JAYAPURA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga wilayah, yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, dan Kota Jayapura.
Kondisi cuaca panas yang terjadi belakangan ini dinilai dapat meningkatkan risiko munculnya titik api. BPBD Papua pun meminta masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Plt. Kepala BPBD Papua, B. Wisnu Raditya, mengatakan kondisi cuaca ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino menyebabkan peningkatan suhu dan membuat lingkungan lebih rentan terhadap kebakaran.
“Oleh sebab itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Wisnu kepada Cenderawasih Pos, Rabu (26/8).
Menurutnya, pencegahan menjadi langkah penting mengingat kebakaran hutan dan lahan dapat meluas apabila tidak segera ditangani. Karena itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Papua terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya titik api di sejumlah wilayah.
JAYAPURA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga wilayah, yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, dan Kota Jayapura.
Kondisi cuaca panas yang terjadi belakangan ini dinilai dapat meningkatkan risiko munculnya titik api. BPBD Papua pun meminta masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Plt. Kepala BPBD Papua, B. Wisnu Raditya, mengatakan kondisi cuaca ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino menyebabkan peningkatan suhu dan membuat lingkungan lebih rentan terhadap kebakaran.
“Oleh sebab itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Wisnu kepada Cenderawasih Pos, Rabu (26/8).
Menurutnya, pencegahan menjadi langkah penting mengingat kebakaran hutan dan lahan dapat meluas apabila tidak segera ditangani. Karena itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Papua terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya titik api di sejumlah wilayah.