Kebakaran Hanguskan Dapur dan Gudang Panti Asuhan Putri Kerahiman

SENTANI-Musibah kebakaran melanda kompleks Panti Asuhan Putri Kerahiman di Hawai, Kelurahan Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (29/7) sekitar pukul 12.20 WIT. Kebakaran menghanguskan ruang dapur, gudang, serta sebagian tempat tinggal para suster.

Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas memasak telah selesai, namun tiba-tiba asap tebal terlihat disusul kobaran api yang terus membesar hingga merembet ke ruangan lain.

“Syukur tidak ada korban jiwa. Namun kami tidak sempat menyelamatkan pakaian maupun ijazah yang berada di salah satu ruangan,” ujarnya.

Dalam kondisi panik, pihak panti segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jayapura. Sekira 40 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu mobil penyuplai air tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

Baca Juga :  Bentrokan di Kampung Puay, Dua Rumah Warga Dibakar

Pantauan di lokasi menunjukkan warga sekitar turut membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan, seperti kulkas, lemari, rak, buku-buku, dan sejumlah peralatan lainnya. Anak-anak penghuni panti juga tampak menyaksikan proses pemadaman dari tempat yang aman karena saat itu juga masih ada di ruang kelas sebelah. Untuk anak anak yang tinggal di asrama juga ada 51 anak.

Untuk memperlancar proses pemadaman dan pemindahan barang, dari pihak kepolisian juga sudah berjaga jaga di TKP.

SENTANI-Musibah kebakaran melanda kompleks Panti Asuhan Putri Kerahiman di Hawai, Kelurahan Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (29/7) sekitar pukul 12.20 WIT. Kebakaran menghanguskan ruang dapur, gudang, serta sebagian tempat tinggal para suster.

Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas memasak telah selesai, namun tiba-tiba asap tebal terlihat disusul kobaran api yang terus membesar hingga merembet ke ruangan lain.

“Syukur tidak ada korban jiwa. Namun kami tidak sempat menyelamatkan pakaian maupun ijazah yang berada di salah satu ruangan,” ujarnya.

Dalam kondisi panik, pihak panti segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jayapura. Sekira 40 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu mobil penyuplai air tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

Baca Juga :  Pemerintah Sediakan Beras Berkualitas untuk ASN

Pantauan di lokasi menunjukkan warga sekitar turut membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan, seperti kulkas, lemari, rak, buku-buku, dan sejumlah peralatan lainnya. Anak-anak penghuni panti juga tampak menyaksikan proses pemadaman dari tempat yang aman karena saat itu juga masih ada di ruang kelas sebelah. Untuk anak anak yang tinggal di asrama juga ada 51 anak.

Untuk memperlancar proses pemadaman dan pemindahan barang, dari pihak kepolisian juga sudah berjaga jaga di TKP.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya