“Ada 330 yang kami tarik dari wilayah distrik dan rata -rata mereka guru SD dan SMP yang sementara waktu melaksanakan tugasnya di beberapa sekolah yang ada dalam Kota Wamena sampai ada pemberitahuan selanjutnya baru mereka kembali mengajar di sekolah sebelumnya,” jelas Kaleb.
Kata Kepala Dinas Pendidikan, penarikan tenbaga pendidik ini tentunya akan mempengaruhi proses belajar mengajar yang dilakukan sekolah yang ada di distrik, namun langkah ini perlu dilakukan untuk keselamatan dari tenaga pengajar yang bertugas disana sementara waktu sampai situasi kembali aman agar mereka bisa kembali mengajar.
“Kami dinas juga menyadari apabila penarikan tenaga pendidik ini mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah, namun tidak ada jalan lain atau jaminan keamanan untuk tenaga guru yang mengajar di sekolah yang ada di distrik,”kata Kadis Pendidikan Kabupaten Jayawijaya.
Ia juga berharap guru OAP yang bertugas di sekolah yang ada di tingkat Distrik itu bisa memaksimalkan waktunya untuk mengejar para siswa, dan dari dinas akan melakukan evaluasi kembali untuk menyikapi situasi seperti ini sehingga sekolah bisa tetap berjalan untuk proses belajar mengajar seperti biasa.
“Kami dari dinas juga tidak ingin sekolah tak berjalan karena penarikan guru non OAP, sekolah ditingkat distrik harus tetap berjalan seperti biasa baik itu SD maupun SMP,” tutup Kaleb Asso. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
“Ada 330 yang kami tarik dari wilayah distrik dan rata -rata mereka guru SD dan SMP yang sementara waktu melaksanakan tugasnya di beberapa sekolah yang ada dalam Kota Wamena sampai ada pemberitahuan selanjutnya baru mereka kembali mengajar di sekolah sebelumnya,” jelas Kaleb.
Kata Kepala Dinas Pendidikan, penarikan tenbaga pendidik ini tentunya akan mempengaruhi proses belajar mengajar yang dilakukan sekolah yang ada di distrik, namun langkah ini perlu dilakukan untuk keselamatan dari tenaga pengajar yang bertugas disana sementara waktu sampai situasi kembali aman agar mereka bisa kembali mengajar.
“Kami dinas juga menyadari apabila penarikan tenaga pendidik ini mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah, namun tidak ada jalan lain atau jaminan keamanan untuk tenaga guru yang mengajar di sekolah yang ada di distrik,”kata Kadis Pendidikan Kabupaten Jayawijaya.
Ia juga berharap guru OAP yang bertugas di sekolah yang ada di tingkat Distrik itu bisa memaksimalkan waktunya untuk mengejar para siswa, dan dari dinas akan melakukan evaluasi kembali untuk menyikapi situasi seperti ini sehingga sekolah bisa tetap berjalan untuk proses belajar mengajar seperti biasa.
“Kami dari dinas juga tidak ingin sekolah tak berjalan karena penarikan guru non OAP, sekolah ditingkat distrik harus tetap berjalan seperti biasa baik itu SD maupun SMP,” tutup Kaleb Asso. (jo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q