Giliran 330 Guru Non OAP Ditarik dari Distrik-distrik

Hanya Bersifat Sementara, Faktor Keamanan jadi Pertimbangan

WAMENA- Jika sebelumnya nakes non Orang Asli Papua (OAP) yang bertugas pada fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) distrik ditarik ke kota dan pinggiran Kota Wamena, kini giliran tenaga pendidik atau guru juga ditarik ke Kota Wamena dan sekitarnya.  Tak tanggung-tanggung, guru non OAP yang ditarik jumlahnya mencapai ratusan atau tepatnya 330 guru non OAP.

Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten Jayawijaya maka  dinas pendidikan juga harus menarik semua guru non OAP yang mengajar di beberapa sekolah yang ada di wilayah distrik kembali ke dalam Kota Wamena sementara waktu terlebih dulu.

Baca Juga :  Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

“Jadi yang guru non OAP mulai dari SD, SMP, SMA/SMK yang ada di beberapa sekolah yang ada di distrik-distrik kita tarik sementara waktu dulu karena mempertimbangan faktor keamanan dari mereka yang bertugas disana,”ungkapnya Kamis (1/10) via selulernya.

Menurutnya, sebanyak 330 guru yang ditarik saat ini sudah dititipkan pada sekolah yang berada dalam kota Wamena, sementara untuk sekolah yang ditinggalkan akan diisi oleh guru OAP yang terus melanjutkan proses belajar mengajar kepada siswa, disamping itu para kepala sekolah juga diminta untuk turun mengajar siswa di sekolah.

Hanya Bersifat Sementara, Faktor Keamanan jadi Pertimbangan

WAMENA- Jika sebelumnya nakes non Orang Asli Papua (OAP) yang bertugas pada fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) distrik ditarik ke kota dan pinggiran Kota Wamena, kini giliran tenaga pendidik atau guru juga ditarik ke Kota Wamena dan sekitarnya.  Tak tanggung-tanggung, guru non OAP yang ditarik jumlahnya mencapai ratusan atau tepatnya 330 guru non OAP.

Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten Jayawijaya maka  dinas pendidikan juga harus menarik semua guru non OAP yang mengajar di beberapa sekolah yang ada di wilayah distrik kembali ke dalam Kota Wamena sementara waktu terlebih dulu.

Baca Juga :  428 Calon Bintara Polri Mulai Jalani Pendidikan

“Jadi yang guru non OAP mulai dari SD, SMP, SMA/SMK yang ada di beberapa sekolah yang ada di distrik-distrik kita tarik sementara waktu dulu karena mempertimbangan faktor keamanan dari mereka yang bertugas disana,”ungkapnya Kamis (1/10) via selulernya.

Menurutnya, sebanyak 330 guru yang ditarik saat ini sudah dititipkan pada sekolah yang berada dalam kota Wamena, sementara untuk sekolah yang ditinggalkan akan diisi oleh guru OAP yang terus melanjutkan proses belajar mengajar kepada siswa, disamping itu para kepala sekolah juga diminta untuk turun mengajar siswa di sekolah.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya