Ia menambahkan, dari kondisi kendaraan dinas yang digunakan rombongan personel, aparat menduga serangan tersebut memang menyasar anggota keamanan. “Sasarannya aparat keamanan karena korban menggunakan kendaraan dinas sehingga mudah diketahui. Kondisi kendaraan juga menunjukkan banyak lubang tembakan, terutama pada bagian atap,” katanya.
Yusuf menyebut Kabupaten Tolikara dalam satu bulan terakhir masih menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian dari sisi keamanan. Sebelumnya, pekerja jalan juga menjadi korban dalam sebuah insiden di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan pihaknya bersama jajaran kewilayahan terus melakukan penanganan terhadap korban sekaligus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
“Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara optimal. Setelah itu, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan fakta dan informasi yang diperoleh,” ujar Faizal.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung untuk memperoleh gambaran secara utuh mengenai peristiwa tersebut.
“Setiap informasi yang diperoleh akan kami verifikasi dan kembangkan untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Penanganannya dilakukan berdasarkan fakta, keterangan dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyelidikan,” pungkasnya (rel/ade) .
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q