Tiga Polisi Hilang di Perairan Wapoga

Ia berharap seluruh penumpang dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kapolres juga meminta keluarga dan masyarakat tetap tenang serta menyampaikan informasi kepada petugas apabila mengetahui perkembangan mengenai keberadaan speed boat maupun para penumpang. Operasi pencarian hari ketiga kini melibatkan Polres Waropen, TNI Angkatan Laut Biak dan Basarnas Biak Numfor dengan dukungan KN SAR Wibisana 243 Biak serta dua unit speed boat.

Tim bergerak dari Pelabuhan Kelas II Waren menuju perairan dan pesisir Kepulauan Yapen. Wilayah tersebut menjadi salah satu fokus pencarian berdasarkan perkiraan arah hanyut speed boat sejak dilaporkan hilang pada Minggu, 23 Agustus 2026. Pencarian hari ketiga dipimpin Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, bersama Katim SAR Amirullah dan Katim TNI AL Serda Nav Afgar A. Sejumlah personel gabungan turut melakukan penyisiran di titik-titik yang sebelumnya belum terjangkau.

Baca Juga :  Buka Tempat Pembuatan Milo, Dua Pria Diringkus Polisi

Sementara itu, Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak mengatakan pencarian dilakukan dengan menyisir wilayah yang diperkirakan menjadi jalur hanyut speed boat. Menurutnya, tim mempertimbangkan sejumlah faktor di lapangan, termasuk kondisi arus, angin, cuaca, serta karakteristik perairan. Keselamatan personel yang terlibat dalam operasi juga menjadi perhatian selama proses penyisiran. “Kami terus melakukan penyisiran di wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya speed boat. Pencarian dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh tim,” jelas Elton.

Wilayah pencarian berada dalam kawasan perairan Waropen yang secara geografis berhubungan dengan Selat Saireri, perairan yang memisahkan daratan Waropen dengan Kepulauan Yapen. Kondisi geografis tersebut membuat transportasi laut menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat di Waropen dan wilayah sekitarnya. Sejumlah rute transportasi masyarakat juga memanfaatkan jalur perairan antara Waropen dan Yapen untuk aktivitas ekonomi maupun perjalanan antardaerah.

Baca Juga :  Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Ia berharap seluruh penumpang dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Kapolres juga meminta keluarga dan masyarakat tetap tenang serta menyampaikan informasi kepada petugas apabila mengetahui perkembangan mengenai keberadaan speed boat maupun para penumpang. Operasi pencarian hari ketiga kini melibatkan Polres Waropen, TNI Angkatan Laut Biak dan Basarnas Biak Numfor dengan dukungan KN SAR Wibisana 243 Biak serta dua unit speed boat.

Tim bergerak dari Pelabuhan Kelas II Waren menuju perairan dan pesisir Kepulauan Yapen. Wilayah tersebut menjadi salah satu fokus pencarian berdasarkan perkiraan arah hanyut speed boat sejak dilaporkan hilang pada Minggu, 23 Agustus 2026. Pencarian hari ketiga dipimpin Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdiyanto, bersama Katim SAR Amirullah dan Katim TNI AL Serda Nav Afgar A. Sejumlah personel gabungan turut melakukan penyisiran di titik-titik yang sebelumnya belum terjangkau.

Baca Juga :  Polisi Amankan 13 Anak Panah di Bandara Mozes Kilangin Timika

Sementara itu, Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak mengatakan pencarian dilakukan dengan menyisir wilayah yang diperkirakan menjadi jalur hanyut speed boat. Menurutnya, tim mempertimbangkan sejumlah faktor di lapangan, termasuk kondisi arus, angin, cuaca, serta karakteristik perairan. Keselamatan personel yang terlibat dalam operasi juga menjadi perhatian selama proses penyisiran. “Kami terus melakukan penyisiran di wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi hanyutnya speed boat. Pencarian dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh tim,” jelas Elton.

Wilayah pencarian berada dalam kawasan perairan Waropen yang secara geografis berhubungan dengan Selat Saireri, perairan yang memisahkan daratan Waropen dengan Kepulauan Yapen. Kondisi geografis tersebut membuat transportasi laut menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat di Waropen dan wilayah sekitarnya. Sejumlah rute transportasi masyarakat juga memanfaatkan jalur perairan antara Waropen dan Yapen untuk aktivitas ekonomi maupun perjalanan antardaerah.

Baca Juga :  Polda Pastikan ET Adalah KKB

Berita Terbaru

Artikel Lainnya