Waspada Banjir Dimana-mana

Adapun prospek cuaca untuk sepekan ke depan wilayah Provinsi Papua mulai 10–16 November 2025 yakni untuk, 10 – 11 November 2025, Cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, dan berpotensi terjadi Hujan Sedang hingga Lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kota/Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen dan Waropen.

Kemudian pada, 12 – 13 November 2025 cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, dan Waropen. Sementara untuk, 14 – 16 November 2025, cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah, Kota/Kab. Jayapura, Kab. Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Supiori, Kepulauan Yapen, dan Waropen.

Baca Juga :  Dua Hari, Bertambah 93 Kasus Positif Corona

Melihat historis kejadian cuaca ekstrem di Papua, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan, serta potensi kilat/petir dan angin kencang akibat cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa kondisi geografis Papua yang memiliki banyak lereng curam berpotensi mengalami longsor, terutama jika hujan terjadi dengan intensitas tinggi atau dalam durasi yang lama.

Oleh karena itu, masyarakat yang bermukim di lereng gunung atau perbukitan diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera menjauhi daerah rawan longsor saat hujan deras berlangsung. “Segera menjauh dari daerah rawan longsor saat terjadi hujan deras yang berlangsung lama, dan pahami jalur evakuasi darurat jika diperlukan,” himbauannya. (jim/ade)

Baca Juga :  Constant Karma Dipilih Karena Bersih

Adapun prospek cuaca untuk sepekan ke depan wilayah Provinsi Papua mulai 10–16 November 2025 yakni untuk, 10 – 11 November 2025, Cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, dan berpotensi terjadi Hujan Sedang hingga Lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kota/Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen dan Waropen.

Kemudian pada, 12 – 13 November 2025 cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kab. Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, dan Waropen. Sementara untuk, 14 – 16 November 2025, cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah, Kota/Kab. Jayapura, Kab. Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Supiori, Kepulauan Yapen, dan Waropen.

Baca Juga :  Bawaslu Pastikan Penyandang Disabilitas Terdaftar dalam DPT

Melihat historis kejadian cuaca ekstrem di Papua, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan, serta potensi kilat/petir dan angin kencang akibat cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa kondisi geografis Papua yang memiliki banyak lereng curam berpotensi mengalami longsor, terutama jika hujan terjadi dengan intensitas tinggi atau dalam durasi yang lama.

Oleh karena itu, masyarakat yang bermukim di lereng gunung atau perbukitan diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera menjauhi daerah rawan longsor saat hujan deras berlangsung. “Segera menjauh dari daerah rawan longsor saat terjadi hujan deras yang berlangsung lama, dan pahami jalur evakuasi darurat jika diperlukan,” himbauannya. (jim/ade)

Baca Juga :  Kadin Papua Gelar Rapimprov 2025, Siap Wujudkan “Papua Cerah”

Berita Terbaru

Artikel Lainnya