Sidak Kelurahan Waena, Penyaluran Bansos Hingga Lingkungan Jadi Atensi

JAYAPURA — Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Rabu (16/9). Dalam kunjungan tersebut, Rustan Saru menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat, mulai dari penyaluran bantuan sosial (bansos), kebersihan lingkungan, kondisi infrastruktur, hingga keamanan lingkungan.

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat sasaran. Persoalan tersebut tidak hanya terjadi di Kelurahan Waena, tetapi juga ditemukan di sejumlah wilayah lain di Kota Jayapura.

   Rustan mengatakan, masih ditemukan warga yang secara kondisi ekonomi dinilai mampu tetapi justru menerima bantuan. Sebaliknya, terdapat warga yang benar-benar membutuhkan namun belum masuk dalam daftar penerima bantuan.

Baca Juga :  Kapolresta Pastikan Ramadan Berjalan Aman

  Ia meminta masyarakat yang merasa layak menerima bantuan tetapi belum terdata agar menyampaikan laporan melalui RT/RW dan kelurahan untuk dilakukan pengecekan serta perbaikan data.

   “Kalau memang miskin atau masuk kategori kemiskinan tetapi namanya tidak ada dalam daftar bantuan, RT bisa melaporkan ke kelurahan agar bisa dimasukkan dalam data cadangan dan bantuan dapat diberikan secara lebih merata,” ujar Rustan.

JAYAPURA — Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Rabu (16/9). Dalam kunjungan tersebut, Rustan Saru menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat, mulai dari penyaluran bantuan sosial (bansos), kebersihan lingkungan, kondisi infrastruktur, hingga keamanan lingkungan.

  Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat sasaran. Persoalan tersebut tidak hanya terjadi di Kelurahan Waena, tetapi juga ditemukan di sejumlah wilayah lain di Kota Jayapura.

   Rustan mengatakan, masih ditemukan warga yang secara kondisi ekonomi dinilai mampu tetapi justru menerima bantuan. Sebaliknya, terdapat warga yang benar-benar membutuhkan namun belum masuk dalam daftar penerima bantuan.

Baca Juga :  Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, DPRK Dorong Pengembangan Kampung Wisata

  Ia meminta masyarakat yang merasa layak menerima bantuan tetapi belum terdata agar menyampaikan laporan melalui RT/RW dan kelurahan untuk dilakukan pengecekan serta perbaikan data.

   “Kalau memang miskin atau masuk kategori kemiskinan tetapi namanya tidak ada dalam daftar bantuan, RT bisa melaporkan ke kelurahan agar bisa dimasukkan dalam data cadangan dan bantuan dapat diberikan secara lebih merata,” ujar Rustan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya