parah di bawah jembatan dan celah-celah pelantar, sehingga menahan debit air hujan yang datang dari arah hulu.

  Akibat hambatan tersebut, debit air yang terus melonjak tak mampu tertampung di badan sungai dan akhirnya berbalik arah meluap menerjang pemukiman warga di kanan-kiri aliran Kali Acay.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya