JAYAPURA – Penanganan pengungsi korban kebakaran di Dok V, Distrik Jayapura Utara, terus dilakukan Pemerintah Kota Jayapura. Hingga kini, sebanyak 271 kepala keluarga (KK) atau 820 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan para pengungsi yang sebelumnya berada di tenda telah dipindahkan ke ruang tribun bagian bawah Stadion Mandala.
Menurutnya, terdapat delapan ruangan tribun yang saat ini digunakan untuk menampung para korban kebakaran. “Sekarang yang ada di pengungsian tersisa 271 KK atau 820 jiwa. Mereka sudah kita pindahkan dari tenda ke delapan ruangan tribun di bawah Lapangan Mandala,” ujar Mathius kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/9).
Sementara itu, sebanyak 124 KK dengan 1.110 jiwa lainnya telah meninggalkan lokasi pengungsian dan memilih untuk tinggal di tempat kos maupun tempat tinggal lainnya.
Mathius menjelaskan, dari pendataan awal terhadap 399 KK korban kebakaran, tercatat sebanyak 125 KK merupakan pemilik rumah, sedangkan selebihnya merupakan warga yang berstatus sebagai penyewa atau pengontrak rumah.
“Dari 399 KK yang kita data, pemilik rumah itu ada 125 KK. Selebihnya adalah penyewa atau pengontrak,” jelasnya.
Dengan demikian, sebagian besar warga terdampak merupakan penghuni rumah kontrakan. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan lanjutan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
JAYAPURA – Penanganan pengungsi korban kebakaran di Dok V, Distrik Jayapura Utara, terus dilakukan Pemerintah Kota Jayapura. Hingga kini, sebanyak 271 kepala keluarga (KK) atau 820 jiwa masih bertahan di lokasi pengungsian.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan para pengungsi yang sebelumnya berada di tenda telah dipindahkan ke ruang tribun bagian bawah Stadion Mandala.
Menurutnya, terdapat delapan ruangan tribun yang saat ini digunakan untuk menampung para korban kebakaran. “Sekarang yang ada di pengungsian tersisa 271 KK atau 820 jiwa. Mereka sudah kita pindahkan dari tenda ke delapan ruangan tribun di bawah Lapangan Mandala,” ujar Mathius kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/9).
Sementara itu, sebanyak 124 KK dengan 1.110 jiwa lainnya telah meninggalkan lokasi pengungsian dan memilih untuk tinggal di tempat kos maupun tempat tinggal lainnya.
Mathius menjelaskan, dari pendataan awal terhadap 399 KK korban kebakaran, tercatat sebanyak 125 KK merupakan pemilik rumah, sedangkan selebihnya merupakan warga yang berstatus sebagai penyewa atau pengontrak rumah.
“Dari 399 KK yang kita data, pemilik rumah itu ada 125 KK. Selebihnya adalah penyewa atau pengontrak,” jelasnya.
Dengan demikian, sebagian besar warga terdampak merupakan penghuni rumah kontrakan. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan lanjutan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.