Direkrut Eksekutif YKKMP Theo Hesegem menyatakan Sebagai lembaga yang bekerja di bidang kemanusiaan dan perlindungan hak asasi manusia di Tanah Papua, tentunya juga merasakan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kehilangan nyawa
Setelah kabar ini tersebar Dion langsung bertolak menuju Taja dan mengecek langsung kondisi disana. Ia membantah isu yang menyebutkan bahwa penyerangan tersebut dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). Menurutnya, informasi tersebut t
Terkait ini Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Yahukimo membantah tuduhan yang sempat dinarasikan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyebut jika pemuda itu adalah w
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XV/Ngalum Kupel menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi kembalinya merek
Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, dalam keterangannya menyebut aksi tersebut dilakukan oleh pasukan TPNPB Kodam XVI Yahukimo yang dipimpin Komandan Operasi Wilayah Yahukimo, Mayor Kopi Tua Heluka, bersama Komandan Operasi Batalyon Yamue,
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya, dokumenter Pesta Babi menjadi gambaran nyata mengenai kondisi Papua saat ini, terutama terkait persoalan kerusakan h
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga dilakukan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) dalam operasi bersenjata pada 17-20 Mei 2026. Menurut Theo
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan pendulang emas ilegal yang diduga dilakukan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM). Informasi yang dit
Pasalnya, pihaknya mendapat laporan jika selama ini banyak pesawat yang masuk ke Korowai membawa serta pasukan militer. Pesawat - pesawat ini mendrop pasukan untuk masuk lewat perbatasan Boven Digoel - Yahukimo. "Kami manajemen markas Pusat
Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Komando Wilayah XVI Yahukimo mengklaim telah menembak mati delapan orang pendulang emas ilegal di wilayah Korowai dan Yahukimo. Klaim tersebut disampaikan
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik bersenjata di Papua perlu dievaluasi. Sebab, pendekatan ini dinilai memicu meningkatnya korban jiwa dan pengungsian masyara
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan tertulisnya, Kamis (23/4). Menurut Anum peristiwa yang terjadi pada, 14 April 2026 di Distrik Kembru Ka
Korban diketahui bernama Yones Yohame (35), seorang ASN Pemerintah Kabupaten Yahukimo. Ia meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian dada kanan. Pada dalam peristiwa yang terjadi di Kompleks Perumahan Eselon
Komnas menilai terdapat indikasi bahwa pelaku penembakan warga sipil di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, bukan berasal dari kelompok TPN-OPM. Penilaian tersebut didasarkan pada pola korban serta karakteristik kejadian d
TNI sedang mendalami asal-usul senjata api yang terlihat dibawa pria tersebut. "Video tersebut memang telah beredar di media sosial, dan saat ini masih kami dalami. Kami melakukan pemeriksaan serta penyelidikan terkait s
Dari pihak TNI menyatakan upaya penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika pada Senin 2 Maret 2026 berhasil digagalkan Tim Patroli Koops TNI Papua. Kepala Penerangan Koops TNI
Menanggapi situasi tersebut, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua menegaskan bahwa Pangdam telah memerintahkan Danrem selaku Dankolakops untuk segera berkoordinasi dengan Kapolda guna melakukan penebalan p
Akibat insiden itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, membenarkan adanya penyerangan dan pemb
Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil kerja Satgas jajaran Koops Swasembada dalam menjaga keamanan di sepanjang wilayah perbatasan. Pangkoops Swasembada, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menegaskan bahwa pemusnahan
Senjata api tersebut diserahkan secara sukarela oleh pria berinisial AT dan DT yang sebelumnya telah diamankan oleh personel Satgas Koops Swasembada. Penyerahan sejata api ini dilakukan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegu
