Penyergapan di Hutan Franeway
MERAUKE – Tiga orang yang disebut sebagai anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Batalyon Aikum diamankan dalam operasi penyergapan yang dilakukan Tim Khusus dan Tim TK Aisa dari Yonif 9 Marinir di kawasan Hutan Franeway, Distrik Aifat Timur Jauh, pada Minggu (25/10).
Ketiganya masing-masing Matius Aisasior yang disebut sebagai Danyon Aikum, Yeremias Aisasior sebagai Wadanyon Aikum, serta Zakarias Aikingking yang disebut sebagai anggota Yon Aikum. Berdasarkan laporan kronologi operasi, ketiganya diamankan setelah tim melakukan penyelidikan dan pengendapan di sekitar kawasan hutan yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok tersebut bersama keluarganya.
Operasi ini berawal dari informasi intelijen pada 18 Oktober 2026. Informasi tersebut menyebutkan bahwa kelompok OPM Yon Aikum pimpinan Matius Aisasior merasa ketakutan pascaoperasi penindakan pada 3 dan 9 Oktober 2026, sehingga berupaya keluar dari kawasan Hutan Aisnak, Distrik Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni.
Tim juga menerima informasi mengenai aktivitas komunikasi yang diduga berkaitan dengan salah satu anggota kelompok tersebut. Pancaran sinyal telepon seluler terpantau melalui BTS Kumurkek dengan identifikasi sektor timur Hutan Ainesra. Menindaklanjuti informasi tersebut, Dansatgas Yonif 9 Marinir menyusun rencana operasi dengan mengerahkan dua tim untuk melaksanakan penyelidikan dan pengendapan di sekitar kawasan hutan di Infiltrasi tim dilaksanakan pada 22 Oktober 2026 pukul 02.00 WIT.
Pada 22 hingga 23 Oktober, tim melaksanakan pengendapan di sektor Kampung Topo dan Ainesra. Selanjutnya, pada 24 hingga 25 Oktober, pengendapan dilanjutkan di sektor Hutan Ainesra, sekitar. Dalam laporan tersebut disebutkan, pada 24 Oktober sekitar pukul 14.00 WIT, melalui pemantauan drone, tim melihat sejumlah orang yang tidak dikenal (OTK) sedang mandi di anak sungai kawasan Hutan Franeway.
Penyergapan di Hutan Franeway
MERAUKE – Tiga orang yang disebut sebagai anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Batalyon Aikum diamankan dalam operasi penyergapan yang dilakukan Tim Khusus dan Tim TK Aisa dari Yonif 9 Marinir di kawasan Hutan Franeway, Distrik Aifat Timur Jauh, pada Minggu (25/10).
Ketiganya masing-masing Matius Aisasior yang disebut sebagai Danyon Aikum, Yeremias Aisasior sebagai Wadanyon Aikum, serta Zakarias Aikingking yang disebut sebagai anggota Yon Aikum. Berdasarkan laporan kronologi operasi, ketiganya diamankan setelah tim melakukan penyelidikan dan pengendapan di sekitar kawasan hutan yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok tersebut bersama keluarganya.
Operasi ini berawal dari informasi intelijen pada 18 Oktober 2026. Informasi tersebut menyebutkan bahwa kelompok OPM Yon Aikum pimpinan Matius Aisasior merasa ketakutan pascaoperasi penindakan pada 3 dan 9 Oktober 2026, sehingga berupaya keluar dari kawasan Hutan Aisnak, Distrik Moskona, Kabupaten Teluk Bintuni.
Tim juga menerima informasi mengenai aktivitas komunikasi yang diduga berkaitan dengan salah satu anggota kelompok tersebut. Pancaran sinyal telepon seluler terpantau melalui BTS Kumurkek dengan identifikasi sektor timur Hutan Ainesra. Menindaklanjuti informasi tersebut, Dansatgas Yonif 9 Marinir menyusun rencana operasi dengan mengerahkan dua tim untuk melaksanakan penyelidikan dan pengendapan di sekitar kawasan hutan di Infiltrasi tim dilaksanakan pada 22 Oktober 2026 pukul 02.00 WIT.
Pada 22 hingga 23 Oktober, tim melaksanakan pengendapan di sektor Kampung Topo dan Ainesra. Selanjutnya, pada 24 hingga 25 Oktober, pengendapan dilanjutkan di sektor Hutan Ainesra, sekitar. Dalam laporan tersebut disebutkan, pada 24 Oktober sekitar pukul 14.00 WIT, melalui pemantauan drone, tim melihat sejumlah orang yang tidak dikenal (OTK) sedang mandi di anak sungai kawasan Hutan Franeway.