Pemprov Papua juga menyediakan kantong plastik sampah di lokasi pengungsian. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah munculnya persoalan kesehatan selama warga masih berada di tempat pengungsian.
Christian mengimbau masyarakat yang ingin datang maupun keluarga pengungsi yang berkunjung agar tetap memperhatikan kondisi warga yang berada di lokasi. “Kita imbau masyarakat, ada keluarga yang datang silakan saja, tetapi jangan juga membebani mereka yang ada di sini,” ujarnya.
Christian mengatakan, Pemprov Papua bersama Pemerintah Kota Jayapura juga mulai menyiapkan langkah penanganan pascakebakaran. Penanganan tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi harus dipikirkan untuk kebutuhan warga dalam satu hingga dua pekan ke depan.
“Pemda kota dan Pemprov juga sedang melihat langkah-langkah lain untuk penanganan pascakebakaran. Karena pascanya satu minggu atau dua minggu,” jelasnya.
Usai menyerahkan bantuan, Christian bersama sejumlah pejabat Pemprov Papua meninjau posko dapur umum milik Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Papua yang berada di kawasan pengungsian.
Dapur umum tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi. Lebih dari 20 personel Dinas Sosial diturunkan untuk memasak dan menyiapkan makanan bagi warga terdampak.
Christian juga sempat menyantap makanan yang disiapkan untuk makan malam pengungsi.
“Dinas Sosial Provinsi Papua sudah menurunkan lebih dari 20 orang untuk memasak di lokasi pengungsian. Menu hari ini ada ayam kecap dan sayur,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q