Ketiga orang tersebut masing-masing diketahui bernama Peres Mimin yang menjabat sebagai Danyon Okten, Simayon Uopmabin, dan Fransiskus Tepmul. Dalam momentum tersebut, mereka juga menyerahkan satu pucuk senjata pabrikan
Dua pucuk senjata milik personel TNI juga berhasil dirampas oleh kelompok yang menyerang. Kapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Tri Purwanto menjelaskan akibat kejadian tersebut, satu prajurit TNI gugur dalam tugas atas n
Dia menyebutkan jika patroli keamanan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti ancaman bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan yang terjadi selama ini di Dekai. Termasuk, beberapa rangkaian penembakan seperti penemb
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dalam rilis itu, Sebby menyebut Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, di bawah pimpinan Akar Heluka telah melakukan penembakan terhadap sebuah pesawat sipil yang disebut membawa aparat militer dan memasuki wilayah y
Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai kemudian diamankan begitu saja. Namun ada juga yang menyebut jika mereka diamankan ketika berada di dalam mobil Mitsubishi Strada be
Seratusan kasus kekerasan tersebut didominasi peristiwa kontak senjata dan penembakan (serangan tunggal) sebanyak 59 kasus, penganiayaan 44 kasus, kerusuhan 9 peristiwa, penyiksaan 2 peristiwa dan pengrusakan 1 peristiwa
Ketujuh eks anggota TPNPB OPM tersebut diketahui pernah terlibat dalam aksi pembakaran SMA Distrik Sinak, serta penyanderaan pegawai Puskesmas Sinak Barat pada tahun 2024. Mereka secara resmi menyatakan ikrar setia kepad
Lokasi itu dipilih Arius sebagai simbol perdamaian dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat Papua. Dalam pernyataannya, Arius Tabuni menjelaskan bahwa ia kembali kepada NKRI dilakukan atas kesadaran pribadi, tanpa adan
Dalam pertemuan tersebut, keluarga korban menyampaikan kronologi kejadian serta menyerahkan tuntutan tertulis agar Komnas HAM melakukan investigasi mendalam terhadap peristiwa yang mereka nilai sebagai pelanggaran HAM be
Operasi militer tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan intelijen yang mengonfirmasi adanya aktivitas kelompok bersenjata OPM di bawah pimpinan Lamek Taplo yang diketahui selama ini aktif melakukan teror, pemerasan
Ketua Tim Mediasi Konflik, Yoakim Mujizau membenarkan jika pada 14 Oktober 2025, Satgas Rajawali/I dan II Habema dan Satgas 712/WT masuk ke Kampung Janamba dan Soanggama, Kabupaten Intan Jaya. Setelah tim mengidentifikas
"Kelompok OPM tersebut diketahui berjumlah sekitar 30 orang dan telah lama menguasai Kampung Soanggama," jelas Lucky Avianto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/10). Setelah dilakukan pemantauan dan analisa, prajurit
Komandan Satgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, mengungkapkan bahwa hasil identifikasi menunjukkan hal tersebut. "Dari laporan satuan depan bahwa Mayu Waliya ini sebagai komandan operasi. Ia bahkan se
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Mayu Waliya menjabat sebagai Komandan Operasi Kodap XII/Lanny Jaya, di bawah pimpinan langsung Purom Okiman Wenda. Sebelumnya, pada 5 Oktober 2025, Satgas TNI dari Komando Operasi Habe
"Setibanya di lokasi, kelompok TPNPB OPM masuk ke dalam rumah untuk mencari penghuni. Saat itu, almarhum Indra Guruwardana, putra pemilik rumah, berusaha melarikan diri. Namun, sebelum berhasil keluar, korban ditembak du
Ia pun menjelaskan sejumlah rangkaian kegiatan dalam melumpuhkan anggota OPM tersebut antara lain. Pada 8 Agustus 2025 di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya Satuan tugas melakukan penyisiran di Kampung Biak, diduga l
Keberhasilan dalam melumpuhkan tokoh oenting ini menjadi capaian strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, namun juga berpotensi menimbulkan serangan balasan dari kelompok separatis bersenjata lainnya.
”Keberhasilan ini membuktikan bahwa setiap tindakan prajurit TNI dalam menghadapi kelompok bersenjata dilaksanakan secara profesional, terukur, dan berdasarkan peraturan perundang-undangan,” kata dia.Mayjen Kristomei men
Ketiganya diduga merupakan bagian dari kelompok bersenjata wilayah Ilaga di bawah pimpinan Goliat Tabuni, salah satu tokoh separatis yang dikenal aktif melakukan serangkaian aksi kekerasan di wilayah pegunungan Papua.
