Sunday, July 21, 2024
26.7 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

SAMPAH

Masalah Sampah, Miras, dan Narkoba jadi Perhatian Serius

Mengenai hal ini mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya itu mengungkapkan, hal itu tentunya menjadi atensi pihaknya saat ini. Bahkan mengenai masalah miras ini dirinya mengancam akan mengambil tindakan tegas kepada oknum yang coba menjual miras di pinggir-pinggir jalan protokol kota Jayapura.

Kadistrik Harus Jadi Garda Terdepan Kebersihan Kota

Selain itu, dia juga meminta para kepala distrik supaya memastikan setiap wilayahnya harus dipasang ini umbul-umbul sebelum hari H pelaksanaan kunjungan rombongan Presiden Republik Indonesia ke Jayapura. 

Mengaku Setor Rp 5 Ribu ke Dispenda Lalu Dilarang Berjualan Alasan Perda

Petang itu, yang berlalu lalang hanyalah kendaraan. Orang orang datang dan pergi, ada juga yang duduk mengobrol sembari menghadapkan pandangan ke laut. Sedang sampah, berserakan di mana mana. Bahkan bekas botol bir terpampang di tempat duduk kuris panjang.

Masalah Sampah Dan Keamaan Jadi keluhan Warga Pasar Potikelek Pada PJ Bupati

PJ Bupati Jayawijaya Thony M Mayor, S.Pd, MM menyatakandalam kunjungan kerjanya ke pasar Potikelek memang terlihat semua berjalan lancar dimana aktifitas perekonomian atau jual beli terjadi seperti biasanya, namun dilain sisi ia juga mendapat laporan dan masukan dari warga dipasar tersebut untuk pengolahan sampah dan pengamanan dalam pasar tersebut.

Kurangi Sampah, Masyarakat Manfaatkan Bambu

Oleh sebab itu  Menanggapi masalah itu warga pesisir kota Jayapura, tempatnya di kampung Kayo Batu, berinisiatif membuat sebuah tempat  penahanan sampah laut dari kumpulan bambu yang dinamakan Bambu Skam.

Depot Sampah Plastik, Menjawab Masalah Lingkungan Lewat Pengaturan Limbah

Sampah plastik yang berhasil ditampung oleh depot ini, sudah memperlihatkan hasilnya. Dimana ada sekitar 81 kilogram limbah plastik yang kemudian ditukarkan dengan rupiah mengasilkan 121 ribu rupiah, di Bank Sampah Biak. 

Warga Diminta Buang Sampah Sesuai Waktu yang Ditentukan

Kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri mengatakan, Pemkab Jayapura melalui DLH telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan sesuai jam yang telah diatur.

DLH Minta Developer Sediakan Fasilitas Tempat Sampah

   Namun dalam kenyataannya,  dari hasil pengawasan yang sudah dilakukan pihaknya dari sekian banyak pengembang yang sudah mendapatkan IMB ternyata tidak semuanya melaksanakan ketentuan yang sudah disepakati dalam IMB itu.  Terutama terkait dengan penyediaan fasilitas sampah bagi kawasan perumahan yang dibangun oleh pihak pengembang.

Tumpukan Sampah di Kali Acay

  Kurangnya sosialisasi dari pemerintah serta kesadaran masyarakat sendiri akan kebersihan lingkungan masih kurang. Terutama bagi warga yang tinggal di sepanjang pinggiran Kali Acay, Abepura, Kota Jayapura, Papua. Fakta ini, terlihat masih banyaknya sampah yang dibuang ke dalam kali oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab.

Capaian Retribusi Sampah Baru Rp 40 Juta Lebih

   Dia menerangkan pungutan retribusi sampah rumah tangga itu telah diatur dalam peraturan daerah Nomor 33 tahun 2023. Sejauh ini, menurut Robby, respon masyarakat sudah cukup baik, hanya saja masih dibutuhkan sosialisasi secara intens terutama oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Jayapura. 

Latest news

- Advertisement -spot_img