Di sisi lain, orator aksi dari SOMAP, Darki Uropmabin, menyampaikan kritik keras terkait rekam jejak penanganan kemanusiaan di Papua sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya, kehadiran Palang Merah Indonesia belum mampu menyentuh dan melindungi masyarakat adat yang menjadi korban dari dinamika politik, industri eksploitatif, maupun proyek strategis nasional.
Darki menilai, pengabaian terhadap hak kesehatan dan perlindungan warga di daerah konflik serta area industri merupakan bentuk pelanggaran yang sengaja ditutupi. Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan dan kemanusiaan tidak boleh dijadikan alat pembiaran terhadap jatuhnya korban jiwa di Papua.
Ia mengingatkan bahwa fungsi utama dari lembaga kemanusiaan adalah menyelamatkan nyawa manusia tanpa membeda-bedakan latar belakang, sehingga PMI dituntut untuk segera mengevaluasi keberadaannya di Papua. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Di sisi lain, orator aksi dari SOMAP, Darki Uropmabin, menyampaikan kritik keras terkait rekam jejak penanganan kemanusiaan di Papua sejak puluhan tahun lalu. Menurutnya, kehadiran Palang Merah Indonesia belum mampu menyentuh dan melindungi masyarakat adat yang menjadi korban dari dinamika politik, industri eksploitatif, maupun proyek strategis nasional.
Darki menilai, pengabaian terhadap hak kesehatan dan perlindungan warga di daerah konflik serta area industri merupakan bentuk pelanggaran yang sengaja ditutupi. Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan dan kemanusiaan tidak boleh dijadikan alat pembiaran terhadap jatuhnya korban jiwa di Papua.
Ia mengingatkan bahwa fungsi utama dari lembaga kemanusiaan adalah menyelamatkan nyawa manusia tanpa membeda-bedakan latar belakang, sehingga PMI dituntut untuk segera mengevaluasi keberadaannya di Papua. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q