“Kami di Sarmi hanya mencatat satu organisasi ilegal yang tidak terdaftar, yaitu OPM. Organisasi ini masih mengadopsi pemahaman yang jelas-jelas berseberangan dengan ideologi Pancasila,” ujarnya.
Menurut data yang disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, pada Minggu, 6 Juli 2025 di Ilaga, ribuan pengungsi berasal dari sejumlah distrik, antara lain Distrik Sinak Barat, Bina, Pog
Menurut Tan, keberadaan sekretariat ini harus menjadi momentum bagi pemerintah pusat untuk lebih peka terhadap persoalan krusial di Papua, terutama terkait kekerasan bersenjata yang hingga kini masih terus terjadi akibat
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Infanteri Candra Kurniawan mengatakan bahwa tudingan OPM yang menyebut rumah dan kantor distrik tersebut dijadikan pos militer oleh TNI adalah tidak benar. Karenanya ia
Dilaporkan bahwa bangunan yang dibakar antara lain rumah pribadi milik Bupati Puncak Elvis Tabuni, gedung SD Pinapa beserta rumah para guru, serta Kantor Distrik Omukia. Aksi ini dilakukan karena OPM menduga bangunan-ban
Kristomei menyatakan, Yayasan Serafim bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Yahukimo juga menegaskan bahwa para guru dan nakes yang ditempatkan di 33 distrik adalah tenaga profesional. Mereka mengikuti seluruh tahapan sele
Mereka memasang sejumlah baliho yang isinya melarang ada kontak tembak antara TNI Polri dan OPM atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Warga menolak ada kontak tembak dan pertumpahan darah. Termasuk berisi
Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak laporan mengenai praktik pemalakan, penodongan, hingga kekerasan fisik yang dilakukan oleh kelompok bersenjata tersebut.
Menurut informasi yang ia terima, Koop Habema melakukan operasi penindakan terukur terhadap kelompok yang disebut sebagai Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) di bawah Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Bahkan, konflik bersenjata hingga saat ini tak pernah usai dan selalu menimbulkan korban baru. Komnas HAM mencatat ada 35 lebih warga sipil di tanah Papua yang tewas akibat konflik bersenjata yang terjadi selama Januari
Dua warga sipil dilaporkan tewas diterjang peluru. Pihak TPN OPM menyatakan bahwa kedua orang ini ditembak aparat TNI. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari pihak TNI terkait tudingan tersebu
"Kami turut berbelasungkawa yang mana almarhum selain sebagai anggota Babinsa juga sebagai bintara kesehatan yang selama ini memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota TNI juga kepada masyarakat, sehingga atas kejadia
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan hal itu kepada awak media di Jakarta pada Selasa (17/6). Dia memastikan bahwa siapapun anggota OPM yang memutuskan kembali kepada NKRI dan
Insiden tragis ini terjadi di area Jembatan Kali Biru, Seradala, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin (16/6) sekitar pukul 10.45 WIT. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolon
Ada banyak pertanyaan yang muncul dari perjalanan tegang dua setengah jam tersebut. Baik Sjafrie dan Sri Mulyani juga menggunakan rompi anti peluru dengan pengawalan ketat aparat gabungan. Salah satu akademisi Uncen, Mar
Hingga kini, pelaku penembakan belum terungkap. Baik Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) membantah terlibat dalam peristiwa tersebut.
Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas tudingan OPM yang menyalahkan TNI atas kematian Hertina Murip. Kata Kristomei, berdasarkan hasil penyelidikan dan klarifikasi dari aparat setempat serta saksi mata, mengu
YKKMP menilai penembakan terhadap anggota Polres Jayawijaya itu melanggar hukum humaniter internasional. Menurut Theo setiap wilayah perang di tempat-tempat umum tidak boleh diganggu. Ia pun sangat perihatin terhadap pen
Namun, informasi tersebut dibantah secara tegas oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan resmi terkait adanya prajurit
”Propaganda bahwa yang ditembak adalah masyarakat sipil seperti itu selalu dilakukan oleh Gerombolan OPM, sama halnya ketika OPM membunuh guru dan tenaga kesehatan yang memang masyarakat sipil biasa namun dituduh sebagai
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula saat personel TNI dari Satgas 641/BRU sedang melakukan pergerakan dari arah Wamena menuju Kur
Bripda LO sendiri bertugas di wilayah Lanny Jaya. Ia ditangkap setelah terbukti menjual puluhan butir amunisi kepada seorang warga sipil berinisial PW. PW diketahui memiliki keterkaitan dengan jaringan kelompok kriminal
Eskalasi kekerasan yang terus meningkat di Papua diprediksi akan terus memakan korban jiwa baik warga sipil maupun aparat keamanan. Ini dikatakan tak lepas karena aktor utama sumber kekerasan berdarah ini belum sadar dan
"Laporan yang kami terima ada 18 anggota OMP yang tewas," kata Iwan tadi malam. Ia menyebut kelompok OPM menyebarkan narasi bahwa keberadaan TNI mengancam keselamatan warga. Hal ini menyebabkan terjadinya bentrokan berse
Operasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Satgas TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN), yang sebelumnya mendapatkan informasi akurat mengenai keberadaan target. Bumi Walo dikenal sebagai salah satu pimpinan OPM Wilaya
Dua nama itu berinisial SM dan PM. Mereka diduga Kelompok Sipil Bbersenjata (KSB) Kodap Sorong Raya, Provinsi Papua Barat. “Dua orang ini sudah mengirim fotonya ke saya,” kata Frits saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos,
Disisi lain, dia juga mengecam pembunuhan terhadap masyarakat sipil yang dilakukan oleh pihak TPN-OPM. Dengan alasan apapun menghilangkan nyawa orang lain dengan melakukan pembunuhan itu merupakan sebuah tindakan melangg
Korbannya dilaporkan seorang anggota TNI dari Satgas Pamtas Yon 500. Kontak senjata ini terjadi antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan aparat TNI di wilayah Titigi, Dist
Serangan brutal yang dilakukan TPNPB OPM inipun mendapatkan kecaman dari berbagai pihak tak terkecuali Barisan Merah Putih (BMP) Papua. Dalam keterangannya Ketua BMP Papua Max Abneer Ohee mengatakan bahwa pihaknya sang
Kata Frits, pembunuhan terhadap pendulang emas di Yahukimo bukan kali pertama. Sebelumnya pada 2023 lalu, kelompok sipil bersenjata juga membunuh 13 pendulang di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo. Menurutnya, berulang
Dan setelah itu dilakukan penarikan seluruh tenaga kesehatan dan tenaga pendidik. Ia menduga kejadian ini bukan setingan TPN OPM melainkan criminal murni. Karenanya ia mendukung aparat untuk segera mengungkap kasus ini d
Ladang ganja tersebut diduga milik Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang digunakan untuk mendukung operasional pergerakan. Dansatgas Yonif 512/QY, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, me
Hal ini dikarenakan, dalam pemberitaan tersebut beberapa media justru mencatut bahwa jalur yang akan dilewati adalah jalur Organisasi Papua Merdeka (OPM). Sedangkan, menurut pengakuan Johanis bahwa wilayah itu merupakan permukiman masyarakat dan terdapat beberapa kampung yang dihuni oleh masyarakat adat di kawasan tersebut.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan berita bohong atau hoaks. Ia menekankan bahwa kehadiran TNI di wilayah tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dan membantu penegakan hukum, bukan melakukan tindakan represif terhadap warga.
Alberth menilai bahwa kehadiran pihak luar tidak akan memberi solusi bagi masalah Papua. Menurutnya, konflik yang terjadi selama ini dipicu karena kesenjangan sosial yang mendalam. Masalah ekonomi yang rendah, sumber daya manusia yang sangat terbatas, kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan yang tidak kunjung membaik menjadi faktor utama ketidaksejahteraan masyarakat Papua.
HK merupakan salah seorang pimpinan OPM Kodap IV/Sorong Raya yang beraksi dengan menyerang Posramil Kisor secara brutal pada 2 September 2021 silam. Serangan yang terjadi di Kabupaten Maybrat, Papua Barat itu mengakibatkan empat prajurit TNI gugur, termasuk diantaranya komandan Posramil Kisor. Sebelum menyerahkan diri, HK merupakan wakil pimpinan OPM di Kodap IV/Sorong Raya.
Hanya kondisi jenasah tidak ditemukan di lokasi lantaran langsung dibawa kabur oleh kawanan lainnya. Kematian slah satu personel TPNPB ini diakui oleh Jubir TPNPB, Sebby Sembom yang Rabu (11/12) malam menyampaikan bahwa anggotanya bernama Muyon Telenggen telah gugur dan dibakar.
Ketika ditanya tentang pelakunya, Kombes Benny mengaku hingga kini belum diketahui pelaku dari kelompok mana. "Anggota masih menyelidiki kasus tersebut," kata Kombes Benny Ady Prabowo. Dari keterangan terungkap jika korban sempat melihat pelaku menggunakan sepeda motor jenis MX-King melintas dan menodong senjata api laras pendek ke arah kepala Bripda Choisu Rumabar.
Dijelaskan bahwa kejadian tewasnya dua tukang ojek ini terjadi Kamis (21/11) sekira pukul 16.30 WIT di Kampung Weni, Distrik Mage'abume, Kabupaten Puncak. Terungkap setelah ada warga mendatangi Polsek Sinak dan melapor jika dirinya mendapati informasi dari tetangganya yang berteriak setelah mengetahui ada dua sosok tukang ojek yang diduga dari Mulia tergeletak tak bernyawa.
Pilemon saat itu ditangkap tanggal 3 Agustus 2024 dan setelah diperiksa awal, dan kurang mendapatkan respon positif, anggota pamtas Pulau Terluar di Pulau Mapia, kemudian memeriksa mendalam PB, dan kemudian PB dibawa dari Pulau Mapia ke Pulau Biak, menggunakan KRI AL.
Brigjen Faizal, menjelaskan bahwa Maais ditangkap di Nabire berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan penyidik Satgas Ops Damai Cartenz-2024 terhadap Pimpinan KKB Paniai, Jemmy Magai Yogi.
"Tim kami mendapat informasi adanya pengiriman amunisi yang diduga dibawa oleh Jemmy Magai Yogi, Panglima Kasad Divisi II Paniai. Kami kemudian melakukan pencegatan di wilayah Dogiyai dan berhasil menangkap tersangka bersama dengan sembilan orang lainnya," ujar Brigjen Pol Faizal.
Usai ditangkap, polisi langsung mengecek rekam jejak keduanya. Hasilnya, baik Alison maupun Yotenus diketahui adalah pemain lama yang sempat aktif pada tahun 2022 lalu kemudian menghilang. Keduanya memiliki catatan kelam terkait aksi kekerasan bersenjata dan dibalik keduanya ada nama Bumi Walo yang menjadi satu aktor penting lainnya. Bumi hingga kini masih buron.
Isu itu muncul bermula kepala Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey menyampaikan keterangan persnya kepada wartawan, pada Senin (30/9) dimana Frits meminta para Paslon kepala daerah di Tanah Papua tidak melibatkan KSB yang berpotensi melakukan kekerasan dalam pesta demokrasi mendatang
Kontak tembak ini terjadi antara Satgas 509 Pos Titigi dengan TPN OPM wilayah Titigi, Intan Jaya. Peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.15 WIT dimana berawal saat Satgas tindak Brimob Operasi Damai Cartenz (ODC) 2024 melaporkan lewat Handy Talkie (HT) yang menyatakan personel Satgas 509 yang berada di Pos Kampung Titigi tengah melakukan kontak tembak.
Kombes Bayu, mengatakan saat ini satgas Oprasi damai Cartenz (ODC) 2024 telah menurunkan pasukan Brimob untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Kami dari Satgas ODC telah menurunkan pasukan brimob untuk melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap KKB yang melakukan penembakan terhadap anggota TNI," ungkapnya.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, menjelaskan kronologi penangkapan. Pada 5 Oktober 2024 pukul 12.01 WIT, saat tim gabungan melintasi jalur antara Tingginambut dan Kalome, mereka berhasil mengamankan 2 KKB yaitu Alison Wonda alias Kumara dan Yotenus Wonda alias Maleki.
Mereka menganggap proses pembebasan ini penuh dengan konspirasi dan justru melemahkan kelompok perjuangan Papua Merdeka. Egianus Kogoya selaku pimpinan kelompok penyandera disebut-sebut sebagai biang kerok dari situasi saat ini. Egianus dianggap menerima suap dan iming - iming hingga akhirnya melepas Philip.
Pasalnya sepekan sebelum dibebaskan Egianus sempat berkomunikasi untuk dibuatkan proposal pembebasan. Proposal ini tentu bukan hal sepele mengingat berkaitan dengan dua negara, Indonesia dan New Zealand sehingga harus digarap dengan seksama dengan mempertimbangkan standart surat pembebasan yang sifatnya internasional. TPNPB tentunya tak ingin menganggap proposal tersebut hanya sebagai lembaran kertas yang tak memiliki maksud dan tujuan.
Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey mengatakan pembebasan pilot Philip diharapkan mengakhiri jatuhnya korban jiwa dan pertumpahan darah di tanah Papua. “Pembebasan ini diharapkan mengakhiri korban jiwa dan ketakutan masyarakat Nduga, sebab selama Philip disandera banyak korban berjatuhan.
Jubir TPNPB, Sebby Sembom menyatakan bahwa pembebasan pilot Philip tak lepas dari konspirasi melemahkan perjuangan pimpinan kelompok penyandera, Egianus Kogoya.
Apalagi dua pekan sebelumnya TPNPB baru saja merilis proposal pembebasan pilot sesuai kesepakatan Egianus Kogoya. Egianus adalah pimpinan kelompok TPNPB yang menyandera sang pilot. Dan dibalik suksesnya Philip keluar dari Nduga tak lepas dari pendekatan yang dilakukan Edison Gwijangge. Ia harus keluar masuk markas Operasi Papua Merdeka (OPM) untuk meyakinkan jika Philip memang harus dibebaskan.
Sang pilot setelah dijemput di Nduga, langsung diterbangkan ke Timika dan kini berada di Jakarta dan rencananya akan bertemu keluarganya di Bali. Intensitas upaya pembebasan dalam sebulan terakhir memang cukup tinggi.
Pilot Philips sendiri dibebaskan di Kampung Yuguru Kabupaten Nduga menggunakan Helikopter dan posisi sang pilot saat ini sudah berada di Jakarta. Sebby menuding Egianus Kogoya “bermitra” dengan aparat TNI Polri. Egianus bahkan disebut telah menerima uang miliaran rupiah dari sosok yang disebut berinisial EG.
Dia seringkali menyebar informasi mengenai tindakan OPM di berbagai daerah di Papua. Termasuk tindak kekerasan yang menyebabkan korban jiwa. Baik korban jiwa berlatar belakang masyarakat sipil, prajurit TNI, maupun personel Polri. Sebagai juru bicara, Sebby berada di garda depan TPNPB-OPM.
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TNPB-OPM) mengajukan proposal pembebasan Pilot Susi Air, Marten Philips beberapa hari lalu dan telah dipublish ke beberapa media sosial. Menurut Ketua DPC Peradi Suara Advokat Indonesia Kota Jayapura, Dr. Anthon Raharusun, permintaan tersebut tidak perlu direspon.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 Kombespol Bayu Suseno mengatakan, proposal tersebut diterbitkan pada Selasa 17 September 2024 dan menunjuk fasilitator untuk mediasi pembebasan Philip Mark Mehrtens.
Lucky menyampaikan bahwa perintah penangkapan tersebut diteruskan kepada Satuan Tugas (Satgas) TNI di Distrik Sugapa, setelah Komando Operasi TNI Habema melihat perkembangan situasi.
Lucky menyatakan bahwa Kampung Mamba merupakan salah satu daerah yang diamankan oleh Komando Operasi TNI Habema. Pengamanan dilaksanakan dengan beberapa cara. Salah satunya patroli rutin.
“Pada dasarnya semua daerah yang melaksanakan upacara 17 Agustus di tanah Papua cukup rawan, namun kerawanan itu kemudian diembangi dengan tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi untuk ikut merayakan, menjaga serta memelihara wilayahnya,” kata WakapoldaPapua, Brigjen Pol. Petrus Patridge Rudolf Renwarin, kepada wartawan usai menghadiri upacara 17 Agustus di Stadion Mandala