Daerah Rawan Siap Dipasang CCTV

JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura mengagendakan untuk memperkuat sistem pemantauan dan pengawasan melalui kamera pengawas atau CCTV.Kamera ini telah terpasang di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Jayapura.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini terdapat sekitar 10 titik CCTV yang telah terpasang di berbagai lokasi. Selain itu, sejumlah kamera juga terintegrasi pada beberapa titik lampu lalu lintas sehingga kondisi di kawasan tersebut dapat dipantau.

Rustan menjelaskan, pemasangan CCTV merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura meningkatkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas masyarakat, khususnya di lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian lebih.

Beberapa titik yang telah dilengkapi CCTV antara lain kawasan Pasar Youtefa, Skyland, sekitar Kantor Distrik Heram, Taman Imbi, serta sejumlah kawasan strategis lainnya, termasuk area Jembatan Youtefa.

Baca Juga :  Giliran Prabowo Akan ke Merauke

“Kalau di kota kita ada sekitar 10 titik CCTV yang sudah terpasang. Ada di Pasar Youtefa, Skyland, Kantor Distrik Heram, Taman Imbi dan beberapa titik lainnya. Di beberapa lampu traffic light juga sudah ada CCTV yang bisa dimonitor,” kata Rustan disela kunjungan ke SMA N 4 Jayapura, Senin (31/8).

Menurutnya, keberadaan CCTV tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengawasan pemerintah terhadap keamanan, ketertiban dan aktivitas masyarakat di ruang publik.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Jembatan Youtefa. Pemerintah Kota Jayapura berencana mengoptimalkan penggunaan CCTV di kawasan tersebut pada tahun 2026. Rustan mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk menempatkan petugas yang secara khusus melakukan pemantauan di lokasi tersebut. Saat ini proses administrasi dan persiapan lainnya masih berjalan.

Baca Juga :  Wali Kota: Tidak Mungkin Buka Jalan Baru

“Untuk tahun 2026 ini kita sudah alokasikan anggaran untuk menempatkan tim petugas. Mungkin paling tidak awal Oktober, karena sekarang masih dalam proses untuk menyelesaikan administrasi dan lain-lain,” jelasnya.

JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura mengagendakan untuk memperkuat sistem pemantauan dan pengawasan melalui kamera pengawas atau CCTV.Kamera ini telah terpasang di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Jayapura.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini terdapat sekitar 10 titik CCTV yang telah terpasang di berbagai lokasi. Selain itu, sejumlah kamera juga terintegrasi pada beberapa titik lampu lalu lintas sehingga kondisi di kawasan tersebut dapat dipantau.

Rustan menjelaskan, pemasangan CCTV merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Jayapura meningkatkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas masyarakat, khususnya di lokasi yang dinilai membutuhkan perhatian lebih.

Beberapa titik yang telah dilengkapi CCTV antara lain kawasan Pasar Youtefa, Skyland, sekitar Kantor Distrik Heram, Taman Imbi, serta sejumlah kawasan strategis lainnya, termasuk area Jembatan Youtefa.

Baca Juga :  Laga Perdana Softball, Juara Bertahan Keok, Hari Ini Papua Menang WO

“Kalau di kota kita ada sekitar 10 titik CCTV yang sudah terpasang. Ada di Pasar Youtefa, Skyland, Kantor Distrik Heram, Taman Imbi dan beberapa titik lainnya. Di beberapa lampu traffic light juga sudah ada CCTV yang bisa dimonitor,” kata Rustan disela kunjungan ke SMA N 4 Jayapura, Senin (31/8).

Menurutnya, keberadaan CCTV tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengawasan pemerintah terhadap keamanan, ketertiban dan aktivitas masyarakat di ruang publik.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Jembatan Youtefa. Pemerintah Kota Jayapura berencana mengoptimalkan penggunaan CCTV di kawasan tersebut pada tahun 2026. Rustan mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk menempatkan petugas yang secara khusus melakukan pemantauan di lokasi tersebut. Saat ini proses administrasi dan persiapan lainnya masih berjalan.

Baca Juga :  Kantor BKD Intan Jaya Terbakar

“Untuk tahun 2026 ini kita sudah alokasikan anggaran untuk menempatkan tim petugas. Mungkin paling tidak awal Oktober, karena sekarang masih dalam proses untuk menyelesaikan administrasi dan lain-lain,” jelasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya