WAMENA- Musim kemarau panjang yang saat ini dihadapi hampir seluruh wilayah Papua Pegunungan dalam beberapa bulan terakhir kian mulai berdampak kepada masyarakat yang keurangan air, hal ini disebabkan karena banyak sumur bor diperumahan warga mulai kering khususnya di perumahan yang ada di dataran tinggi.
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari akhir April lalu dan di prediksikan akan berakhir pada akhir Agustus mendatang namun sebenarnya ini dalam keadaan normal akan tetapi dampaknya mulai dirasakan oleh masyarakat karena banyak sumur warga yang kian mulai mengering.
“Kami prediksi kemarau ini akan berakhir di pada akhir agustus sebab kita melihat pertumbuhan awan juga sangat sedikit yang mengakibatkan sinar matahari permukaan tanah yang memicu di dalam tanah mengering, oleh karena itu, banyak sumur bor milik warga mengering saat ini,” ungkapnya rabu (29/7) di Wamena.
Menurutnya, musim kemarau ini sebenarnya sudah menjadi rutinan untuk wilayah Wamena dan sekitarnya yang dimulai dari akhir April atau awal Mei, untuk akhir dari musim kemarau ini akan berakhir di Agustus atau September, oleh karena, BMKG Wamena menyarankan kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan air dengan baik.
WAMENA- Musim kemarau panjang yang saat ini dihadapi hampir seluruh wilayah Papua Pegunungan dalam beberapa bulan terakhir kian mulai berdampak kepada masyarakat yang keurangan air, hal ini disebabkan karena banyak sumur bor diperumahan warga mulai kering khususnya di perumahan yang ada di dataran tinggi.
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari akhir April lalu dan di prediksikan akan berakhir pada akhir Agustus mendatang namun sebenarnya ini dalam keadaan normal akan tetapi dampaknya mulai dirasakan oleh masyarakat karena banyak sumur warga yang kian mulai mengering.
“Kami prediksi kemarau ini akan berakhir di pada akhir agustus sebab kita melihat pertumbuhan awan juga sangat sedikit yang mengakibatkan sinar matahari permukaan tanah yang memicu di dalam tanah mengering, oleh karena itu, banyak sumur bor milik warga mengering saat ini,” ungkapnya rabu (29/7) di Wamena.
Menurutnya, musim kemarau ini sebenarnya sudah menjadi rutinan untuk wilayah Wamena dan sekitarnya yang dimulai dari akhir April atau awal Mei, untuk akhir dari musim kemarau ini akan berakhir di Agustus atau September, oleh karena, BMKG Wamena menyarankan kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan air dengan baik.