TPN OPM Ancam Tembak Seluruh Pesawat

Juga Ingatkan Presiden Prabowo Perang Bakal Terus Berlanjut

JAYAPURA – Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) diperintahkan untuk menembak semua pesawat yang terbang menuju Korowai, Kabupaten Boven Digoel. Pasalnya, pihaknya mendapat laporan jika selama ini banyak pesawat yang masuk ke Korowai membawa serta pasukan militer. Pesawat – pesawat ini mendrop pasukan untuk masuk lewat perbatasan Boven Digoel – Yahukimo.

“Kami manajemen markas Pusat Komnas TPNPB telah menerima laporan dari PIS TPNPB bahwa Bandar Udara Korowai Batu atau dikenal juga sebagai Bandara Danowage di Kampung Danowage, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel yang juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Yahukimo telah melakukan pendoropan aparat dan logistik militer Indonesia ke wilayah perbatasan Yahukimo dan Boven Digoel,” ujar Juru Bicara TPN OPM, Sebby Sembom, Minggu (24/5)

Baca Juga :  Dua Pelaku Pembantaian Pendulang Segera Disidang

Sebby menyebut pendropan ini hanya untuk memperkuat pasukan yang sudah ada namun ia kembali mengingatkan bahwa TPN akan terus memantau dan menjadikan pihak militer sebagai target.

“Sudah 10 aparat militer Indonesia yang beroperasi sebagai pendulang emas ilegal dibunuh oleh TPN Kodap XVI Yahukimo dibawa pimpinan Mayor Kumis Passe, Mayor Dejang Heluka dan Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan TPNPB dari Batalyon Yamue dan Kanibal,” klaimnya.

Jadi Sebby kembali menegaskan untuk TPN OPM tak segan-segan menembak pesawat jika diketahui mengangkut aparat keamanan.

“Mayor Kumis Passe dan Dejang Heluka siap menjemput di medan perang dan jangan korbankan warga sipil khususnya di wilayah perbatasan karena wilayah tersebut tidak memiliki akses jaringan internet sehingga jika jadi korban maka tidak akan ada yang tahu,” singgung Sebby.

Baca Juga :  Pengamanan di Yahukimo Ditingkatkan

Juga Ingatkan Presiden Prabowo Perang Bakal Terus Berlanjut

JAYAPURA – Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Organisasi Papua Merdeka (OPM) diperintahkan untuk menembak semua pesawat yang terbang menuju Korowai, Kabupaten Boven Digoel. Pasalnya, pihaknya mendapat laporan jika selama ini banyak pesawat yang masuk ke Korowai membawa serta pasukan militer. Pesawat – pesawat ini mendrop pasukan untuk masuk lewat perbatasan Boven Digoel – Yahukimo.

“Kami manajemen markas Pusat Komnas TPNPB telah menerima laporan dari PIS TPNPB bahwa Bandar Udara Korowai Batu atau dikenal juga sebagai Bandara Danowage di Kampung Danowage, Distrik Kombai, Kabupaten Boven Digoel yang juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Yahukimo telah melakukan pendoropan aparat dan logistik militer Indonesia ke wilayah perbatasan Yahukimo dan Boven Digoel,” ujar Juru Bicara TPN OPM, Sebby Sembom, Minggu (24/5)

Baca Juga :  Dari Bertahan Rubah menjadi Attacking

Sebby menyebut pendropan ini hanya untuk memperkuat pasukan yang sudah ada namun ia kembali mengingatkan bahwa TPN akan terus memantau dan menjadikan pihak militer sebagai target.

“Sudah 10 aparat militer Indonesia yang beroperasi sebagai pendulang emas ilegal dibunuh oleh TPN Kodap XVI Yahukimo dibawa pimpinan Mayor Kumis Passe, Mayor Dejang Heluka dan Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan TPNPB dari Batalyon Yamue dan Kanibal,” klaimnya.

Jadi Sebby kembali menegaskan untuk TPN OPM tak segan-segan menembak pesawat jika diketahui mengangkut aparat keamanan.

“Mayor Kumis Passe dan Dejang Heluka siap menjemput di medan perang dan jangan korbankan warga sipil khususnya di wilayah perbatasan karena wilayah tersebut tidak memiliki akses jaringan internet sehingga jika jadi korban maka tidak akan ada yang tahu,” singgung Sebby.

Baca Juga :  Bebaskan Pilot dan 15 Pekerja Proyek, Kekerasan di Papua Harus Diakhiri

Berita Terbaru

Artikel Lainnya