Pelaku Curas di Muliama Masih Dalam Penyelidikan

WAMENA – Sat Reskrim Polres Jayawijaya memastikan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku pencurian dan kekerasan terhadap beberapa tenaga pengejar (guru) yang terjadi di jembatan Distrik Muliama Kabupaten Jayawijaya, dan telah mengambil keterangan dari para korban guna melakukan identifikasi terhadap para pelaku.

Aksi kejahatan tersebut terjadi ketika sejumlah guru dalam perjalanan kembali menuju pusat kota  Wamena usai menjalankan tugas pengabdian mengajar di Distrik. Berdasarkan keterangan awal, para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari tiga orang yang berada di jembatan menghentikan laju kendaraan korban dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan aksi curas itu berlangsung cepat di atas bentang Jembatan Distrik Muliama yang relatif sepi dari lalu lalang kendaraan umum. Para pelaku memanfaatkan titik pengereman kendaraan di gertak jembatan untuk mengepung para guru.

Baca Juga :  Dana Desa Dipastikan Turun ke Kampung

“Para pelaku merampas barang-barang berharga yang dibawa para korban, dan juga korban yang mengalami luka memar, saat ini kami sudah mengambil keterangan dari beberapa korban untuk nantinya kita mengidentifikasi para pelaku,”ungkapnya Senin (31/8).

Menurutnya, Pihaknya dari satreskrim bersama sudah menerima laporan awal dan mulai mengumpulkan barang bukti, serta menggali keterangan dari para saksi dan warga sekitar yang bermukim di radius dekat lokasi kejadian. Identitas para pelaku memang belum teridentifikasi namun berdasarkan pola kejahatan dan petunjuk fisik yang dituturkan oleh para korban nantinya ada titik terang.

​”Kami telah menerjunkan tim gabungan untuk melakukan penyisiran ke beberapa titik yang diduga menjadi jalur pelarian para pelaku menuju kawasan perbukitan dan hutan di luar Distrik Muliama. Akses-akses keluar-masuk wilayah pedesaan sekitar,”jelasnya

Baca Juga :  Pemkab Minta Klarifikasi Kepsek dan Guru yang Tak Mengajar di SD Negeri Abuneri

WAMENA – Sat Reskrim Polres Jayawijaya memastikan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku pencurian dan kekerasan terhadap beberapa tenaga pengejar (guru) yang terjadi di jembatan Distrik Muliama Kabupaten Jayawijaya, dan telah mengambil keterangan dari para korban guna melakukan identifikasi terhadap para pelaku.

Aksi kejahatan tersebut terjadi ketika sejumlah guru dalam perjalanan kembali menuju pusat kota  Wamena usai menjalankan tugas pengabdian mengajar di Distrik. Berdasarkan keterangan awal, para pelaku yang diperkirakan berjumlah lebih dari tiga orang yang berada di jembatan menghentikan laju kendaraan korban dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan aksi curas itu berlangsung cepat di atas bentang Jembatan Distrik Muliama yang relatif sepi dari lalu lalang kendaraan umum. Para pelaku memanfaatkan titik pengereman kendaraan di gertak jembatan untuk mengepung para guru.

Baca Juga :  Warga Mulai “Berburu” Rekomendasi Terbang

“Para pelaku merampas barang-barang berharga yang dibawa para korban, dan juga korban yang mengalami luka memar, saat ini kami sudah mengambil keterangan dari beberapa korban untuk nantinya kita mengidentifikasi para pelaku,”ungkapnya Senin (31/8).

Menurutnya, Pihaknya dari satreskrim bersama sudah menerima laporan awal dan mulai mengumpulkan barang bukti, serta menggali keterangan dari para saksi dan warga sekitar yang bermukim di radius dekat lokasi kejadian. Identitas para pelaku memang belum teridentifikasi namun berdasarkan pola kejahatan dan petunjuk fisik yang dituturkan oleh para korban nantinya ada titik terang.

​”Kami telah menerjunkan tim gabungan untuk melakukan penyisiran ke beberapa titik yang diduga menjadi jalur pelarian para pelaku menuju kawasan perbukitan dan hutan di luar Distrik Muliama. Akses-akses keluar-masuk wilayah pedesaan sekitar,”jelasnya

Baca Juga :  Dua Napi Kabur Dikembalikan ke Lapas Wamena

Berita Terbaru

Waspadai Ancaman Ganda El Nino

Daerah Rawan Siap Dipasang CCTV

Artikel Lainnya